0
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
Sbtlnya, hari2 jelang penetapan pasangan calon dlm pilkada dpt diisi dg sesuatu yg berguna. Mslnya: training para buzzer. Biar bisa kendalikan otak & jempol masing2.
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
Baru bisa main smartphone, lantas langsung ancem2 presiden; itu nampaknya gak lolos training jd buzzer. Atau kalaupun lolos, sdh pasti ngasih mahar ke supervisor para buzzer itu.
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
Yg dimoratorium selama pilkada hanya proses hukum pasangan calon. Sedangkan proses hukum para buzzer, teteup dilanjutken.
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
Buzzer individual bin mandiri itu hampir tdk ada. Jd, kalau you punya soal dlm hukum perbuzzeran: urusn you sendiri. Ndak ada klpk you atau partai you. Mau main bad cop or good cop sekalipun.
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
Emang gampang jd buzzer? Kalau gampang, byk kali dong yg nyantumin "buzzer" di passport masing2 di kolom: pekerjaan. Mknya harga buzzer jg tdk murah.
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
Buzzer itu ibarat penulis skenario, copy writer, stuntman, sutradara, plus merangkap pemain, editor, jg penonton pertama dari seni (pertunjukkan) perbuzzeran. Bukan sekadar tukang ketik jari2.
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
Gitu kikira soal #Buzzer. Kalau kebykan ngasih tips, ntar industri buzzer jd kebykan pemain. Rugi bandar, ntar. πŸ˜‹πŸ˜‹πŸ˜‹
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
Ndaklah. Yg kulatih ya tentu pasukanku sblm terjun di medan perang manapun 😎😎😎 twitter.com/zarazettirazr/…
#VOCnomics πŸ’«πŸ’« @IndraJPiliang
Ya, spt semua org kan? Tp jgn lupa, segala sesuatu itu ada seninya, ada ilmunya, ada narasinya, ada epistemologinya. Jgn anggap buzzer itu semata sbg binatang ekonomi. Yg mau dipengaruhi pilihan (otak) org lain kok. twitter.com/_EriManday_/st…

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.