0
Temporary Hiatus @OkeOnta
Persaudaraan, Presidium, Garda 212. Banyak amat sih, apasajakah itu? pic.twitter.com/XsNliE6oJB
 Expand pic
Temporary Hiatus @OkeOnta
1. Bismillahirahmanirrahim dengan ini dimulai kultwit siang ini. Seiring berjalannya waktu, kabarnya para "kelompok" 212 saat ini semakin terbelah menjadi beberapa kubu. Benarkah?
Temporary Hiatus @OkeOnta
2. Terpecahnya 212 menjadi tiga (Garda, Persaudaraan dan Presidium 212) karena ada tarik menarik kepentingan untuk mendapatkan kekuasaan. Pengamat politik Karyono Wibowo menilai pecahnya akibat ulah sendiri, ada kelompok yang menginginkan 212 tak masuk ke dalam ranah politik.
Temporary Hiatus @OkeOnta
3. ''Sementara di suatu pihak menginginkan alumni 212 harus masuk dalam gerakan politik. Mereka memperjuangkan 212 ke dalam politik" ujar Koordinator Indonesia Public Institute ini.
Temporary Hiatus @OkeOnta
4. Sabtu (27/1) lalu ada jumpa pers soal pergantian nama Presidium Alumni 212 menjadi Persaudaraan Alumni 212, kini ada yang membantah. Bantahan datang dari Hasri Harahap dkk. ia membantah adanya pergantian nama menjadi Persaudaraan Alumni 212.
Temporary Hiatus @OkeOnta
5. "Presidium 212 tidak pernah memutuskan adanya perubahan nama serta telah menetapkan Habib Umar al-Hamid sebagai Ketua PA212 dan Ustad H Hasri Harahap sebagai Sekjen dan Aminuddin sebagai juru bicara untuk terus menjalankan amanah perjuangan" ujar Aminuddin di Sekretariat PA212 pic.twitter.com/4TJwf9DoPI
 Expand pic
Temporary Hiatus @OkeOnta
6. Dari sisi gerakan Presidium Alumni 212 menolak menggunakan umat Islam sebagai alat politik partai. “Saya kira kami akan menjadikan umat sebagai poros tengah, kekuatan tengah. Jangan lagi dipermainkan partai politik atau kepentingan yang sifatnya jangka pendek," tambahnya.
Temporary Hiatus @OkeOnta
7. Presidium Alumni 212 pun berencana menerapkan sejumlah program untuk masyarakat seperti diskusi. Kemudian, mereka juga membantu pembentukan pembelaan kepada umat .
Temporary Hiatus @OkeOnta
8. Dalam jumpa pers itu, Ketua Presidium Alumni 212 Slamet Maarif mengumumkan pergantian nama menjadi Persaudaraan Alumni 212 dengan ia tetap menjabat sebagai ketua. Tokoh yang hadir dalam jumpa pers Sabtu lalu di antaranya adalah Eggi Sudjana dan Kapitra Ampera. pic.twitter.com/DH2LWWFrvb
 Expand pic
Temporary Hiatus @OkeOnta
9. Sikap Presidium Alumni 212 berbeda dengan Persaudaraan Alumni 212. Dalam konferensi pers pekan lalu, Persaudaraan Alumni 212 tidak menafikan tendensi politik dalam gerakannya. Mereka misalnya mengkritik program nawacita dan jargon Trisaksi yang dinilai belum terealisasi.
Temporary Hiatus @OkeOnta
10. Selain itu, Persaudaraan Alumni 212 juga mengajak kepada umat untuk tidak menjual agama untuk kepentingan duniawi. Mereka mengajak umat untuk tidak boleh terlena dengan keduniawian. Mereka mengajak umat pun untuk sadar melawan islamophobia.
Temporary Hiatus @OkeOnta
11. Para alumni 212 lain membentuk Garda 212 untuk mencegah klaim sepihak seperti yang dilakukan La Nyalla terkait Pilkada Jatim. Dengan Ketua Umum DPP Garda 212 Ansufri Idrus Sambo yang sebelumnya pernah menjadi ketua pertama Presidium Alumni 212. pic.twitter.com/42yi9qKJJD
 Expand pic
Temporary Hiatus @OkeOnta
12. Garda 212 ini akan menjembatani para alumni 212 yang ingin berkecimpung dalam dunia politik praktis. "Calon-calon ini akan diajukan kepada partai PAN, PKB, Partai Gerindra, dan PBB. Setiap daerah pemilihan hanya akan direkomendasikan satu orang calon dari Garda 212" ujarnya
Temporary Hiatus @OkeOnta
13. situs Dutaislam.com jauh hari sudah memprediksi melalui tulisan yang dimuat soal PA 212 yang tak akan berumur panjang. Kini kelompok yang mengatasnamakan alumni 212 sudah mulai pecah menjadi beberapa kubu yang satu sama lain berdiri atas kehendak masing-masing.
Temporary Hiatus @OkeOnta
14. Hiruk pikuk perpolitikan di Indonesia membuat PA 212 mengalami gonjang-ganjing. Setelah usulannya bakal calon ditolak PAN, Gerindra dan PKD, Ketua FUI Al Khattath yang merupakan bagian dari PA 212 membuka kedok.
Temporary Hiatus @OkeOnta
15. Menurut Al Khattath, semangat gerakan 212 dan Al Maidah 51 untuk mendukung calon parpol. Sebalikanya bukan bela agama yang selama ini jadi topeng gerakan. pic.twitter.com/7b1TB6n0Ta
 Expand pic
Temporary Hiatus @OkeOnta
16. Demikian kultwit singkat terkait perpecahan "kelompok" 212 siang ini, sebagai penutup mari mengingat kutipan sabda Rasulullah SAW dahulu:
Temporary Hiatus @OkeOnta
17. "Hindarilah oleh kalian tindakan melampaui batas (ghuluw) dalam beragama sebab sungguh ghuluw dalam beragama telah menghancurkan orang sebelum kalian." [HR. An-Nasâ’i dan Ibnu Mâjah]. Akhir kata, Wassalumalaikum wr wb.
Login and hide ads.