Strategi Setnov Selamatkan Hidupnya dengan Menyerang Cikeas

Chirpified
politician
1889 View 1 comments
1
Login and hide ads.
Griya Edhie Baskoro Yudhoyono @griya_eby
1. Ada aroma busuk di persidangan e-KTP yang menghadirkan Setya Novanto (SN) sebagai Terdakwa. Di tengah desakan publik untuk mengungkap nama-nama yang tiba-tiba hilang dalam persidangan, SN justru melakukan manuver baru #BlackBookSN
Griya Edhie Baskoro Yudhoyono @griya_eby
2. SN yg dalam beberapa kali persidangan selalu membawa semacam Black Book, buku berwarna hitam, seolah-olah kepergok media saat membuka catatannya. Di dalamnya tertulis bercetak tebal nama Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) yang dikesankan terlibat dengan kasus tersebut #BlackBookSN pic.twitter.com/o9ccw25d9x
 Expand pic
Griya Edhie Baskoro Yudhoyono @griya_eby
3. Seakan apa yang dilakukan oleh SN adalah natural tanpa rekayasa, media langsung ramai memberitakan seolah-olah hal tersebut benar dan merupakan fakta persidangan. Sementara nama-nama yang hilang di persidangan bahkan pemberitaannya pun semakin tenggelam #BlackBookSN
Griya Edhie Baskoro Yudhoyono @griya_eby
4. Dengan sok dramatis, Firman Wijaya (FW) pengacara SN menganalogikan Black Book itu seperti Black Box yang selalu dicari dalam sebuah kecelakaan pesawat, karena dianggap akan mengungkap kebenaran #BlackBookSN
Griya Edhie Baskoro Yudhoyono @griya_eby
5. FW bahkan lbh jauh bermanuver dengan memintai keterangan saksi Mirwan Amir (MA) di luar persidangan. Dialog mereka mengesankan adanya keterkaitan SBY dengan keterangan MA bahwa dia sebenarnya sdh menyampaikan adanya potensi masalah di proyek e-KTP, tapi diabaikan #BlackBookSN pic.twitter.com/BFhMpDExaT
 Expand pic
Griya Edhie Baskoro Yudhoyono @griya_eby
6. Maka lengkaplah pemain ludruk Buku Hitam SN. Ingin mengesankan bahwa ini fakta, padahal bagi mereka yang mengenal latar belakang mereka, tahu persis alasannya. Apalagi SN belakangan ini dikenal banyak melakukan pembohongan publik untuk keselamatannya sendiri #BlackBookSN pic.twitter.com/MHuQcHl5Cf
 Expand pic
Griya Edhie Baskoro Yudhoyono @griya_eby
7. Saat dipanggil KPK sebagai saksi ia berkali-kali menjadi sakit dan akhirnya TERBUKTI BOHONG! Saat menjadi buronan KPK ia seolah-olah mengalami kecelakaan tapi lagi-lagi TERBUKTI BOHONG! Sekarang ia seolah-olah kecolongan memperlihatkan Black Book MASIH PERCAYA?! #BlackBookSN pic.twitter.com/lXuMQcVNpX
 Expand pic
Griya Edhie Baskoro Yudhoyono @griya_eby
8. Pertanyaannya adalah sebenarnya persisnya kapan buku itu ditulis? #BlackBookSN
Griya Edhie Baskoro Yudhoyono @griya_eby
9. Kalau buku hitam ditulis sebelum statusnya sebagai tersangka dan berisikan catatan korupsi, berarti SN memeng terbukti koruptor! #BlackBookSN
Griya Edhie Baskoro Yudhoyono @griya_eby
10. Dan jika buku itu ditulis setelah ia menjadi tersangka, maka sudah pasti buku itu penuh dengan catatan-catatan baru yang sarat rekayasa! #BlackBookSN pic.twitter.com/LT1xy3O3yO
 Expand pic
Griya Edhie Baskoro Yudhoyono @griya_eby
