Visiting Host Maid Club 12 (Levi)

Chirpified
writing
0
Rivaille. @Host_Ackerman
#ClosedPlot with @.MisukaMashi [ As client ] ⇒ At Host Club. ⇒ Current time. -------------------------------- Tak terasa pergantian tahun untuk 2017 tinggal menghitung beberapa jam lagi. Suasana di luar sangat ramai terlihat dari orang yang berlalu lalang untuk --
Rivaille. @Host_Ackerman
-- menyambut pergantian tahun ini dengan gembira walaupun udara di luar cukup dingin tapi tidak menyurutkan semangat mereka, dan juga berharap tahun 2018 lebih baik lagi dan juga mendapatkan berkah yang lebih baik. Begitu juga seorang pemiliki surai hitam ini, Rivaille, --
Rivaille. @Host_Ackerman
-- berharap akan lebih baik lagi dan lagi. Harapan yang terdengar umum memang tapi bukan kah semua orang ingin menjadi lebih baik lagi? Harapan orang berbeda-beda. Saat ini Rivaille menunggu kliennya, ia melirik kearah cermin sekali lagi yang tertancap apik di dinding --
Rivaille. @Host_Ackerman
-- ruang host untuk memperhatikan penampilannya malam ini, ya― ini kali pertamanya ia kembali bekerja dari cuti panjang yang ia ambil kemarin, entah kenapa ia menjadi sedikit gugup tapi ia tetap tenang. Lalu tiba-tiba saja sebuah pesan masuk di ponselnya dan langsung --
Rivaille. @Host_Ackerman
-- saja Rivaille membacanya, ternyata pesan yang memberitahukan kalau ia ada klien. Rivaille segera bergegas untuk menghampiri gadisnya malam ini. Tak ingin membuatnya menunggu lama. Rivaille mengenal kliennya kali ini karena ia pernah melayaninya sekali dan ini --
Rivaille. @Host_Ackerman
-- kali keduanya. Tak perlu mencarinya, kedua iris kehitamannya sudah bisa melihat sang gadis dari kejauhan yang tengah duduk di sofa ruang tunggu khusus pelanggan Club yang datang. "Selamat malam dan selamat datang kembali, nona. Aku Levi Ackerman, host yang akan --
Rivaille. @Host_Ackerman
-- menemani anda malam ini." ucapnya dan sedikit membungkuk. "Maaf membuat anda menunggu." lanjut sang adam. [ @MisukaMashi ]
島花澄 @MisukaMashi
@Host_Ackerman Selagi menunggu, sang nona muda mencoba mengingat-ingat kapan ia pernah memesan host bernama Levi ini sebelumnya. Ia ingat pernah memesannya, tapi lupa kapan tepatnya. Saat sedang ada tema tsundere, kalau tidak salah. Atau adik laki-laki? Nah, yang manapun sama saja. —
島花澄 @MisukaMashi
— Sama-sama menjadi alasan kenapa Kasumi memilihnya lagi. Ya. Ia ingin dilayani oleh host ini dengan kepribadian aslinya, tanpa tema apapun. Karena sepertinya akan menarik, dan Kasumi ingin malam tahun barunya sedikit lebih berwarna. Tak lama ia menunggu, sang host yang —
島花澄 @MisukaMashi
— tampan-meski-tak-tinggi itu terlihat dari kejauhan; menghampirinya. "Selamat malam. Aku tak menunggu lama, kok." Segera saja kaki diluruskan, tubuh beranjak bangun. Jelas terlihat perbedaan tinggi mereka, tapi itu tak mengganggu Kasumi. Gadis itu tanpa segan melingkarkan —
島花澄 @MisukaMashi
— tangan di lengan sang host yang cukup padat berisi. Maskulin sekali. "Ayo ke dalam, disini dingin." Rengeknya manja, mempererat pelukannya di lengan sang adam. { @Host_Ackerman }
Rivaille. @Host_Ackerman
@MisukaMashi Rivaille menegakkan badannya kembali dan kini menatap lawan bicaranya dengan tatapan khasnya. "Syukurlah kalau begitu." jawabnya sambil menghembuskan nafasnya pelan. Karena ia sedikit tidak enak kalau sang klien harus menunggunya lama, itu juga tidak baik untuk citra Club --
Rivaille. @Host_Ackerman
-- jikalau kliennya komplain karena kesalahan yang dibuat oleh dirinya sendiri. Lalu baru saja akan menawarkan tempat mana yang akan di pilih sang klien untuk duduk hingga pergantian tahun nanti, ucapannya terhenti karena tangan sang gadis sudah melingkarkan tangannya --
Rivaille. @Host_Ackerman
-- di lengan Rivaille, matanya melirik sebentar ke lengannya, maniak kebersihan ini tidak terlalu suka kalau ada seseorang yang menyentuh dirinya secara tiba-tiba. Tapi disini lah letak ke profesionalan milik Rivaille, ia menjauhkan rasa itu. Jadi yang ia bisa lakukan hanya --
Rivaille. @Host_Ackerman
-- menerimanya, toh ini juga masih wajar kan? Antara Host dan Klien. "Ingin duduk dimana, nona?" tawar sang host kepada sang klien yang mulai melangkahkan kedua tungkainya. [ @MisukaMashi ]
島花澄 @MisukaMashi
@Host_Ackerman "Panggil Kasumi saja, aku tak suka dipanggil 'nona'." Sergah sang dara cepat, masih menjaga ritme langkahnya yang lambat. "Hm.. Bagaimana kalau di atap? Aku ingin melihat kembang api, nanti."
