Add to Favorite
0
Login and hide ads.
Politik Today @PolitikToday 18/12/2017 09:49:54 WIB
Hy tweeps sudah lama nih kami tidak Kultweet lagi. Kali ini kami akan kembali aktif untuk menyuguhkan "Opini" kami tentang politik indonesia saat ini, Tema yang kami akan angkat hari ini adalah "Persekusi Mainan Siapa?"
Politik Today @PolitikToday 18/12/2017 09:52:00 WIB
"Persekusi Mainan Siapa?" Persekusi merupakan serapan dari terminologi asing yang berasal dari kata persecution. pic.twitter.com/jnX9T1LzCS
 Expand pic
Politik Today @PolitikToday 18/12/2017 09:53:00 WIB
Persekusi berarti “pemburuan sewenang-wenang terhadap seseorang atau sejumlah warga yang kemudian diakiti, dipersusah, atau ditumpas”
Politik Today @PolitikToday 18/12/2017 09:55:00 WIB
Pola persekusi yang marak terjadi belakangan ini antara lain, menelusuri orang-orang di media sosial yang dianggap melakukan penghinaan, menginstruksikan massa untuk memburu target yang sudah dibuka identitasnya
Politik Today @PolitikToday 18/12/2017 09:58:29 WIB
dan mendatangi rumah atau kantor dengan melakukan intimidasi, dan dalam beberapa kasus dipukul, dipaksa menandatangani surat permohonan maaf bermaterai, dan ada pula yang didesak untuk dipecat.
Politik Today @PolitikToday 18/12/2017 09:58:57 WIB
Dalam beberapa kasus persekusi yang terjadi, pihak kepolisian dengan sigap menindak tegas para pelaku.
Politik Today @PolitikToday 18/12/2017 10:02:09 WIB
Contohnya kesigapan polisi dalam memburu pelaku persekusi yang menimpa seorang pemuda di Cipinang setelah sebelumnya pemuda ini menghina ulama di halaman facebooknya. pic.twitter.com/D5ZPBKw7bh
 Expand pic
Politik Today @PolitikToday 18/12/2017 10:02:29 WIB
“Ini sekarang yang penting kita bisa tangkap dulu. Nanti kalau sudah tertangkap kita bisa jelaskan,” ujar Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan saat ditanyai penangan kasus persekusi pemuda di Cipinang (3/6).
Politik Today @PolitikToday 18/12/2017 10:03:49 WIB
Persekusi juga terjadi di Solok, Sumatera Barat. Kejadian bermula ketika Dokter Fiera Lovita mengunggah tiga status di Facebook pada 19-21 Mei 2017 yang terkesan menghina ulama, khususnya Habib Rizieq. pic.twitter.com/bvsdUKWKFr
 Expand pic
Politik Today @PolitikToday 18/12/2017 10:04:26 WIB
“Kalau tidak salah, kenapa kabur? Toh ada 300 pengacara n 7 juta ummat yg siap mendampingimu, jangan run away lg dunk bib” (19/5), “kadang fanatisme sudah membuat akal sehat n logika tdk berfungsi lagi, udah zinah, kabur lg, masih dipuja & dibela” (20/5),
Politik Today @PolitikToday 18/12/2017 10:04:36 WIB
“masi ada yg berkoar2 klo ulama mesumnya kena fitnah, loh…dianya kaburr, mau di tabayyun polisi beserta barbuk ajah ga berani,” (21/5) tulis Fiera di media sosialnya.
Politik Today @PolitikToday 18/12/2017 10:05:41 WIB
Ratusan orang mendatangi rumahnya dan Fiera merasa terancam jiwanya dengan tindakan persekusi tersebut.
Politik Today @PolitikToday 18/12/2017 10:05:50 WIB
Menanggapi hal itu, Kapolri mencopot Kapolres Solok karena dianggap lamban dalam menangani kasus persekusi.
Politik Today @PolitikToday 18/12/2017 10:06:08 WIB
Pencopotan tercatat dalam telegram rahasia yang dikeluarkan dan ditandatangani Kepala Biro Sumber Daya Manusia Polri Irjen (Pol) Arief Sulistiyanto, Jumat (2/6/2017).
Politik Today @PolitikToday 18/12/2017 10:06:36 WIB
“Sudah saya sampaikan, kalau saya anggap nanti menurut penilaian saya, Kapolres di Solok (Kota) saya anggap lemah, takut, ya saya ganti.
Politik Today @PolitikToday 18/12/2017 10:07:19 WIB
Ganti dengan yang berani dan tegas,” ujar Tito di kediaman Ketua MPR RI Zulkifli Hazan (2/6) pic.twitter.com/8Cg8zz0UpW
 Expand pic
Politik Today @PolitikToday 18/12/2017 10:07:30 WIB
Jokowi pun mengecam segala bentuk tindak persekusi dan menganggap persekusi merupakan tindakan yang berlawanan dengan hukum negara Indonesia
Politik Today @PolitikToday 18/12/2017 10:07:44 WIB
“Ini sangat berlawanan dengan azas hukum negara. Jadi perorangan atau kelompok maupun organisasi apapun itu, tak boleh main hakim sendiri. Tak boleh,” tegas Jokowi di Universitas Muhammadiyah Malang (3/6).
Politik Today @PolitikToday 18/12/2017 10:07:59 WIB
Namun arahan Presiden tersebut ditanggapi dingin oleh beberapa netizen. Mereka menganggap Jokowi berat sebelah dalam menangani kasus persekusi yang terjadi.
Politik Today @PolitikToday 18/12/2017 10:08:18 WIB
“Aksi-aksi, Balok ormas GMB, Iwan bopeng, Steven, Nathan, Rumah SBY Digeruduk, Banser bubarkan Pengajian, Massa pro Ahok menyandera pegawai LP, Penghadangan Fahri hamzah, Ustad Tengku di Bandara, itu semua PERSEKUSI Bukan??
Politik Today @PolitikToday 18/12/2017 10:08:35 WIB
Sampe sekarang Gak ada kabar? Kalau dilakukan kelompok Pro Rezim, BUKAN PERSEKUSI? Rezim yang bikin Eneg! Semoga kita semua dijauhkan dari Jiwa2 PKI,” tulis salah satu netizen yang bernama Rudy Kuswarno di laman facebooknya.
Politik Today @PolitikToday 18/12/2017 10:08:47 WIB
Baru ini juga terjadi dugaan persekusi yang dialami Ustadz Abdul Somad (UAS) yang melakukan safari dakwah ke Pulau Bali. Beliau dihadang oleh sekelompok massa yang diduga digerakkan oleh senator asal Bali Arya Wedakarna.
Politik Today @PolitikToday 18/12/2017 10:09:11 WIB
UAS dipaksa untuk mengikrarkan kecintaan dirinya kepada NKRI dan mencium bendera Merah Putih. Hal ini mendapat komentar yang beragam, termasuk senator asal Jakarta Fahira Idris menganggap persekusi terhadap UAS salah alamat.
Politik Today @PolitikToday 18/12/2017 10:09:22 WIB
“Memaksa UAS ikrarkan kebangsaan apalagi disertai intimidasi, ancaman dan kata-kata kasar oleh gerombolan orang yang sama sekali tidak punya otoritas untuk itu adalah tindakan yang sangat merendahkan,” kata Fahira (8/12).
Load Remaining (12)

Bookmarked tags

No tags
Login and hide ads.