KEBIJAKAN-KEBIJAKAN ANIES SANGAT POPULIS BAHKAN CENDRUNG KEKIRI-KIRIAN | By @PartaiSocmed

Pemimpin populis kekiri-kirian macam Anies ini tak akan membawa Jakarta kemanapun selain kepada ketidak disiplinan dan kesemrawutan. Selamat menikmati warga DKI.
jakarta dki Anies Baswedan publicpolicy kebijakan Populis
1
#99 @PartaiSocmed
Kebijakan2 Gubernur Anies sangat populis bahkan cenderung kekiri-kirian. Becak yg sudah resmi dilarang di DKI sejak Gubernur Wiyogo Atmodarminto kini akan diijinkan lagi. Siap2 saja becak2 dari daerah akan membanjiri Jakarta. twitter.com/VIVAcoid/statu…
#99 @PartaiSocmed
Kebijakan blunder macam ini pernah terjadi jaman Sutiyoso. Karena alasan krismon Gubernur Sutiyoso memberikan ijin secara lisan becak boleh beroperasi di perumahan2. Hanya beberapa hari kemudian kebijakan lisan itu dicabut, namun ribuan becak sudah terlanjur menyerbu Jakarta.
#99 @PartaiSocmed
Pemimpin populis kekiri-kirian macam Anies ini tak akan membawa Jakarta kemanapun selain kepada ketidak disiplinan dan kesemrawutan. Selamat menikmati warga DKI.
#99 @PartaiSocmed
Sudah banyak contoh pemimpin daerah yg kebijakannya populis justru menghancurkan daerahnya sendiri. Contohnya adalah kepemimpinan Slamet Suryanto di kota Solo paska reformasi. Beliau ini mirip Anies, mengijinkan PKL berjualan di mana saja.
#99 @PartaiSocmed
Akibatnya jalan2 di seputar lapangan Banjarsari yg sebelumnya rapih jadi hancur dan kumuh karena dikuasai oleh PKL. pic.twitter.com/jflrKnEhCh
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Apakah para PKL itu cukup berjualan saja disana? Oh tidak. Mereka juga bikin pondasi2 beton untuk kiosnya, bahkan ada yg membangun toko permanen di sepanjang jalan lapangan Banjarsari itu. Itulah sisi buruk kebijakan populis yg terkesan pro rakyat kecil.
#99 @PartaiSocmed
Sebab pada dasarnya para PKL itu bukanlah rakyat yg benar2 miskin sebab omzetnya tidak kecil juga. Pendek kata kota Solo dibawah kepemimpinan Slamet Suryanto adalah kota yg kumuh dan tanpa disiplin.
#99 @PartaiSocmed
Baru sejak dipegang oleh Walikota baru Joko Widodo perlahan2 disiplin ditegakkan dan kota ditata kembali. Para PKL yg menguasai Banjarsari itu dibujuk agar mau pindah ke pasar yg sudah dibangun khusus utk mereka
#99 @PartaiSocmed
Dan setelah berkali2 dibujuk akhirnya para PKL yg sudah merasa memiliki lahan negara yg dikaplingnya itu mau pindah. Dgn kesadarannya sendiri para PKL itu membongkar kios2 dan toko mereka demi mendapat jatah toko di tempat baru.
#99 @PartaiSocmed
Kepindahan para PKL Banjarsari itu dilakukan dengan acara kirab yg meriah. Secara simbolis para PKL berjalan kaki dari lapangan Banjarsari menuju lokasi pasar yg baru. Prestasi inilah yg membuat nama Walikota Solo Jokow Widodo menjadi buah bibir. pic.twitter.com/B6jjfvVa03
Expand pic
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Bandingkanlah suasana lapangan Banjarsari sebelum dan sesudah relokasi yg dilakukan Walikota Joko Widodo. Lapangan Banjarsari kini kembali asri seperti dahulu. pic.twitter.com/YEFsQRR6Jn
Expand pic
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Poin dari thread ini adlh, apakah @aniesbaswedan akan kita kenang spt Slamet Suryanto yg sukses menjadikan kota Solo yg sebelumnya rapi menjadi kota yg semrawut dan tanpa aturan? Atau seperti Jokowi yg berhasil mengubah kota yg semrawut kembali jadi kota yg rapi dan indah?
#99 @PartaiSocmed
Maka biarlah @aniesbaswedan sendiri yg memutuskan dia akan dikenang sejarah sebagai apa. Terimakasih.

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.