0

Krimi, nama samaran untuk mahasiswa DO UI yang melanjutkan pendidikan di Malaysia menjadi viral setelah diceritakan akun Twitter seorang dosen UI. Krimi dikabarkan menggunakan transkip dan foto wisuda palsu.

sahabat Chiko&Pepi @dewapuci
1. Sambil menunggu boarding, wa mau cerita ttg seorang yg "istimewa". Sebut saja namanya Krimi. Mantan mahasiswa kami, angkatan 201x.
sahabat Chiko&Pepi @dewapuci
13. Setelah itu, somehow dia apply menjadi student di univ tsb dan diterima! Bukan sbg freshman, tapi lanjut dari UI 🤪
sahabat Chiko&Pepi @dewapuci
15. Rupanya setelah lulus S1 di sana, Krimi pengen lanjut S2 di univ yg sama. Luar binasa ya... As part of the procedures, pihak sana kirim imel konfirmasi ke kami karena.. karena?
sahabat Chiko&Pepi @dewapuci
16. Karena Krimi ini dianggap lulusan S1 kita! Lho, kan DO sejak lama, bahkan semester 2 pun tak lulus. Ternyata ybs memalsukan dokumen

Netizen ikut menelusuri siapa sebenarnya Krimi yang melakukan "penipuan akademik"

Obi-Wan Catnobi @ObiWan_Catnobi
Hehehehe junior gw, nih, yg berkasus. Sedepartemen. Anw, karena pindah ke negeri jiran dan dapet award bejibun, dia banyak penggemar. Bbrp kali tulisan dia ttg kesuksesan dan kerja keras melintas di linimasa LINE twitter.com/fauherklots/st…
Obi-Wan Catnobi @ObiWan_Catnobi
Ybs pernah mengunggah foto wisuda di ig. Okay, bukan dia wisuda per se, tapi ortunya datang bawa bunga di wisudaan. Dia edit sedemikian rupa jadi 2017. Knp gw bilang diedit? Karena di backgroundnya ada muka temen gw yg lulus bareng gw. Dan bukan di 2017!
Obi-Wan Catnobi @ObiWan_Catnobi
Berikut adalah foto ybs bersama ortunya di 'wisuda' 2017 kmren. Lagi, gw tutupi wajah ortunya. Toganya boleh pinjem temen angkatan dia pic.twitter.com/kvZY6n3ulY
Expand pic
Obi-Wan Catnobi @ObiWan_Catnobi
Terkait foto terlampir, bbrp pihak yg datang di wisuda 2017 membenarkan foto diambil saat itu. Karena sudah ada konfirmasi, saya percaya dengan info yg diberikan bbrp pihak tsb twitter.com/ObiWan_Catnobi…

Penelusuran netizen merujuk kepada sosok Hutomo Danu Saputro (HDS) yang diduga nama asli Krimi

URL Atdikbud Kuala Lumpur 22 Mahasiswa Indonesia Dinobatkan Sebagai Tokoh Pelajar di Malaysia Mahasiswa asal Indonesia, Hutomo Danu yang lahir di Jakarta, 2 Oktober 1994 merupakan mahasiswa Jurusan International & Strategic Studies Universitas Malaya (UM) yang telah memenangi anugerah P…
Story Netizen Menelusuri Sosok "Krimi", Mahasiswa DO UI yang Diduga Palsukan Trankrip & Foto W.. Sejauh ini belum ada konfirmasi dari yang bersangkutan dan akun sosmednya di-private 25996 pv 21 12
Ramdhan Hidayat @dannhiday
@fauherklots Sekedar klarifikasi. Setau gue si krimi ini status resmi nya keterima sebagai freshman, bukan lanjutan dari UI. Tapi doi ngakunya ke orang2 keterima dgn status student program double degree dari UI
Tuan Muda @agasatria
Njir nelusurin sendiri ni si krimi krimi sang sociopath dan... oops 🤐 he really got that amazing skill of editing, my hat goes off 👏 pic.twitter.com/kKJSuy60nK
Expand pic
Expand pic
URL TribunStyle.com 345 Viral! Mahasiswa yang DO dari UI ini Dinobatkan Jadi Tokoh Pelajar di Malaysia! Kisah Aslinya Miris! - TribunStyle.com Kontroversi ini terjadi pasca mantan mahasiswa-nya yang di Drop Out karena melakukan kecurangan justru mendapat penghargaan di negeri Malaysia!
Terbaru, Krimi alias HDS memberikan klarifikasi melalu media massa
kumparan @kumparan
Klarifikasi Lengkap Krimi Alias HDS, Eks Mahasiswa UI dlvr.it/Q2fPqq

