6
Story 'Kilas Balik Perjalanan Solo-1 Menuju RI-1 Melalui Campur Tangan Ki Lurah" by @Proksi2000 Chirpified By @M4ngU5il BACA ~~> https://chirpstory.com/li/378814 9349 pv 50 38
Irene @Irenvien
1. Penasaran sama info @IreneViena ttg kecurangan pilpres thn 2014 di 16 propinsi dgn kecurangan terbesar di Jawa Tengah Dari data KPU ditemukan Jumlah pemilih Jawa Tengah pada pilpres 2014 ditetapkan KPU sebanyak 27.398.829 Penduduk Jawa Tengah Thn 2014 sebanyak 34.343.268 pic.twitter.com/yJXrdrqXnQ
Expand pic
Irene @Irenvien
2. Dari mana KPU menetapkan jumlah pemilih pilpres 2014 di Jawa Tengah 27.286.375 orang? Penelusuran di website KPU diperoleh rekap DPT berdasarkan data kabupaten/kota di Jawa Tengah Apa dasar angka yg tercantum di rekap KPU ini? pic.twitter.com/xlm3Id6q0x
Expand pic
Irene @Irenvien
3. Utk mengetahui kebenaran data KPU, dilakukan penelusuran ke BPS dan Pemkab Cilacap Diperoleh data jumlah penduduk Cilacap 2014 = 1.745.174 jiwa Jumlah penduduk Cilacap 2015 = 1.806.383 jiwa pic.twitter.com/nuCSB4oXkk
Expand pic
Irene @Irenvien
4. Data BPS dan Pemkab Cilacap menyebut bahwa penduduk Cilacap berhak memilih di Pilpres tahun 2014 sebanyak 1.257.881 orang Sedangkan KPU mencantumkan jumlah pemilih 1.484.527 atau lebih 227.000 orang pemilih pic.twitter.com/wOdNo5DzxM
Expand pic
Expand pic
Irene @Irenvien
5. Pengecekan berikutnya pada Kabupaten Banyumas. Jumlah penduduk (BPS/Pemkab) = 1.620.918 jiwa Jumlah pemilih Pilpres 2014 = 1.167.060 orang Sedangkan KPU mencantumkan 1.318.750 orang atau lebih 151.690 orang pic.twitter.com/gjbs1ydz3b
Expand pic
Irene @Irenvien
6. Jumlah penduduk Jawa Tengah akhir 2014 tidak lebih dari 34.343.268 jiwa dengan jumlah pemilih sekitar 24.294.427 pemilih Maksimal jumlah pemilih Jawa Tengah pada Pilpres 2014 sebesar 24.481.863 KPU menetapkan 27.339.892 Lebih hampir 3 juta pemilih pic.twitter.com/PsuJdEmXnT
Expand pic
Irene @Irenvien
7. Keganjilan makin terlihat ketika Jawa Tengah menunda pengumuman hasil perhitungan hingga giliran terakhir. Di mana ditetapkan KPU bahwa Jokowi raih 12,9 juta Prabowo hanya 6.5 juta Berbanding terbalik dgn hasil di Jawa Barat Percaya ? pic.twitter.com/foNhLG2w7d
Expand pic
Irene @Irenvien
8. Di Jawa Barat Prabowo unggul dgn 14 juta suara dibanding Jokowi 9.5 juta (Pengecekan lebih lanjut, suara Prabowo diduga lebih 15 juta dan jokowi kurang dari 9 juta) Hasil di Jawa Tengah sebaliknya Terindikasi dipalsukan menutup selisih kekalahan jokowi di Jawa Barat pic.twitter.com/D8PgkBYn0k
Expand pic
Irene @Irenvien
9. Coba anda perhatikan persentase suara Prabowo di Jateng, bandingkan dengan propinsi lain di Jawa. Mungkinkah Prabowo asli jawa dari keluarga terkemuka Jawa Tengah kalah hingga raih suara hanya 33%? Sementara PDIP di pileg 2014 malah anjlok suaranya dari 31 menjadi 27 kursi pic.twitter.com/y4F9vWyGyN
Expand pic
Irene @Irenvien
10. Sekarang bandingkan data KPU dengan data tim PKS dari seluruh TPS se Indonesia. Pada pilpres 2014 hanya KPU, PKS dan Cikeas Center yang memiliki petugas saksi di setiap TPS di seluruh Indonesia pic.twitter.com/NRqnfmxk6E
Expand pic
Expand pic
Irene @Irenvien
11. Penelusuran pencurangan pilpres 2014 di Jawa Tengah ternyata menghasilkan keasyikan. Tadi saya searching ke KPU Prop Jateng dan kab/kota di Jateng Ketemu pola dan modus operandi pencurangan pilpres 2014 sbb Hampir semua kab/kota di Jateng menggelembungkan DPT Pilpres 2014
