0
Handoko Gani MBA BAII LVA @LieDetectorID
Sebetulnya, video bantahan Marion Jola tentang video porno yang dituduhkan mirip dengannya, bisa dianalisa dengan #LVA #LayeredVoiceAnalysis, dengan level NOISE tertentu. instagram.com/p/Bd_8ttqhwYJ/…
Expand pic
Handoko Gani MBA BAII LVA @LieDetectorID
2) Baik. Saya akan sampaikan hipotesa saya soal pengakuan Marion Jola di dalam video: youtu.be/8vFykdPh9PM twitter.com/LieDetectorID/…
Expand pic
Handoko Gani MBA BAII LVA @LieDetectorID
3) Kali ini saya akan menggunakan berbagai teknik, antara lain: Ekspresi Wajah, Gestur, dan juga Suara. Ada beberapa analisa yang akan saya tunjukkan worksheet nya. Ada yang tidak. Jadi, mohon dilihat sendiri di video: youtu.be/8vFykdPh9PM pada menit/detik yang saya maksud twitter.com/LieDetectorID/…
Expand pic
Handoko Gani MBA BAII LVA @LieDetectorID
4) Hal pertama yang ingin sy garisbawahi adalah: Konteks perekaman video youtu.be/8vFykdPh9PM tersebut adalah: Wajah menghadap ke arah kamera/HP yang diletakkan tidak sejajar eye-contact. Hal ini menyebabkan RAMBUT TERURAI, mengakibatkan adanya GESTUR TANGAN MEGANG RAMBUT twitter.com/LieDetectorID/…
Expand pic
Handoko Gani MBA BAII LVA @LieDetectorID
5) Dengan kata lain, teknik analisa GESTUR TANGAN tidak optimal di dalam analisa emosi Marion Jola di youtu.be/8vFykdPh9PM Kita sulit berhipotesa Jola stressful ataupun sedang tidak nyaman (butuh ditenangkan) karena adanya konteks kamera/HP tersebut dalam poin 4. twitter.com/LieDetectorID/…
Expand pic
Handoko Gani MBA BAII LVA @LieDetectorID
6) Bahkan, bila Anda lihat video youtu.be/8vFykdPh9PM ini dari pertama, awalnya Lala (Marion Jola) menggunakan kacamata, merapikan rambut, dan sembari bermain2 dengan rambut nya saat pembuatan rekaman tersebut. Jadi, GESTUR TANGAN sangat sulit dijadikan landasan analisa. twitter.com/LieDetectorID/…
Expand pic
Handoko Gani MBA BAII LVA @LieDetectorID
7) Termasuk juga, perihal FREKUENSI Gestur Tangan memainkan rambut / menarik rambut. Adanya kamera/HP dalam kondisi non eye-contact memunculkan kemungkinan rambut akan terurai. Akan banyak bantahan nantinya. twitter.com/LieDetectorID/…
Handoko Gani MBA BAII LVA @LieDetectorID
8) Gestur Tangan yang justru perlu dicermati adalah Gestur Tangan: MEMUKUL DAHI atau KEPALA. Ini jelas gak ada hubungannya dengan "turunnya rambut" karena tergerai gegara kamera/HP diletakkan di bawah eye-contact. Dan 1 catatan lainnya di luar itu: gestur MENARIK RAMBUT. twitter.com/LieDetectorID/…
Handoko Gani MBA BAII LVA @LieDetectorID
9) Perhatikan menit 00:00:32 atau Frame Number 977F saat Anda lower speed 1/2x. Di sini Lala memukul kepalanya... pic.twitter.com/BYVgMjvgWv
Expand pic
Handoko Gani MBA BAII LVA @LieDetectorID
10) Perhatikan juga menit 00:00:43 atau Frame Number 1303F. Di sini Lala memegang dahinya. Note ya: Bukan memegang rambut. tapi DAHI. pic.twitter.com/wTsIXQtauv
Expand pic
Handoko Gani MBA BAII LVA @LieDetectorID
11) perhatikan menit 00:00:46 atau Frame Number 1381F. Di sini Lala mengetuk/memegang lagi dahi nya. Note sekali lagi: Bukan memegang rambut, tapi kulit DAHI. Khusus di bagian ini, Anda akan melihat ketukan tangan ke Dahi dulu, baru kemudian gerakan lainnya. Harap cek video nya pic.twitter.com/61S3R5Gf1c
Expand pic
Handoko Gani MBA BAII LVA @LieDetectorID
