Simpang siur pasal perzinahan di #RKUHP, begini penjelasan @KomnasPerempuan

Pasal perzinahan di #RKUHP memiliki potensi kriminalisasi terhadap perempuan korban kekerasan, berikut penjelasan Komnas Perempuan
rkuhp KepoinRKUHP crime TolakRKUHP law INI jadwal bola malam hari
2334 View 0 comments
1
Login and hide ads.
Komnas Perempuan @KomnasPerempuan 01/02/2018 19:26:06 WIB
Malam Tweeps! Beberapa hari ini banyak yang mention admin, nanyain tentang bahaya dan potensi kriminalisasi di pasal 484 tentang zina (overspel) di #RKUHP. Nah, biar enggak simpang siur, malam ini admin akan ngetwit tentang hal ini ya. #SeduhKopi cc: @DPR_RI
Komnas Perempuan @KomnasPerempuan 01/02/2018 19:37:33 WIB
Pertama kita mulai dulu dgn KUHP yang kita punya sekarang. Pasal 284 KUHP mengatur tentang Zina atau overspel yg dalam bahasa Belanda berarti pelanggaran thdp kesetiaan perkawinan, di mana terjadi persetubuhan yg dilakukan oleh mereka yg sudah menikah. Ayo buka KUHP kita #RKUHP
Komnas Perempuan @KomnasPerempuan 01/02/2018 19:48:10 WIB
Pasal tersebut sudah cukup bagus. Nah, dalam #RKUHP, makna zina (overspel) mau diperluas dari yg sebelumnya terbatas pada orang yg sudah menikah, menjadi kepada siapa saja (fornication). Perluasan makna zina ada pada pasal 484 di #RKUHP
Komnas Perempuan @KomnasPerempuan 01/02/2018 19:55:01 WIB
Selain perluasan makna zina, hal lain yg berubah adalah, jika di pasal 284 KUHP, yang bisa mengadu adalah pasangan suami/istri, sedangkan di pasal 484 #RKUHP, yang bisa mengadu adalah "pihak ketiga yg tercemar". Frasa "pihak ketiga yg tercemar" ini sangat multitafsir.
Komnas Perempuan @KomnasPerempuan 01/02/2018 20:03:47 WIB
Lalu bahayanya di mana sih kalau makna zina ini diperluas seperti pasal 484 di #RKUHP? Menurut Komnas Perempuan, setidaknya ada 5 dampak jika pasal tersebut disahkan. #SeduhKopiLagi
Komnas Perempuan @KomnasPerempuan 01/02/2018 20:10:17 WIB
Dampak pertama adalah akan adanya kriminalisasi terhadap korban perkosaan. Kejahatan perkosaan yg sulit dibuktikan –salah satunya karena hilangnya bukti-bukti- akan membuahkan tuduhan zina kepada perempuan korban #RKUHP nasional.kompas.com/read/2018/02/0… pic.twitter.com/T8ryGJeldM
 Expand pic
Komnas Perempuan @KomnasPerempuan 01/02/2018 20:14:41 WIB
Selain itu, pelaku dapat mendalilkan perkosaan tersebut sebagai suka sama suka. Pola ini ditemukan Komnas Perempuan dari sejumlah kasus perkosaan yang dipantaunya. nasional.kompas.com/read/2018/02/0… pic.twitter.com/Zy7cZVOhlv
 Expand pic
Komnas Perempuan @KomnasPerempuan 01/02/2018 20:21:35 WIB
Dampak yg kedua, adl potensi kriminalisasi thdp anak yg terpapar hubungan seksual, sbg akibat dari kegagalan pengasuhan dalam rumah tangga dan kegagalan sistemik pendidikan nasional. Kegagalan ini tdk boleh dibebankan pada anak, melainkan jadi tanggung jawab orang dewasa #RKUHP
Komnas Perempuan @KomnasPerempuan 01/02/2018 20:25:38 WIB
Dampak yg ketiga adl potensi kriminalisasi terhadap pasangan suami istri yg karena satu dan lain hal, perkawinannya tidak diakui oleh negara, misalnya penganut agama leluhur/penghayat kepercayaan atau penganut keyakinan lain yang “tidak diakui” oleh negara #RKUHP
Komnas Perempuan @KomnasPerempuan 01/02/2018 20:28:45 WIB
Selain itu, kelompok yg rentan lainnya adl pasangan yg tinggal di daerah terpencil, terluar, dan terdepan di Indonesia sering sulit mendapatkan akses ke layanan pemerintah, termasuk mendapatkan dokumen pernikahan #RKUHP
Komnas Perempuan @KomnasPerempuan 01/02/2018 20:33:33 WIB
Dampak keempat adl #RKUHP ini berpotensi menciptakan ketegangan sosial-penyebaran fitnah. Ketentuan pasal ini memungkinkan "pihak ketiga yg tercemar" utk melaporkan perbuatan zina dan akan memungkinkan berbagai macam orang untuk mencampuri urusan pribadi orang lain
Komnas Perempuan @KomnasPerempuan 01/02/2018 20:36:27 WIB
#RKUHP ini memiliki potensi signifikan utk disalahgunakan di antaranya oleh orang-orang yg memiliki keluhan pribadi, keluarga atau masyarakat terhadap seseorang yg diduga telah melanggar ketentuan ini
Komnas Perempuan @KomnasPerempuan 01/02/2018 20:42:47 WIB
Dampak kelima dari #RKUHP ini adl berpotensi terjadinya penggrebekan atau tindakan sweepsing secara semena-mena atas tuduhan zina oleh siapapun yg menganggap dirinya sebagai pihak ketiga yang tercemar.
Komnas Perempuan @KomnasPerempuan 01/02/2018 20:48:12 WIB
Atas semua potensi bahaya yang ditimbulkan, maka Komnas Perempuan menyarankan agar pasal 484 ayat 1 huruf e, dan pasal 484 ayat 2 #RKUHP dihapus saja. cc: @DPR_RI
Komnas Perempuan @KomnasPerempuan 01/02/2018 20:56:49 WIB
Agar lebih memudahkan dalam memahami potensi bahaya #RKUHP terutama pasal 484, silakan download infografis ini yaa drive.google.com/file/d/1VF5Q9q…
Komnas Perempuan @KomnasPerempuan 01/02/2018 21:01:36 WIB
Admin juga mengajak temen-temen semua buat tanda tangani petisi ini, sebagai penolakan terhadap #RKUHP terutama pasal 484 yg berpotensi utk kriminalisasi perempuan korban #SayaJugaBisaJadiKorban change.org/p/komisi-iii-d…
Komnas Perempuan @KomnasPerempuan 01/02/2018 21:05:54 WIB
Demikian yg bisa admin share malam ini. Kalau ada yg kurang jelas, silakan mention yaa. Sebagai penutup, ini ada tulisan bagus tentang perzinahan dalam Fiqih oleh Imam Nahe'i komnasperempuan.go.id/read-news-deli…

Bookmarked tags

No tags
Login and hide ads.