0
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Manteman, mumpung belum masuk 2018 ini saya bikin catatan kecil tentang apakah pemerintah sukses bikin rakyat sejahtera atau tidak dengan Indikantor yang sangat sederhana dan dapat kita rasakan. Sebab semua jadi omong-kosong kalau rakyat tambah susah. #CatatanTahunKe4
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Selamat 3 tahun terakhir, bagaimana laju kesejahteraan rakyat? Kita kesampingkan data makro semisal angka pertumbuhan ekonomi yg pd masa Jokowi ini berjalan stagnan. Data makro tdk bisa bicara banyak dan mendetail jika itu terkait #SektorKesra #CatatanTahunKe4
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Pertumbuhan PDB (Produk Domestik Bruto) atau “kue ekonomi yang membesar” sangat bias kesejahteraan jika ketimpangan pendapatan kita tinggi (gini ratio=0,39). Thn 2016 GPD kita Rp 9.400 T, akhir tahun 2017 katakan jd Rp 10.000 T. #CatatanTahunKe4 #SektorKesra
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Sekedar membantu mengingatkan bahwa: Dalam bidang ekonomi, produk domestik bruto (PDB) adalah nilai pasar semua barang dan jasa yang diproduksi oleh suatu negara pada periode tertentu. PDB merupakan salah satu metode untuk menghitung pendapatan nasional. #CatatanTahunKe4
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Coba Lihat Rumus PDB Berikut: Y: Konsumsi + Investasi + BN + (Export-Import) :konsumsi adalah pengeluaran yang dilakukan oleh rumah tangga, investasi oleh sektor usaha, Belanja Negara oleh pemerintah, dan ekspor dan impor melibatkan sektor luar negeri. #CatatanTahunKe4
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Nah sekarang, kita bisa lihat bahwa Apalah artinya bagi kesejahteraan rakyat kita jika 74,8% kekayaan nasional hanya dimiliki 10% orang terkaya. Statistik dan pernyataan ini disampaikan oleh ekonom PDIP yg memimpin Megawati Institute: finance.detik.com/berita-ekonomi… #CatatanTahunKe4
URL detikfinance 239 Arif Budimanta: 1% Orang Terkaya RI Kuasai 45% Kekayaan Nasional Direktur Eksekutif Megawati Institute (MI) Arif Budimanta mengungkapkan, kekayaan nasional Indonesia masih dikuasai segelintir orang.
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Pernyataan Dr. Arief Budimanta yang dulu bersama saya membentuk kaukus ekonomi konstitusi di DPR periode lalu harusnya adalah peringatan kepada kabinet @jokowi bahwa ada yang salah dalam arah pembangunan kita. #CatatanTahunKe4 #SektorKesra
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Sebab Jika kita bicara kesejahteraan paling relevan adlh bicara nasib petani, buruh, dan pedagang kecil. Di luar itu relatif tidak perlu advokasi dan pembelaan, karena mereka sudah cukup mudah meng-akses pasar dan sumberdaya ekonomi ekonomi. #CatatanTahunKe4 #SektorKesra
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Data tahun 2017, dari 124,5 juta angkatan kerja, sebanyak 39,7 juta (sekitar 32%) atau 1/3 angkatan kerja kita tinggal di desa dan bekerja di sektor pertanian (lihat tabel: Jumlah Tenaga Kerja dan Persebaran berdasarkan Jenis Lapangan Pekerjaan Tahun 2017, data diolah Dr BPS). pic.twitter.com/e3Ob90z0V1
Expand pic
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Nah, Bagaimana nasib petani dan nelayan selama tiga tahun terakhir? Mari kita lihat berapa upah buruh tani dan nelayan karena upah mencerminkan daya beli atau pendapatan serta kesejahteraan di sektor tersebut. Data ini lebih terasa bagi yg dekat dengan rakyat. #CatatanTahunKe4
