Chirpstory will close the service later this year. At the end of September, you will not be able to post stories or comments.

Terlalu Fluent Ngomong "Makmu Kiper," Misuh-misuh Jawa Timuran ala Cewe Kanada Terlalu Kocak untuk Dilewatkan

Makmu kiper! Makmu sayap kanan!
1
Komisi Wasit @MafiaWasit

wisd ya, mikir mbundetnya sepakbola Indonesia kuwi MUng marai miSUh-miSUh wae! BYE pic.twitter.com/3hBWLzNXHi

06/12/2017 21:30:25 WIB

Dia adalah Sacha Stevenson, asal Kanada, kelahiran 21 Januari 1982.

Ini kutipan wawancara bersamanya:

Kapan pertama kali Anda ke Indonesia dan ceritakan bagaimana Anda tertarik untuk datang ke Indonesia?
Pertama kali datang ke Indonesia itu pada 2001. Sebelum berniat ke Indonesia, sebenarnya nggak tahu banyak tentang Indonesia, cuma kebetulan aku dapat pekerjaan sebagai guru bahasa Inggris. Jadi, ya aku coba aja dan ternyata seru.

Apakah keluarga Anda suka berpetualang seperti Anda?
Ayah aku sudah meninggal dunia. Tapi, dia sempat datang ke Indonesia, dan hamper tidak mau pulang lagi ke Kanada. Jadi dia sangat senang, suka traveling dan naik gunung di sini. Sementara ibu sering keliling dunia. Pekerjaan ibu membuat kami sering berpindah-pindah tempat tinggal. Ibu lebih suka ke pantai, ketimbang naik gunung.

Bagaimana Anda bisa fasih berbahasa Indonesia?
Kalau mau tahu caranya aku belajar bahasa Indonesia, aku sudah bikin video di Youtube tentang itu dengan judul “Learn Indonesian in 30 seconds: Indonesian the easy way”. I thing its called how I learned bahasa dan aku terangin di situ cara aku belajar, tapi aku belajar sendiri (otodidak) melalui majalah.

Apa yang membuat Anda sangat mencintai Indonesia, dan bahkan ada yang menganggap Anda ‘lebih Indonesia’ ketimbang orang Indonesia?
Aku cinta Indonesia dan dirasa sudah menyatu dengan jiwaku. Orang-orang yang aku temuin di sini juga ‘klik’ gitu sama aku. Begitu juga dengan bule yang ada di sini, entah kenapa. So I found that easy to make friends here and I think it is very beautiful country. Banyak pantai, banyak tanaman, banyak makanan, dan buah yang berbeda-beda. So, that’s part a reason. I love it!

Lihat channel Youtubenya

Comment

No comments yet. Write yours!