0
Ronnie Higuchi Rusli. @Ronnie_Rusli
Bayangkan kalau yg utang perusahan dibayar dng utangan dibayar dng utangan lagi dibayar dng utangan lagi apa perusahan itu perusahan bonafit dan sehat?? apa itu namanya bangkrut?? jawapos.com/read/2017/12/2…
URL www.jawapos.com 384 Utang RI Diperkirakan Tembus Rp 4.300 T, Tapi Masih Dalam Batas Aman Tanggungan pemerintah untuk membayar utang Rp 616 triliun tersebut setara dengan 32 persen dari total pendapatan negara.
Ronnie Higuchi Rusli. @Ronnie_Rusli
@bne_w Sampai 200% oleh siapapun yg memerintah pasti dibilang aman karena nanti tunjuk Jepang yg utang terhadap PDB sudah 200% lebih (jangan salah pemerintah Jepang utangnya dalam yen kepada rakyatnya sendiri dlm Yen) beda kita utang dlm US$ bayar dng Rp
Rinaldi Malimin @RinaldiMalimin
@Ronnie_Rusli Tingkat kenaikan hutang LN yg lebih besar dr tingkat pertumbuhan ekonomi jelas akan membebani APBN dan memperlemah kemampuan Pemerintah untuk mensupport kebutuhan rakyat dalam APBN. Kita tdk bisa hanya melihat debt ratio to GDP semata.
Ronnie Higuchi Rusli. @Ronnie_Rusli
@RinaldiMalimin Selama ini yg ditunjukkan cuma ratio dalam Rp terhadap pendapatan bruto tetapi tdk pernah disebutkan bahwa utang kita adalah dlm US$ sementara pemerimaan negara dr pajak dlm Rp, beda dng Jepang utangnya Yen, Amerika utangnya US$ dapatnya Yen & $
Rinaldi Malimin @RinaldiMalimin
@Ronnie_Rusli Betul Pak Dan kondisi ini diperparah dgn ekspor kita rendah terhadap GDP, jauh dibanding dgn bbrp negara2 jiran ASEAN apalagi negara maju lainnya. Rapuh perekonomian Indonesia.
Ronnie Higuchi Rusli. @Ronnie_Rusli
@RinaldiMalimin Kita sudah “100% tdk mampu ekspor produk manufaktur apapun sekali lagi apapun produk manufaktur” kalah total harganya dengan China. “Yang kita mampu cuma ekpor produk jaman VOC plus Indomie” itu saja tidak ada yg lain lagi. Semua kita sudah impor
Rinaldi Malimin @RinaldiMalimin
@Ronnie_Rusli Masih bisa Pak. Kita "paksa" para manufacturer asing unt terus meningkat porsi produksi mereka unt ekspor. Sdh terjadi pada industri otomotif, nilai ekspor nya meningkat terus dlm bbrp tahun ini dan masih bisa unt terus meningkat. BUMN jg bisa didorong unt hal yg sama.
Rinaldi Malimin @RinaldiMalimin
@Ronnie_Rusli Saya "ledekin" teman2 alumnie Jepang yg bekerja di bbrp manufacturing automotive Jepang yg ada di sini "Masak kalah sama Indomie & industri makanan ?" :-)
Ronnie Higuchi Rusli. @Ronnie_Rusli
@RinaldiMalimin Kalau semua kita impor IMF dan WB serta bank-2 kaki tangannya sangat suka selama utang dibayar dng utangan baru dibayar dng utangan baru lagi rating utang kita dinilai baik oleh Moody’s, Fitch Group & S&P dan menterinya bangga 😀😀🤪
Rinaldi Malimin @RinaldiMalimin
@Ronnie_Rusli Ha ha ha ha...kocak memang kita Pak, kok bangga dpt predikat pengutang yg baik.
Ronnie Higuchi Rusli. @Ronnie_Rusli
@RinaldiMalimin Kalau produk manufaktur jepang yg ekspor kedalam grup yg sama lebih ke arah efisiensi pengeluaran perusahannya krn labor cost disini murah & itu manufaktur dalam 1 grup yg sama spt Toyota dng group usaha supplier yg jadi pemasok tetap.