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Data BPS mencatat walau upah nominal meningkat, akan tetapi Upah riil buruh tani mengalami kemerosotan dari tahun ke tahun (lihat tabel di bawah olahan staf saya). Pada Januari 2014 upah nominal buruh tani Rp. 43.808,- dan naik menjadi Rp.50.213,-pada Oktober 2017. pic.twitter.com/pmqm6WbvBD
Expand pic
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Akan tetapi, seperti yang nampak dalam grafik; pertumbuhan kenaikan upah nominal ini tergerus inflasi sehingga menghasilkan upah riil buruh tani yang terus merosot dari Rp. 39.383,- pada januari 2014 menjadi hanya Rp.37.711 pada Oktober 2017. #CatatanTahunKe4 #SektorKesra
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Inilah akibat dari inflasi tapi Inflasi adalah data makro, sekali lagi statistik makro bias kesejahteraan bagi kelompok marginal. Bagi orang kaya inflasi yg hanya 3% tidaklah berarti apa2. Bagi orang miskin, inflasi adlh bahaya laten. #CatatanTahunKe4 #SektorKesra
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Inflasi yang terjadi sepanjang tahun membuat jarak (ketimpangan) antara upah nominal dan upah riil semakin melebar. Ini mengindikasikan bahwa semakin hari kondisi buruh tani semakin tertekan, kesejahteraan merosot tajam. #CatatanTahunKe4 #SektorKesra
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Kelompok tani dan nelayan hidup di pedesaan dan angka kemiskinan sebagian besar disumbang dari masyarakat desa yg kesejahteraannya selalu terancam oleh kebijakan. Terutama kebijakan yang memberi dampak pada inflasi. Seperti kenaikan BBM dan listrik pada dalam 3 tahun terakhir.
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Dari sisi persentase, tingkat kemiskinan dlm 3 tahun terakhir boleh jadi menurun, walau tdk signifikan. Tp jika ditinjau lbh dlm kemiskinan justru semakin parah. Statistik pemerintah kadang tidak mau jujur mengungkap secara utuh. #CatatanTahunKe4 #SektorKesra
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Dilihat dari Indeks keparahan kemiskinan yg justru meningkat di era Jokowi (lihat tabel data BPS yg diolah staf saya). Tingkat keparahan terutama terjadi di desa. Dimana kemiskinan sangat terkait dengan dunia pertanian. #CatatanTahunKe4 #SektorKesra pic.twitter.com/dzVci6j73U
Expand pic
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Inilah gambaran detail kesejahteraan sebagian besar masyarakat kita. Golongan petani nelayan dan pedagang kecil. Mereka adalah mayoritas bangsa Indonesia. Secara politik dari merekalah mandat kepemimpinan kita berasal. #CatatanTahunKe4 #SektorKesra
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Sementara itu, kesibukan pemerintah nampak tidak ter konsolidasi, bau ideologinya berbeda dalam kabinet dan juga dengan partai pendukung. Ada yg sibuk bersosialisme ada yang sibuk ber kapitalisme. #CatatanTahunKe4
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Marilah kita tertibkan langkah tahun 2018. Semoga kita masih ada waktu untuk lebih Mensejahterakan rakyat. Proyek2 besar Ok tapi perlu menghitung daya tahan rakyat. Indikator bagi rakyat terlalu kejam. Rakyat makan 5000 perak sehari sudah dianggap tidak miskin.
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Saya akan bikin catatan lain terkait sektor ekonomi terutama memasuki 2018. Kritik ini agar pemerintah berhati2 atas pujian yang niatnya jahat. Pujian kaum kapitalis tidak mikirin perut rakyat. Mereka memuji karena mereka untung besar. #CatatanTahunKe4 #SektorKesra
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Terima kasih...Sekali Lagi: Selamat Tahun Baru 2018 M. drive.google.com/drive/folders/… Format : PDF & CDR SILAHKAN YG MAU CETAK KALENDER 2018M.

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.