12) Gerakan Ketukan ke Dahi ini juga masih akan Anda lihat di menit 00:01:01 atau Frame Number 1832F.(Lihat jari tengah) Ditambah saat itu, pertama kali, lirikan mata ke kanan (Loading: rangkai kata. Note: BUKAN tanda pasti bohong). Dengan bibir yang turun. pic.twitter.com/XvqM73TGDp
Expand pic
Handoko Gani MBA BAII LVA @LieDetectorID
13) Next, saya akan tampilkan beberapa ekspresi. Ekspresi pertama ini di menit 00:00:54 / 1640F. Saya yakin Bpk Ibu sudah paham makna ekspresi ini ya. Fokus pada mata. Bukan Alis. Nah, Anda bisa cek juga apa frase kata yg diucapkan saat itu ("bukan Lala"). pic.twitter.com/sPQMmj5itK
Expand pic
Handoko Gani MBA BAII LVA @LieDetectorID
14) Ekspresi kedua ada di menit 00:00:57 atau 1713F. Saya yakin Bpk Ibu sudah paham makna Ekspresi ini. Fokus: bibir bawah yg masuk ke dalam. Abaikan alis karena "given"/sengaja diangkat ke atas dalam durasi cukup lama, Namun Anda harus cek frase kata yg diucapkan ("not MEee"). pic.twitter.com/4UYLwhG5Pb
Expand pic
Handoko Gani MBA BAII LVA @LieDetectorID
15) Sekarang, SUARA. Untuk Suara, SADLY, saya tidak bisa menggunakan #LVA #LayeredVoiceAnalysis secara optimal, karena ada BACKGROUND NOISE. #LVA sangat amat powerful. Selama 20 tahun, validitasnya diakui di kisaran 90%++, dengan catatan: no NOISE, termasuk NOISE di sekitar.
Handoko Gani MBA BAII LVA @LieDetectorID
16) Yang patut kita perhatikan adalah adanya perubahan GAYA BICARA (Verbal Style) ketika masuk ke penjelasan soal video + pernyataan bahwa itu bukan Lala, it's not me... Harap Anda cek kembali video tersebut ya, agar memahami perubahan gaya bicara yang saya maksud.
Handoko Gani MBA BAII LVA @LieDetectorID
17) Untuk analisa Verbal Content, apa yang diucapkan oleh Lala, kemungkinan scripted (dikonsepkan) dan dilatih sebelum perekaman. Anda bisa melihat angle-nya,yaitu angle "Gratitude", rasa terima kasih kepada Fans, dimana Anda juga temukan adanya frase kata "jangan kuatir", tapi
Handoko Gani MBA BAII LVA @LieDetectorID
18) tapi itu pun, bisa membuat kita bersama melihat ekspresi bawah sadar (micro expression) yang tidak selaras dengan Verbal (content & style) termasuk ketika jelaskan "blocking comment", soal RCTI, Anda akan temukan berbagai ekspresi yang tidak selaras dan perubahan gaya bicara
Handoko Gani MBA BAII LVA @LieDetectorID
19) Oke, nah...saya sudah menyampaikan analisa menyeluruh terhadap clip video tersebut. "Komplit" dimana ke-4 kanal sudah dianalisa: Wajah, Gestur, Verbal Style & Content. 😭"Kurang telor", yaitu kanal ke-3 (Suara) dan "Kurang kornet", yaitu kanal ke-6: reaksi syaraf ANS.
Handoko Gani MBA BAII LVA @LieDetectorID
20) Kanal Suara sebaiknya dianalisa dengan "mesin", dimana saya biasanya gunakan #LVA #LayeredVoiceAnalysis, karena kuping kita ini terbatas, bahkan u/ nganalisa Rhythm, Speed, Volume, dan Pitch (RSVP) suara sekalipun. Kanal ANS biasanya dianalisa dengan "mesin" Poligraf
Handoko Gani MBA BAII LVA @LieDetectorID
21) Nah, yang unik adalah walaupun tidak optimal (lihat poin 15), ternyata #LVA #LayeredVoiceAnalysis masih bisa memberikan hasil yang mirip dengan ekspresi wajah, gestur, verbal (style & content). Hipotesa keseluruhan itu adalah ....
Handoko Gani MBA BAII LVA @LieDetectorID
22) Hipotesa keseluruhan itu adalah: a) Regardless Anda melihat ekspresi wajah - gestur & mendengar suara - verbal (style & content) yang terlihat "fine-fine aja" dan calm (tenang), sebetulnya, Lala "stressful" atau bisa dikatakan: masalah tsb membuatnya (highly) stressed.
Load Remaining (13)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.