Rinaldi Malimin @RinaldiMalimin
@Ronnie_Rusli Tp problemnya adalah struktur industri kita juga tdk lengkap, sehingga "pemaksaan" meningkatkan ekspor tsb tidak bisa maksimal menyamai negara Thai maupun Vietnam. Harus didorong juga tumbuhnya industri nasional. Yg dibutuhkan bkn saja keberpihakan tetapi penguatan industri
Ronnie Higuchi Rusli. @Ronnie_Rusli
@RinaldiMalimin Saya kasih contoh kita ada pbrik baja terbesar (tdk perlu namanya) SNI baja utk baja impor dia yg bikin/ rekayasa, akibatnya baja dri China semua masuk utk konstruksi perumahan dan gedung timggi, baja pabrik itu tdk laku krn kemahalan
Rinaldi Malimin @RinaldiMalimin
@Ronnie_Rusli Dari cerita bbrp teman yg bekerja di perusahaan otomotif Jepang, keunggulan kompetitif kita lemah dibanding negara lain tempat mereka juga berinvestasi. Kita kalah dgn Thai dan Vietnam. Indonesia belum menjd pilihan utama produksi unt eksport
Ronnie Higuchi Rusli. @Ronnie_Rusli
@RinaldiMalimin Salah satu grup besar jepang sebelum China terbuka, Indonesia adalah basis manufaktur, tetapi sekarang semua dipindah ke China krn lebih murah dan skill labor jauh lebih baik dari Indonesia.
Rinaldi Malimin @RinaldiMalimin
@Ronnie_Rusli Inilah salah satu problem kita juga. Banyak regulasi yg justru melemahkan kita sendiri, by design....saya tdk mengerti mengapa demikian.
Ronnie Higuchi Rusli. @Ronnie_Rusli
@RinaldiMalimin Ada pabrik manufaktur jepang mau invest di Indonesia mrk survey ke Univ di Indonesia UI-ITB dan Gama untuk jumlah skill worker level Ir, akhirnya pilih China krn tdk cukup di Indonesia.
Ronnie Higuchi Rusli. @Ronnie_Rusli
@RinaldiMalimin Raja Salman bawa pangeran-2 utk investasi di Indonesia, mereka ditunjukkan tempat-2 lokasi cuma pkai mulut “tidak ada FS dalam bahasa inggeris yg lengkap dengan financial analysis” akhirnya batal semua.
Rinaldi Malimin @RinaldiMalimin
@Ronnie_Rusli Betul Pak SDM kita memang lemah di bbrp hal dibanding negara lain, ini yg membuat bbrp investor dgn kebutuhan SDM skill tinggi kesulitan unt masuk ke Indonesia. Ttp ada bbrp juga yg berhasil, ada 2 perusahaan Jepang baru ( 2-3 thn lalu invest di Indonesia ) dan berhasil
Ronnie Higuchi Rusli. @Ronnie_Rusli
@RinaldiMalimin Yup regulasi di Indonesia mematikan investasi disini, karena regulasi untuk memperkaya pejabatnya dan masih berlaku sampai detik ini tanpa ijin tdk ada investasi dan investor semua pergi ke China. Saya sdh lama tau kenapa China jd t4 tujuan manufaktur
Rinaldi Malimin @RinaldiMalimin
@Ronnie_Rusli Waduh....repot kalau begitu Pak. Pemerintah harus benar benar serius kalau mau mengundang semakin banyak berinvestasi di sini. Pola hanya dgn support perijinan saja tdk cukup.
Ronnie Higuchi Rusli. @Ronnie_Rusli
@RinaldiMalimin Hampir semua investor dr LN kalau diajak berinvestasi selalu tanya “do you have complete feasibility study and financial analysis” ini yg pemerintah kita tdk mampu menulis/melengkapi dlm international language. Mampunya FS nya cuma pakai lidah saja.
Rinaldi Malimin @RinaldiMalimin
@Ronnie_Rusli Pola seperti ini harus segera dihentikan Pak. Bila tdk, percuma kita menghabiskan ratusan trilliun ( bukan hanya unt infra dll ) setiap tahun melalui APBN tp dampaknya bagi perekonomian kita tdk significant.
Load Remaining (13)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.