3
Login and hide ads.
PS @PartaiSocmed 19/01/2018 20:18:47 WIB
GENG CANTRANG DAN TUMPANG TINDIH KEPENTINGAN DIBALIKNYA pic.twitter.com/FqHxd01tvx
 Expand pic
PS @PartaiSocmed 19/01/2018 20:21:09 WIB
Sebelumnya, mari kita bahas secara singkat makhluk apakah cantrang itu dan mengapa sampai dilarang?
PS @PartaiSocmed 19/01/2018 20:30:08 WIB
Cantrang sebenarnya mulai diijinkan pada tahun 1997 untuk mengakomodir nelayan2 kecil menangkap ikan demersal. Ingat, khusus utk nelayan kecil. Bahkan pada 1997 itu cantrang hanya untuk kapal dibawal 5 GT (Gross Ton) pic.twitter.com/1jG8nnMh2K
 Expand pic
PS @PartaiSocmed 19/01/2018 20:38:10 WIB
Cantrang sendiri adalah modifikasi dari trawl/pukat yg karena tidak ramah lingkungan sebab menjaring semua ukuran ikan (termasuk bayi2 mereka) di tahun 1997 dilarang. Bedanya cantrang hanya boleh utk kapal ukuran kecil alias nelayan kecil saja.
PS @PartaiSocmed 19/01/2018 20:42:09 WIB
Masalahnya, pengusaha2 perikanan yg dulu biasa pakai pukat kini tak bisa lagi karena sudah dilarang sejak orba itu. Maka dicarilah cara agar cantrang yg awalnya hanya diperbolehkan untuk nelayan2 kecil itu juga bisa digunakan oleh kapal2 besar milik para juragan.
PS @PartaiSocmed 19/01/2018 20:47:14 WIB
Maka dilakukanlah cara2 curang yaitu dgn melakukan markdown. Jika selama ini di dunia perkorupsian kita mengenal istilah markup maka sekarang istilah markdown juga dipakai.
PS @PartaiSocmed 19/01/2018 20:50:55 WIB
Maksudnya adalah kapal aslinya berukuran lebih besar dari dokumen kapal dan izin yg diterbitkan. Saat ini izin cantrang hanya boleh untuk kapal kurang dari 30 GT, jadi di dokumen tertera 29 GT. Padahal aslinya bisa 70 atau bahkan 150 GT. Itulah yg dimaksud markdown.
PS @PartaiSocmed 19/01/2018 20:58:09 WIB
Jadi paham kan kenapa di hadapan pendemo kemarin bu @susipudjiastuti secara spesifik menyinggung soal markdown ini? Sebab memang banyak pengusaha besar yg melakukan markdown ukuran kapalnya semata agar bisa menggunakan cantrang. pic.twitter.com/ZMgGfsXbuQ
PS @PartaiSocmed 19/01/2018 21:07:08 WIB
Tentu saja markdown ini tidak bisa terjadi tanpa kongkalikong dengan para pejabat di pemda. Sebab utk kapal ukuran lebih dari 30 GT harus ijin KKP (Pusat) dan kurang dari 30 GT adalah izin Pemda. Jadi pemda juga ada main.
PS @PartaiSocmed 19/01/2018 21:13:03 WIB
Tegal bisa dibilang merupakan pusat perlawanan terhadap larangan cantrang ini. Sangat besar kemungkinan Walikota Tegal yg akhirnya ditahan KPK ini juga jadi bagian dari markdown kapal2 cantrang tsb. pic.twitter.com/SS3ixflRek
 Expand pic
PS @PartaiSocmed 19/01/2018 21:15:10 WIB
Jadi cantrang dilarang karena menghabiskan cadangan ikan sebab ikut menangkap bayi2 ikan dan banyak terjadi penyelewengan izin berupa markdown.
PS @PartaiSocmed 19/01/2018 21:21:23 WIB
Lantas siapakah yg paling diuntungkan dengan keberadaan cantrang ini? Tak lain dan tak bukan adalah pengusaha pabrik surimi. Dimana pabrik surimi ini mengambil bahan baku dari ikan rucah (ikan kecil2) tangkapan cantrang karena harganya murah.
