"Kemunafikan Manusia" by @PrijantoRabbani

Chirpified By @M4ngU5il
0
#SangGelombang @PrijantoRabbani

Dan bila mereka berjumpa dg orang-orang beriman, mereka mengatakan : “Kami telah beriman”. Dan bila mereka kembali kepada syaitan-syaitan mereka (pemimpin-pemimpin mereka), mereka mengatakan : “Sesungguhnya kami sependirian dengan kamu, kami hanyalah berolok-olok.” #Munafik

07/01/2018 13:14:51 WIB
#SangGelombang @PrijantoRabbani

Allah akan (membalas) olok-olokan mereka dan membiarkan mereka terombang-ambing dalam kesesatan mereka.  #Munafik

07/01/2018 13:15:20 WIB
#SangGelombang @PrijantoRabbani

Mereka itulah orang-orang yang membeli kesesatan dengan petunjuk, maka tidaklah beruntung perniagaan mereka dan tidaklah mereka mendapat petunjuk. #Munafik

07/01/2018 13:15:58 WIB
#SangGelombang @PrijantoRabbani

Demikian bunyi ayat 14 - 16, surat Al Baqarah. Ayat-ayat ini masih merupakan lanjutan dari ayat-ayat sebelumnya tentang ciri-ciri atau sifat-sifat orang munafik. #Munafik

07/01/2018 13:17:08 WIB
#SangGelombang @PrijantoRabbani

Ayat tersebut menegaskan bahwa ciri menonjol orang munafik adalah bermuka dua. Jika bertemu dengan orang-orang beriman mereka menyatakan keislaman dan keimanannya. #Munafik

07/01/2018 13:19:18 WIB
#SangGelombang @PrijantoRabbani

Namun, apabila mereka berada di tengah teman-temannya, pemimpin-pemimpinnya, kalangannya, komunitasnya, mereka pun mengatakan bahwa itu semua sebenarnya hanyalah untuk memperolok-olokkan orang-orang beriman, kaum Muslimin saja. #Munafik

07/01/2018 13:19:43 WIB
#SangGelombang @PrijantoRabbani

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam menyebut orang yang bermuka dua (al-wajhain) sebagai manusia yang paling buruk. #Munafik

07/01/2018 13:20:45 WIB
#SangGelombang @PrijantoRabbani

Mereka orang-orang munafik melakukan demikian, bermuka dua, karena bermaksud hendak memperolok-olok saja, mempermainkan orang-orang beriman. #Munafik

07/01/2018 13:21:52 WIB
#SangGelombang @PrijantoRabbani

Demikianlah mereka hendak memperolok-olok orang-orang beriman, tapi kemudian Allah lah yang akan membalas perbuatan mereka. #Munafik

07/01/2018 13:22:37 WIB
#SangGelombang @PrijantoRabbani

Terlebih pada hari akhirat nanti, Allah lebih-lebih akan membalas olok-olokan mereka.  #Munafik

07/01/2018 13:23:20 WIB
#SangGelombang @PrijantoRabbani

Sebagaimana Allah tegaskan dalam firman-Nya di Qs. Al Hadiid : 13 'Pada hari ketika orang-orang munafik laki-laki dan perempuan berkata kepada orang-orang yang beriman: ‘Tunggulah kami supaya kami dapat mengambil sebahagian dari cahayamu.’ #Munafik

07/01/2018 13:25:40 WIB
#SangGelombang @PrijantoRabbani

Dikatakan (kepada mereka): ‘Kembalilah kamu ke belakang dan carilah sendiri cahaya (untukmu).’ Lalu diadakan di antara mereka dinding yang mempunyai pintu. Di sebelah dalamnya ada rahmat dan di sebelah luarnya dari situ ada siksa.” (Q.S. Al-Hadits : 13). #Munafik

07/01/2018 13:26:25 WIB
#SangGelombang @PrijantoRabbani

Di ayat lain juga Allah tegaskan, Sesungguhnya orang-orang munafik itu hendak menipu Allah, dan Allah pun akan membalas tipuan mereka”. (Q.S. An-Nisa’ : 142).   #Munafik

07/01/2018 13:27:28 WIB
#SangGelombang @PrijantoRabbani

Padahal akibat dari penipuan itu, kembalinya tidak kepada siapa-siapa selain kepada diri mereka sendiri. Namun sayang karena kebodohan mereka yang sangat, jauhnya dari petunjuk, itu yang membuat mereka tidak menyadari kelakuannya. #Munafik

07/01/2018 13:27:59 WIB
#SangGelombang @PrijantoRabbani

Allah pun akan membiarkan orang-orang munafik itu terombang-ambing dalam kesesatan mereka. Allah membiarkan mereka bergelimang terus dalam kesesatan. Mereka (para munafik) menganggap yang dilakukan adalah sebuah kebenaran. #Munafik

07/01/2018 13:29:17 WIB
#SangGelombang @PrijantoRabbani

Mereka orang-orang munafik itu dengan sifat-sifat buruknya, lebih memilih jalan kesesatan dan hawa nafsu, menolak petunjuk dan jalan yang lurus. Pada akhirnya pilihan itu justru merugikan mereka sendiri karena mereka tidak mau lagi menerima kebenaran. #Munafik

07/01/2018 13:30:12 WIB
#SangGelombang @PrijantoRabbani

Begitulah, orang-orang munafik membeli kekafiran dg keimanan, membeli kesesatan dg petunjuk. Sehingga mereka tak memperoleh apa-apa, hanya kerugian. Sebab tak mendapat petunjuk dan justru akan membawanya pada siksa neraka. Demikian itulah kerugian yang nyata! #Munafik

07/01/2018 13:33:10 WIB
#SangGelombang @PrijantoRabbani

Orang-orang munafik, selain menipu Allah, mereka juga menipu diri sendiri. Orang seperti ini tak akan bahagia hidupnya. Kebahagiaan yang ditampilkan adalah palsu. #Munafik

07/01/2018 13:36:04 WIB
#SangGelombang @PrijantoRabbani

Begitulah sifat munafik, bermuka dua di dalam hidup, dan ini akan lebih berbahaya manakala jika ada di dalam shaf perjuangan umat. #Munafik

07/01/2018 13:37:10 WIB
#SangGelombang @PrijantoRabbani

Sebab, orang-orang munafik adalah musuh dalam selimut, yang selalu menggunting di dalam lipatan, bermain di air keruh, menelikung kawan seiring, bermain genderang suka cita di atas penderitaan orang lain. #Munafik

07/01/2018 13:38:01 WIB
#SangGelombang @PrijantoRabbani

Dalam sejarah Islam tercatat, bagaimana perilaku bermuka dua dari orang-orang munafik tersebut. Mereka mengaku beriman manakala bersama kaum mukminin. Namun, ketika kembali pada kelompoknya, mereka kembali kekufurannya bahkan membocorkan rahasia kekuatan umat Islam #Munafik

07/01/2018 13:40:05 WIB
#SangGelombang @PrijantoRabbani

Mereka ini lebih berbahaya daripada orang kafir yang jelas-jelas menampakkan kekafirannya. Namun Allah senantiasa bersama orang-orang beriman. #Munafik

07/01/2018 13:41:01 WIB

Comment

No comments yet. Write yours!