Irene @Irenvien
12. Hampir semua DPT Pilpres 2014 Kabupaten dan Kota di Jateng menambah DPT Pilpres 2014 hingga di atas 75% dari jumlah penduduk Dan pada saat Pilpres, masing2 kab/kota menambah jumlah pemilih khusus di luar DPT antara 10 - 50 ribu pemilih baru Contoh Kab Semarang terlampir pic.twitter.com/DGDDhnswkT
Expand pic
Irene @Irenvien
13. Kab Semarang DPT Pilpres 2014 sdh dimark up, lalu dimark up lagi dengan menambah jumlah pemilih khusus. Rata2 tiap kecamatan nambah 3-4 ribu pemilih khusus pic.twitter.com/q9fwpj164t
Expand pic
Irene @Irenvien
14. Di Kota Semarang terjadi hal sama. Pemilih khusus nambah 3-4 ribu tiap kecamatan. Sekitar 90% Kabupaten/kota di Jawa Tengah menerapkan modus sama pada pilpres 2014 lalu pic.twitter.com/FXHq1qfza6
Expand pic
Irene @Irenvien
15. Di Kab Semarang DPT Pilpres 2014 naik lebih 35 ribu menjadi 1.146.823 Kertas Surat Suara Digunakan 927.941 atau 81% dari 1.146.823 Di Kota Semarang juga polanya sama. Surat Suara Terpakai rata2 81% dengan distribusi suara hampir sama 31-34% utk Prabowo, sisanya Jokowi pic.twitter.com/mBTDgDAFT8
Expand pic
Irene @Irenvien
16. Dari seluruh kabupaten kota di Jateng, hanya Solo, Demak dan Magelang yg perolehan suara Pilpres 2014 tdk seragam polanya dgn kabupaten kota lain Di Solo Jokowi menang lebih 80% Di Demak dan Magelang Prabowo di atas 45% Di kabupaten kota lainnya Jokowi 66-69% Sistematis
Irene @Irenvien
17. Menjadi catatan khusus ketika KPU Kab/kota di Jateng tdk memproses keberatan saksi pada saat pilpres. Pengumuman hasil perhitungan suara sengaja dilakukan pada detik2 terakhir Keberatan saksi diarahkan sekalian pada saat ajukan gugatan ke MK Pencurangan sangat sistematis
Irene @Irenvien
18. Jika pemilih khusus/tambahan diabaikan dan DPT awal digunakan utk memghitung tingkat partisipasi pemilih di Jateng, maka hasilnya lebih gila: Partisipasi Pemilih di Jateng 83-85% Nasional antara 58-67% Edan curangnya di Jateng pic.twitter.com/158oN9MwOU
Expand pic
Irene @Irenvien
19. Modus pencurangan Pilpres 2014 di Jateng 1. DPT seharusnya paling banyak 24 juta, dimark up jadi 27,4 juta 2. Penambahan pemilih khusus terjadi di semua kecamatan di semua kabupaten kota 3. Penggunaan Kertas Suara Masuk sbg pemilih siluman 4. Pola seragam, sistematis pic.twitter.com/RKf8Apl6BL
Expand pic
Irene @Irenvien
20. Kelemahan terbesar pada sistem pemilu Indonesia adalah kekacauan data penduduk faktual Diduga kekecauan itu disengaja utk membuka peluang pencurangan Data penduduk tdk akurat Sdh pasti DPT tdk akurat DPT dimark up sebesar2nya agar leluasa menambahkan suara siluman
Irene @Irenvien
21. Sistem pemilu Indonesia tdk menghitung jumlah suara rakyat pemilih melainkan menghitung jumlah KERTAS SURAT SUARA MASUK Jumlah kertas surat suara = DPT + 2% cadangan Menjamin mafia politik menang pilpres
Irene @Irenvien
22. DPT Pilpres 2014 = 190,3 Kertas Surat Suara 194,1 juta Kertas surat suara ini yang dimainkan utk menambah atau menurunkan suara paslon pilpres Suara rakyat disabotase Hanya dimanfaatkan utk melegitimasi kemenangan pilpres yg sebenarnya cacat hukum/diraih dgn curang
Irene @Irenvien
23. Sistem pemilu Indonesia tdk memungkinkan paslon pilpres bisa memenangkan gugatan di MK. Waktu sangat mepet, bukti yg diwajibkan tersedia luar biasa banyak. Belum lagi MK nya sdh masuk angin duluan
Load Remaining (5)

Comment

Login and hide ads.