PS @PartaiSocmed 19/01/2018 21:23:17 WIB
ABK cantrang sebenarnya lebih senang menangkap ikan2 besar karena bisa dilelang di TPI dan mendapat bagi hasil yg lebih baik.
PS @PartaiSocmed 19/01/2018 21:26:41 WIB
Sementara untuk ikan rucah yg masuk ke pengolahan surimi untuk dilumat dijadikan pasta atau surimi blok tanpa mempertimbangkan jenis ikannya, para ABK hanya dapat gaji saja karena pengusaha kapal sudah ada deal dgn pihak pabrik
PS @PartaiSocmed 19/01/2018 21:30:01 WIB
Jadi jelas ya, yg diuntungkan dari cantrang itu adalah para juragan kapal dan pabrik surimi. Bagaimana dengan nelayan kecil dan tradisional? Mereka adalah korban cantrang.
PS @PartaiSocmed 19/01/2018 21:33:12 WIB
Lantas mengapa protes yg mengatasnamakan nelayan tersebut sampai melibatkan partai2 dan tokoh2 politik?
PS @PartaiSocmed 19/01/2018 21:35:18 WIB
Alasannya antara lain adalah karena isu cantrang ini sudah dijadikan sebagai komoditi kampanye dan tarik menarik kepentingan politik. Maka terjadilah simbiosis mutualisme antara para juragan kapal dan partai2 serta politikus
PS @PartaiSocmed 19/01/2018 21:39:00 WIB
Siapa2 sajakah nama2 partai dan tokoh2 yg terlibat dalam carut marut isu cantrang ini? Kami mendapatkan nama2 ini dan kami akan ulas satu persatu keterkaitannya pic.twitter.com/wxnPBO0S4m
 Expand pic
PS @PartaiSocmed 19/01/2018 21:43:07 WIB
Namun berhubung hari sudah malam dan kami dilarang begadang oleh pak dokter maka kultwit akan kami lanjutkan esok hari saja. Selamat beristirahat..
SAVE NELAYAN @DanielJohanw 19/01/2018 22:13:23 WIB
@PartaiSocmed Wah mas ketum @PartaiSocmed, mimpi dan berkah apa nama saya bisa muncul, mhn masukannya thx
PS @PartaiSocmed 19/01/2018 22:17:56 WIB
@DanielJohanw Tenang saja mas. Itu baru infografis terkait tokoh2 yg terkait pembahasan cantrang ini. Belum ada tuduhan apapun kok :)
SAVE NELAYAN @DanielJohanw 19/01/2018 23:03:22 WIB
@PartaiSocmed Satu hal mas, ada yg anomali dan paradoks, smua yg mas sebutkan adalah partai koalisi pembela jkw, knapa sy lakukan itu? Krn sy ingin menjaga kepercayaan rakyat thd pemerintah, salam saya
PS @PartaiSocmed 19/01/2018 23:06:44 WIB
@DanielJohanw Justru disitulah yg disayangkan. Mengapa sesama partai pendukung kok malah menyerang menteri Jokowi. Sampai2 ngancam dgn hak angket segala. Kami pikir alasan menjaga elektabilitas Jokowi dgn cara2 spt itu terlalu mengada2.
SAVE NELAYAN @DanielJohanw 19/01/2018 23:09:10 WIB
@PartaiSocmed Krn sdh 3 tahun tdk ada jalan keluar, ratusan nelayan dipenjara, tuntutan nelayan simple buat kajian mendalam yg libatkan seluruh pihak, tp sy sebaliknya bingung knapa mas membela kepercayaan rakyat tergerus
PS @PartaiSocmed 19/01/2018 23:13:48 WIB
@DanielJohanw Kami sedang membela seorang menteri yg kinerjanya sudah terbukti yg sedang terancam oleh kepentingan2 yg terganggu. Sejarah mengajarkan jaman dulu semua pihak mengatasnamakan membela Bung Karno untuk kepentingannya sendiri2.
Load Remaining (62)

Bookmarked tags

No tags
Login and hide ads.