Inilah Nilai Sebuah Waktu by @sidogiri

Chirpified
islam religion
639 View 0 comments
Add to Favorite
0
Login and hide ads.
Pesantren Sidogiri @sidogiri 08/12/2017 18:27:23 WIB
Assalamualaikum. Untuk mengisi waktu maghrib mimin mengajak Tweep untuk #NgajiTafsir dengan judul berikut: pic.twitter.com/D14vriMdRt
 Expand pic
URL Twitter Pesantren Sidogiri on Twitter “Assalamualaikum. Untuk mengisi waktu maghrib mimin mengajak Tweep untuk #NgajiTafsir dengan judul berikut:”
Pesantren Sidogiri @sidogiri 08/12/2017 18:30:22 WIB
1. Secara global nikmat itu terbagi menjadi dua, yakni ushul (pokok) dan furu' (cabang). Di antara cabang nikmat adl melimpahnya harta dan kesehatan sehingga kita bisa melakukan ibadah dan kebajikan. Sedangkn di antara pokok2nya nikmat adl nikmat waktu.
Pesantren Sidogiri @sidogiri 08/12/2017 18:33:19 WIB
2. Al-Quran banyak berbicara mengenai nikmat yang satu ini, salah satunya pada Surah al-Ashr tersebut. Dlm surah ini Allah bersumpah menggunakan waktu. Ini menandakan betapa berharganya sebuah waktu.
Pesantren Sidogiri @sidogiri 08/12/2017 18:35:15 WIB
3. Oleh karena itu, dalam salah satu hadis melalui jalur Abu Hurairah ra Rasulullah saw bersabda: "Janganlah kalian mencela waktu karena sesungguhnya Allah adalah (pencipta) waktu".
Pesantren Sidogiri @sidogiri 08/12/2017 18:37:02 WIB
4. Menurut Imam Fakhruddin ar-Razi ayat ini menjelaskan bahwa pada dasarnya manusia berada dalam kerugian. Kerugian ini amat tampak pd orang yg tdk beriman kpd Allah swt, yakni rugi dunia dan akhirat.
Pesantren Sidogiri @sidogiri 08/12/2017 18:38:15 WIB
5. Berbeda dengan orng mukmin, kendati mereka mengalami kerugian di dunia seperti ekonomi yang sulit tapi itu seberapa dibanding keuntungan yang akan ia dulang kelak di akhirat.
Pesantren Sidogiri @sidogiri 08/12/2017 18:40:17 WIB
6. Kemudian Allah swt mengecualikan manusia yang tidak akan pernah merugi yakni mereka yang memiliki empat sifat, pertama beriman kepada Allah swt dengan sebenar-benarnya iman. Kedua, senantiasa beramal saleh.
Pesantren Sidogiri @sidogiri 08/12/2017 18:42:26 WIB
7. Ketiga, saling menasehati dengan kebenaran, dan keempat saling menasehati untuk selalu bersabar dengan menahan diri melakukan kemaksiatan yg menjadi kecenderungan nafsu serta bersabar melakukan ketaatan yang biasanya berat bagi nafsu.
Pesantren Sidogiri @sidogiri 08/12/2017 18:44:54 WIB
8. Para salaf saleh slalu mewanti-wanti kita untuk senantiasa menjaga waktu dan mengisinya dengan hal-hal positif. Imam al-Ghazzali dalam Bidayatul-Hidayah-nya mengataka: "Waktumu adlh umurmu, umurmu adlh modalmu yg kamu gunakn tuk berniaga...
Pesantren Sidogiri @sidogiri 08/12/2017 18:46:43 WIB
9. ...setiap hembusan nafasmu adalah berlian yang tak ternilai harganya krn memang tdk ada padanannya, jika ia telah berlalu maka tidak akan pernah kembali lagi". Begitu juga dengan Imam Muhammad bin Idris asy-Syafii.
Pesantren Sidogiri @sidogiri 08/12/2017 18:49:41 WIB
10. Beliau berkata: "Aku sering bergumul dng para sufi, dari mereka aku mendapatkan dua wasiat penting. Pertama, waktu adlh pedang, jika tdk digunakan dng baik maka ia akan menebasmu. Kedua, nafsumu jika tdk kau sibukkan dng hal positif maka ia akan menyibukkanmu dng hal negatif.
Pesantren Sidogiri @sidogiri 08/12/2017 18:51:26 WIB
11. Saking berharganya waktu, ulama terdahulu tidak melewatkannya begitu saja. Ada seabrek riwayat tentang salaf saleh yg bisa kita jadikan motivasi terkait memanfaatkan waktu se-apik mungkin.
Pesantren Sidogiri @sidogiri 08/12/2017 18:53:11 WIB
12. Salah satu tabiin yang dikenal zuhud, Amir bin Abdi Qays pernah diajak ngobrol oleh temannya. Ia pun berkata: "Hentikan dulu peredaran matahari itu maka aku bersedia mengobrol denganmu".
Pesantren Sidogiri @sidogiri 08/12/2017 18:55:17 WIB
13. Imam Abu Yusuf al-Qadhi al-Alma'i murid Imam Abi Hanifah yang selalu mulazamah dengan gurunya, tdk sempat hadir dalam prosesi tajhiz mayat putranya. Ia mewakilkannya kpd sanak familinya dengan alasan takut terlewatkan pelajaran yang diberikan oleh gurunya.
Pesantren Sidogiri @sidogiri 08/12/2017 18:57:30 WIB
14. Muhaddits kenamaan, guru dari muhaddits legendaris Imam Al-Bukhari dan Imam Muslim yakni Imam Ubaid bin Ya'isy al-Kufi selama tiga puluh tahun ketika makan disuapin oleh saudarinya sembari beliau menulis hadis.
Pesantren Sidogiri @sidogiri 08/12/2017 18:59:34 WIB
15. Demikianlah pentingnya dan berharganya sebuah waktu, semoga kita bisa meneladani para salaf saleh dlm menjaga waktu. Tidak hanya sibuk dengan debat2 kusir yang justru membuang-buang waktu dengan percuma. Wassalam.

Bookmarked tags

No tags
Login and hide ads.