Rivaille. @Host_Ackerman
@MisukaMashi Okay, setiap orang berbeda-beda. Jadi Rivaille akan memanggil kliennya saat ini dengan panggilan namanya langsung tanpa embel-embel 'nona'. Ia pun menyukainya karena menurutnya itu terlalu merepotkannya. "Baiklah, Kasumi." ucap Rivaille sesuai permintaan sang gadis. Karena --
Rivaille. @Host_Ackerman
-- perbedaan tinggi yang cukup berbeda, Rivaille sedikit menoleh keatas saat mendengar ucapan sang gadis, diluar? batinnya. "Diluar? Kurasa udaranya cukup dingin, Kasumi. Bagaimana di dalam saja?" tawar Rivaille lagi, bukannya ia ingin mendikte kliennya, ia hanya tak --
Rivaille. @Host_Ackerman
-- ingin sang klien kedinginan nantinya. [ @MisukaMashi ]
島花澄 @MisukaMashi
@Host_Ackerman Kasumi mengulum senyum, senang ia mendengar suara pria itu memanggil namanya. "Iie. Di luar saja. Kau kan bisa menghangatkanku nanti." Tutur gadis itu, berseloroh. Karena detik berikutnya segaris senyum terukir di wajahnya. "Aku akan memesan minum, kok. Jadi di luar saja, ya?"
Rivaille. @Host_Ackerman
@MisukaMashi "Baiklah." sepertinya keingin sang klien begitu tinggi ingin duduk diluar, Rivaille juga tidak bisa berkutik kalau sudah begitu jadinya. Sesampainya didepan pintu yang menghubungkan Club ourtdoor, Rivaille melangkah duluan guna membukakan pintu untuk sang gadis sehingga --
Rivaille. @Host_Ackerman
@MisukaMashi -- tangan yang melingkar di lengannya terlepas secara perlahan. "Silahkan, Kasumi." mempersilahkan sang klien. Rivaille melirik sesaat keluar, untung saja salju tidak turun, hanya saja udara yang cukup dingin. Tidak ada bedanya sepertinya.
島花澄 @MisukaMashi
@Host_Ackerman Gentle sekali host yang satu ini, tidak mau menolak permintaan kliennya. Tapi tidak juga serta-merta mengiyakan begitu saja. Kasumi suka. Karena itulah meski pelukan di tangannya terlepas, ia tidak protes dan turut melangkah menuju bagian outdoor host club. Disapa semilir —
島花澄 @MisukaMashi
— angin musim dingin, Kasumi sedikit berjengit. Untung malam ini cerah, jadi sepertinya mereka bisa melihat kembang api di kejauhan. "Levi, apa perapiannya bisa menyala?" Ranum melontar tanya saat tubuh telah menyentuh salah satu sofa. { @Host_Ackerman }
Rivaille. @Host_Ackerman
@MisukaMashi Saat Rivaille membuka pintu bersamaan juga angin musim dingin ia rasakan hingga balik tuxedo putih yang ia kenakan, lumayan dingin juga, Rivaille kembali menutup pintu tersebut saat melihat gadisnya sudah mendudukan diri di sebuah sofa yang sudah disediakan. --
Load Remaining (110)
Login and hide ads.