14/02/2018 16:44:33 WIB

Bareskrim Sidik Korupsi Pengadaan Tanah Gedung Pencakar Langit Pertamina

Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim mulai melakukan penyidikan kasus korupsi pembangunan gedung baru milik Pertamina Energy Tower setinggi 530 meter.
pertaminaenergytower tipikorbareskrim
bangbinyoajeye 266 View 0 comments
Add to Favorite
0
Login and hide ads.
  • SuluhIndonesia @koransulindo 14/02/2018 16:31:52 WIB
    Bareskrim Sidik Korupsi Pengadaan Tanah Gedung Pencakar Langit Pertamina - koransulindo.com/bareskrim-sidi… pic.twitter.com/b0cZTh6Uhl
     Expand pic
  • Koran Sulindo – Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim mulai melakukan penyidikan kasus korupsi pembangunan gedung baru milik Pertamina Energy Tower setinggi 530 meter.

    “Dari hasil gelar perkara hari ini kita naikkan kasus ini dari penyelidikan ke penyidikan,” kata Direktur Tindak Pidana Korupsi (Dirtipidkor), Brigjen Pol Ahmad Wiyagus, di Jakarta, Rabu (14/2).

    Dugaan tindak pidana korupsi terjadi pada proses pengadaan tanah seluas 4,8 hektar di Kawasan Rasuna Episentrum Kuningan, Jakarta Selatan.

    “Proyek pembangunan Gedung Pertamina tahun 2012 dengan nilai anggaran sebesar Rp1,6 triliun,” katanya.

    Kasus ini mulai dilakukan penyelidikan sejak April 2015. Dengan dinaikan dari lidik ke sidik, Bareskrim akan melakukan pemanggilan saksi-saksi untuk dimintai keterangan.

    Perusahaan milik BUMN tersebut sudah melakukan grounbreaking pada Desember 2013. Gedung ini akan memiliki ketinggian sekitar 530 meter, 99 lantai dan luas total bangunan 540.000 m2. Pertamina Energy Tower tersebut ditargetkan selesai pada 2020.

    Gedung ini untuk memenuhi kebutuhan ruang kantor bagi Pertamina dan seluruh anak perusahaan, dengan kapasitas sekitar 23.000 orang pekerja. [YMA]

Comment

All Categories

Category related to National

Login and hide ads.