Add to Favorite
0
Kang Bari @Zumpio
Mirwan Amir yang akrab dipanggil Ucok ini sebenarnya pendiri Demokrat di Aceh. Tapi sejak 2009 merapat ke Anas. Termasuk salah satu pendukung utamanya di Kongres Bandung. @LawanPoLitikJKW @IreneViena
Kang Bari @Zumpio
Mirwan Ucok ini pesaing Nazarudin di lingkaran Anas. Dia ambisi jadi Bendum DPP Demokrat di rezim Anas. Tapi digunting oleh Nazarrudin. Akhirnya harus puas di Banggar.
Kang Bari @Zumpio
Ada yang lucu saat penyusunan pengurus DPP Demokrat di 2010. Yang lama dan bertele2 itu. Anas ajukan Mirwan Ucok dan Nazarudin sebagai bendum tapi dua2nya ditolak SBY.
Kang Bari @Zumpio
Tapi karena Anas berkeras untuk sorong Nazar dan Mirwan. SBY melunak. Akhirnya Nazarudin yang jabat Bendum. Mirwan harus puas di wakil bendum tapi diberi hadiah Anas sebagai Wakil Banggar.
Kang Bari @Zumpio
Ini buzzer Gerindra PKS nyebar hoax lagi . Nazar itu dulunya pengurus PPP, lompat ke Demokrat bareng gabungnya Anas setelah dari KPU. Bisa dibilang dia yang santuni Anas di awal-awal Anas masuk Demokrat. Ikatan ini yang bikin dia dimajukan sebagai Bendum oleh Anas. twitter.com/monot0ne/statu…
Kang Bari @Zumpio
Ok lanjut dikit, semenjak pecah kongsi Anas-Nazarudin di kasus Hambalang, Mirwan makin semakin dipercaya Anas. Nazarudin praktis bermain sendiri dengan keluarganya.
Kang Bari @Zumpio
Singkat cerita, sejak Anas dijadikan tersangka oleh KPK dan mundur dari DPP Demokrat. Mirwan praktis tersingkir. Kewenangan di DPP dipangkas oleh SBY diganti oleh @SartonoHutomo sebagai bendum.
Kang Bari @Zumpio
Ketersingkiran ini berlanjut di pileg 2014. Mirwan Ucok tidak diberi ruang dan hanyak dijadikan caleg nomor 4 dari Dapil Aceh, yang praktis nomor kalah. Sakit hati, Ini yang menyebabkan kemudian bareng jamaah Anas lain bedol desa ke Hanura.
Kang Bari @Zumpio
SBY sebagai presiden dan ketua dewan pembina tidak ada urusan dengan masalah anggaran dan proyek. Jadi kalau sekarang di kasus e-ktp, yang murni permainan rampok-rampok di DPR, terus Mirwan mau kaitkan dengan SBY. Apa masuk akal
Login and hide ads.