0
Partai Gerindra @Gerindra
1. Rencana pemerintah mengimpor beras sebesar 500.000 ton pada akhir Januari 2018 dinilai sangat janggal.
Partai Gerindra @Gerindra
2. Rencana tersebut hanya membuktikan kacaunya tata kelola pangan pemerintah sekaligus menunjukkan rendahnya mutu data pangan yg selama ini dimiliki.
Partai Gerindra @Gerindra
3. Kebijakan impor beras ini sangat aneh. Pernyataan pemerintah tidak sinkron satu sama lain. pic.twitter.com/3jUpOaotVV
Expand pic
Expand pic
Partai Gerindra @Gerindra
4. Kementan mengklaim mengalami surplus beras sebesar 329.000 ton. Dengan mengacu pada data BPS, kementan menyatakan bahwa sepanjang 2017 produksi beras mencapai 2,8 juta ton, sementara tingkat konsumsi beras sekitar 2,5 juta ton. pic.twitter.com/cRNu2Tzbkr
Expand pic
Partai Gerindra @Gerindra
5. Jika angka-angka ini benar, kita seharusnya memang surplus beras. Namun anehnya harga beras di pasar justru naik.
Partai Gerindra @Gerindra
6. Lalu pemerintah menyebut kelangkaan beras terjadi pada golongan bersa medium yg selama ini dikonsumsi oleh kalangan menengah, namun izin impor yg diterbitkan Kementan malah untuk beras premium.
Partai Gerindra @Gerindra
7. Hal itu tidak masuk akal, karena yg dianggap langka adalah beras medium, bukan beras premium.
Partai Gerindra @Gerindra
8. Selanjutnya, pemerintah berdalih impor beras bulan ini untuk menstabilkan harga beras, artinya untuk keperluan umum.
Partai Gerindra @Gerindra
9. Sementara izin impor untuk keperluan umum hanya dapat dilakukan oleh Bulog. Sangat janggal apabila Menteri Perdagangan malah memberikan izinnya ke perusahaan lain, bukan ke Bulog.
Partai Gerindra @Gerindra
10. Selanjutnya lagi, izin impor beras dikeluarkan pemerintah persis pada saat petani sedang menghadapi musim panen.
Partai Gerindra @Gerindra
11. Seperti diketahui, di saat Mendag mengumumkan kebijakan impor beras, pada hari yg sama, sejumlah daerah justru mengumukakan bahwa mereka mengalami surplus produksi beras.
Partai Gerindra @Gerindra
12. Seperti yg diungkapkan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Wijayanti, mereka menolak impor karena setiap tahunnya surplus. pic.twitter.com/eUT0AOpY7G
Expand pic
Partai Gerindra @Gerindra
13. Kejanggalan-kejanggalan tersebut seperti membuktikan bahwa pemerintah selama ini tidak transparan dalam mengelola kebijakan pangan.
Partai Gerindra @Gerindra
14. Seharusnya pemerintah melakukan operasi pasar jika memang harga beras terjadi di tengah surplus-nya persediaan.
Partai Gerindra @Gerindra
15. Kalaupun terpaksa impor, seharusnya dilakukan oleh Bulog. Bulog juga jangan mencari untung dengan dalih menstabilkan harga, sehingga prosesnya harus transparan dan diawasi ketat.
Partai Gerindra @Gerindra
16. Jikapun stok beras kita memang minus, artinya pemerintah selama ini berbohong dengan klaim surplus beras. Kami berharap agar setiap agar setiap rencana impor, berapa jumlah yg perlu diimpor, dan kapan sebaiknya impor dilakukan.
Partai Gerindra @Gerindra
17. Semua harus dikaji secara matang dan transparan dulu. Agar tidak terus menerus terjadi hal-hal heboh seperti ini.
Partai Gerindra @Gerindra
IMPOR BERAS: Mendag Ditegur, DPR Minta Batalkan Permendag 1/2018 industri.bisnis.com/read/20180115/… cc: @Edhy_Prabowo

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.