(Fakta) Asal-Usul Bencoolen Street di Singapura ....

Chirpified
HISTORY
1837 View 0 comments
1
Gregorius Agung @gregorivvs
Hari ini akan dibuat kultwit tentang Bencoolen Street yang merupakan salah satu topik menarik dari #SejarahSingapura .... Jika peminat banyak, maka akan dibagikan lagi sejarah-sejarah lain yang sayang untuk dilewatkan. pic.twitter.com/mTlaWnKUMI
 Expand pic
Gregorius Agung @gregorivvs
Situs Tripadvisor (@TripAdvisor) merilis "Things to Do near Ibis Singapore on Bencoolen". Anda bisa membacanya (1/28) dengan mengklik link (2/28) berikut:tripadvisor.com/AttractionsNea…. (3/28) #SejarahSingapura
Gregorius Agung @gregorivvs
Faktanya banyak orang Indonesia memilih Bencoolen sebagai daerah untuk menginap selama berlibur di Singapura. (4/28) #SejarahSingapura
Gregorius Agung @gregorivvs
Hotelnya yang murah dan dekat dengan Bugis Street, yang terus terang 'bernuansa Indonesia', menyebabkan Bencoolen (5/28) #SejarahSingapura
Gregorius Agung @gregorivvs
street cukup populer. Mengapa daerah tersebut disebut Bencoolen street? Jalan tersebut dinamai Bencoolen untuk (6/28) #SejarahSingapura
Gregorius Agung @gregorivvs
memperingati jasa Sir Stamford Raffles (1781-1826) di Bencoolen (Sumatera) sebagai Letnan Gubernur. Mau lanjut (7/28) #SejarahSingapura
Gregorius Agung @gregorivvs
nggak nih ... kalau mau lanjut, follow @gregorivvs dulu ya ... Oke, di situ disebut Bencoolen ada di Sumatera. (8/28) #SejarahSingapura
Gregorius Agung @gregorivvs
Lalu, dimana Bencoolen itu? Yup, Bencoolen merupakan nama dulu dari Bengkulu saat ini. Dulu, sekitar tahun 1685, (9/28) #SejarahSingapura
Gregorius Agung @gregorivvs
Bengkulu merupakan pusat berdirinya perusahaan Inggris bernama The British East India Company (EIC). Selain itu, (10/28) #SejarahSingapura
Gregorius Agung @gregorivvs
daerah tersebut di Singapura disebut Bencoolen karena juga sesuai dengan kenyataan bahwa tempat itu, dulu, (11/28) #SejarahSingapura
Gregorius Agung @gregorivvs
terletak di Kampong Bencoolen . Jadi sebelum diberi nama Bencoolen Street, daerah tersebut sudah ada sebuah (12/28) #SejarahSingapura
Gregorius Agung @gregorivvs
kampung atau pemukiman yang bernama Kampong Bencoolen. Ketika Raffles datang dari Bencoolen (Bengkulu) ke (13/28) #SejarahSingapura
Gregorius Agung @gregorivvs
Singapura, sejumlah orang Melayu Bencoolen (orang-orang Bengkulu) datang juga, dan menetap di sekitar Jalan (14/28) #SejarahSingapura
Gregorius Agung @gregorivvs
Bencoolen. Ketika Inggris menyerahkan kepemilikannya kepada Belanda di Sumatera (Benteng Marlborough di (15/28) #SejarahSingapura
Gregorius Agung @gregorivvs
Bencoolen) setelah penandatanganan Perjanjian Belanda Anglo tahun 1824, jumlah penduduk di Kampong Bencoolen (16/28) #SejarahSingapura
Gregorius Agung @gregorivvs
meningkat. Saking banyaknya penduduk di kampung tersebut, hingga hari ini sebagian besar orang Melayu Singapura (17/28) #SejarahSingapura
Gregorius Agung @gregorivvs
tertua dan beberapa keluarga Eurasia berasal dari pemukim Bencoolen. Kampong Bencoolen meliputi area Jalan (18/28) #SejarahSingapura
Gregorius Agung @gregorivvs
Bencoolen, Waterloo Street, Prinsep Street, Middle Road dan Albert Street. Karena orang-orang Bengkulu yang (19/28) #SejarahSingapura
Gregorius Agung @gregorivvs
tinggal di Kampong Bencoolen mayoritas Islam, maka selain nama jalan, pengingat lain tentang asal-usul komunitas (20/28) #SejarahSingapura
Gregorius Agung @gregorivvs
tinggal di Kampong Bencoolen mayoritas Islam, maka selain nama jalan, pengingat lain tentang asal-usul komunitas (20/28) #SejarahSingapura
Gregorius Agung @gregorivvs
tersebut dapat dilihat dari keberadaan Masjid Benggali di Jalan Bencoolen. Masjid ini mungkin dibangun sebagai (21/28) #SejarahSingapura
Gregorius Agung @gregorivvs
tersebut dapat dilihat dari keberadaan Masjid Benggali di Jalan Bencoolen. Masjid ini mungkin dibangun sebagai (21/28) #SejarahSingapura
Gregorius Agung @gregorivvs
gedung pertemuan pada tahun 1825-28 oleh kaum Muslim Bencoolen yang tinggal di daerah ini. Sekitar tahun 1845, (22/28) #SejarahSingapura
Gregorius Agung @gregorivvs
gedung pertemuan pada tahun 1825-28 oleh kaum Muslim Bencoolen yang tinggal di daerah ini. Sekitar tahun 1845, (22/28) #SejarahSingapura
Gregorius Agung @gregorivvs
seorang pedagang Arab dari Palembang, bernama Syed Omar bin Al Junied (1792-1852) membangun gedung yang berdiri (23/28) #SejarahSingapura
Load Remaining (8)
Login and hide ads.