11. Seperti sebelum-sebelumnya, akting SN kali ini pun tentu memiliki target. Skenario yang ia mainkan sesungguhnya cukup cerdas, tetapi lagi-lagi hanya untuk kepentingan pribadinya dan merugikan orang lain. #BlackBookSN
Griya Edhie Baskoro Yudhoyono @griya_eby
12. Pertama, target SN adalah untuk menjadi Justice Collaborator (JC) dengan harapan itu bisa mengurangi masa tahanan ketika terbukti bersalah nanti #BlackBookSN
Griya Edhie Baskoro Yudhoyono @griya_eby
13. Kedua, SN sadar utk menjadi JC maka dia hrs bs mendapatkan perhatian dr kekuatan yg lebih besar, yakni Teuku Umar. Karena itu, ia sengaja memunculkan nama2 petinggi elit agar mendapatkan perhatian untuk melakukan bargain. Tetapi tidak dilakukan secara langsung #BlackBookSN
Griya Edhie Baskoro Yudhoyono @griya_eby
14. Ketiga, ia tidak langsung menyebut nama-nama elit Teuku Umar, karena mereka terbukti bisa menghilangkan nama-nama di persidangan. Menkumham Yasonna Laoly, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, dan Bendum PDIP Olly Dondokambey adalah di antaranya #BlackBookSN pic.twitter.com/u1acQsRDZc
 Expand pic
Griya Edhie Baskoro Yudhoyono @griya_eby
15. Karena itu, ia SN sengaja bermanuver untuk memunculkan reaksi kekuatan besar lainnya, yakni Cikeas yg sempat berkuasa 2 periode. Selain itu, krn memang Teuku Umar dikenal kurang harmonis dengan Cikeas #BlackBookSN
Griya Edhie Baskoro Yudhoyono @griya_eby
16. Nama Ibas dimunculkan di Black Book, dan SBY dikesankan mengintervensi utk memancing Cikeas. Tapi sesungguhya targetnya untuk menyentil Teuku Umar #BlackBookSN
Griya Edhie Baskoro Yudhoyono @griya_eby
17. Keempat, SN berharap Cikeas bereaksi mempertanyakan kenapa Ibas dituduh terlibat? Jika dikesankan ini krn Ibas ketika itu adalah Ketua Fraksi Demokrat, bukankah Puan Maharani (PM) saat itu jg adalah Ketua Fraksi PDIP?! Di sinilah bargain SN untuk menjadi JC naik #BlackBookSN
Griya Edhie Baskoro Yudhoyono @griya_eby
18. Kelima, setelah memberikan apa yang diinginkan SN untuk menjadi JC, penguasa akan menggerakkan lembaga-lembaga dan media-media yang dia kendalikan untuk menutupi kasus tersebut, dan mengalihkan isu. Kepada siapa isu dialihkan? #BlackBookSN
Griya Edhie Baskoro Yudhoyono @griya_eby
19. Keenam, Setelah mendapatkan keinginannya, SN tentu tdk peduli kepada siapa isu berkembang. Tetapi media yang dikuasai Teuku Umar tentu sangat mungkin akan terus mengarahkan serangan kepada Cikeas. Setidaknya untuk pembunuhan karakter melalui hoax-hoax #BlackBookSN
Griya Edhie Baskoro Yudhoyono @griya_eby
20. Dan benar yang dikatakan Rocky Gerung bahwa,”Pembuat hoax terbaik adalah penguasa. Karena mereka memiliki seluruh peralatan untuk berbohong. Intelijen dia punya, data statistik dia punya, media dia punya.” #BlackBookSN
Griya Edhie Baskoro Yudhoyono @griya_eby
21. SN juga sadar bahwa ada perang dingin yang tetap hidup antara Teuku Umar dan Cikeas. Antara penguasa sekarang dan penguasa sebelumnya #BlackBookSN
Griya Edhie Baskoro Yudhoyono @griya_eby
22. Dan perang dingin pasti akan terus berlangsung. Setidaknya sampai waktu menentukan klan mana yang akan terpilih sebagai penguasa selanjutnya #BlackBookSN
Login and hide ads.