4
el diablo @digembok
Dirombongan gue gak banyak. Cuma 60an mobil, mayoritas mobil bak terbuka, isinya bocah-bocah tanggung. 13-17 tahun. Cabut dulu yak. Udah ada yg sotoy lihat2 gue buka HP. Byeee
el diablo @digembok
Yang ada di VIP Reuni 212 1. Amien Rais 2. Anis Rasyid Baswedan (Gubernur DKI) 3. Ustad imam Nawawi (Majlis Talim Adzkiro) 4. Slamet Maarif (Presidium Alumni 212) 5. Al Khaththath (Sekretaris Jenderal Forum uamt Islam) 6. Opick musisi. 7. Ahmad Dhani.
el diablo @digembok
Pesertanya: FPI, API, DDI, DKM, GNPF Ulama, Presidium 212, GISS, ICI, FUI, GMJ, PPMI, KOKAM, FORKAMI, KAMSI, FKDKM, FBR, Forkabi, PP, FAI, FSI, Jawara Betawi, Bang Japar, Laskar Jihad Kampung Hutan...
el diablo @digembok
Jawara Jaga Kampung, Gempur, Ex HTI, IRMA, IMM, GUIB, MMI, GPSM, Ponpes Al Husnah, FKM Pemalang, Laskar Fastabikhul Khairot, Jawara Betawi, Laskar Betawi, PKS, PAN, PBB.
Muslim Cyber Army ☪️ @MCAOps
Laskar FPI bersama Ummat Islam #ReuniAkbar212 #Reuni212 pic.twitter.com/LH2dgfymNQ
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Expand pic
URL detiknews 5003 Di Panggung Kongres 212, Buni Yani Serang Jaksa Agung "Jaksa penuntut umum ini kita sangat curiga dia mengikuti atasannya yang berasal dari Partai NasDem, Jaksa Agung ya, dari Partai NasDem," kata Buni Yani.

"Saya dilaporkan oleh pelapor berdasarkan pasal 27 (UU ITE) tapi diperiksa berdasarkan pasal 28. Pencemaran nama baik berubah menjadi penyebaran kebencian," kata Buni. Dia pun merasa heran atas hal ini.

"Tiba-tiba di dalam dakwaan, JPU mendakwa saya berdasarkan 2 pasal alternatif pasal 32 ayat 1 dan pasal 28 ayat 2. Yang jadi pertanyaan, dari mana tiba-tiba datangnya pasal 32 ayat 1?" ucapnya.

Buni pun mengaku sempat diledek oleh pengacaranya karena hal ini.

"Jadi saya diledek oleh pengacara saya, 'Pak Buni sekarang udah naik derajatnya, tadinya dia itu dituduh menjadi penyebar kebencian sekarang sudah menjadi hacker'. Sekarang dituduh pasal 32 ayat 1. saya nggak pernah belajar IT tidak tahu bagaimana caranya memotong video tetapi terus dituding, terus dipelintir oleh JPU," kata Buni.

Buni pun curiga JPU telah dipengaruhi. Dia bahkan terang-terangan mencurigai Jaksa Agung M Prasetyo berperan.

"Jaksa penuntut umum ini kita sangat curiga dia mengikuti atasannya yang berasal dari Partai NasDem, Jaksa Agung ya, dari Partai NasDem. Kok sakit hati itu kok lama-lama sekali gitu lho," ujar Buni.

"Padahal itu tidak ada seorang pun yang bisa membuktikan kalau pak gubernur yang sudah menjadi bang napi itu (Eks Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok-red) gara-gara saya masuk penjara. Nggak ada yang bisa membuktikan di dalam persidangan. Tetapi oleh pendukung Ahok ini dijadikan alasan untuk melaporkan saya. Itu juga yang dijadikan dasar oleh jaksa penuntut umum untuk menuntut saya, itu juga yang dijadikan dasar oleh majelis hakim untuk memutus perkara saya sehingga saya dihukum 1,5 tahun penjara," sambung Buni panjang lebar.

Dikonfirmasi terpisah oleh detikcom, Jaksa Agung HM Prasetyo menjelaskan bahwa tak ada unsur tekanan politik terhadap jaksa penuntut umum dalam proses hukum kasus Buni Yani. Lagipula, putusan terhadap Buni Yani juga diketok oleh hakim yang terlepas dari intervensi jaksa

Comment

Verisca Sandi Anastasia @Sandi_tasia 05/12/2017 12:45:32 WIB
Bagi Freechip 100.000 Natal dan Tahun Baru 2018, Permainan Sabung Ayam, Judi Bola, Poker, Kasino, Tangkas dan lainnya hanya di www. id303 .com BBM: 7B3130BF whatsapp:+6281326993756
Login and hide ads.