Berikut klarifikasi lengkap HDS yang dikirimkan kepada kumparan lewat surat elektronik, Jumat (24/11):

  • Melalui surel ini saya mencoba untuk menjelaskan isu yang ditimpakan kepada saya.*

Dengan rendah hati saya mengakui kesalahan saya dan memohon maaf yang sebesar-besarnya atas masalah transkrip nilai dan foto wisuda sebagaimana yang dikatakan oleh Dosen Fauziah di akun twitternya.
Namun ​jika dikatakan bahwa saya DO dari kampus FEUI, sejujur-jujurnya, saya ​dan keluarga tidak pernah menerima surat yang mengatakan saya dikeluarkan dari kampus, di semester 3 itu. Kejadian pada waktu itu seperti mengambang, dan memang saya memutuskan untuk pindah ke kampus UM di Malaysia sebagai freshmen, karena lulus seleksi admission UM.

Saya tidak pernah menggunakan transkrip UI sebagai syarat masuk ke UM, saya memang pernah menggunakan transkrip UI ditahun kedua saya di UM untuk memindahkan beberapa SKS dari UI ke UM, namun UM tidak menerimanya. Sehingga dapat saya katakan semua mata kuliah yang saya ambil di UM adalah murni mata kuliah UM dan dari kampus Korea, tempat saya dikirim pertukaran pelajar (student exchange) tahun 2015.

​Kemudian, tuduhan yang mengatakan bahwa saya menggunakan ijazah UI, sekarang sedang bekerja di salah satu bank, dan juga sedang S2 adalah TIDAK BENAR. Saya masih ditahun akhir dan menunggu wisuda di UM.

Seterusnya, segala pencapaian saya di Malaysia termasuk sebagai peraih Anugerah Tokoh Siswa (Mahasiswa Berprestasi Nasional) 2016/2017 untuk International Students dan CoCurriculum Excellence Award adalah murni usaha saya dan bukan rekayasa.
Tuduhan seterusnya mengenai bachelor thesis/skripsi saya yang mencatut nama dosen untuk memudahkan ​saya ​atau tuduhan lainnya adalah TIDAK BENAR. Hal ini boleh dikroscek kepada thesis advisor saya di Malaysia.
Alasan saya memberanikan diri untuk mengambil foto wisuda di UI adalah karena saya tidak ingin mengecewakan orang tua saya, terutama ibu saya yang sedang berjuang melawan kanker. Sedari awal saya tidak tega untuk jujur kepada ibu saya serta pihak lainnya bahwa saya pindah dan mengesankan bahwa saya menjalani program dual degree di UI/UM.
Walau bagaimanapun, beberapa orang teman saya baik di UI dan UM memang telah mengetahui kepindahan saya ke UM sebelum kasus ini diangkat.

Saya menyadari bahwa ini sepenuhnya adalah kesalahan saya dan saya berkomitmen kepada Tuhan, diri saya, dan semua pihak untuk tidak mengulangi perbuatan ini di masa depan serta meninggalkan semua hal berbau UI dan fokus pada institusi saya sekarang.

Saya juga sudah mengkonfirmasi dan klarifikasi kepada pihak Ibu Fauziah di FE dan pihak kampus saya di UM. UM juga sekarang sedang meneliti perkara ini.
Secara dewasa saya memohon maaf atas isu ini, namun saya menyayangkan tindakan dosen Fauziah yang mengangkat masalah ini ke media sosial sehingga menyebabkan banyak spekulasi tidak valid mengenai diri saya, terutama orang-orang yang tidak mengenali saya atau yang tidak suka dengan saya​.

Saya sangat berharap semua pihak agar memaklumi klarifikasi ini dan bekerja sama untuk tidak menimbulkan isu miring mengenai diri saya.
Klarifikasi ini saya buat ikhlas dan tanpa paksaan.

JOYFUL 김도낫 @donutswitz
@kumparan Maaf, bisa tolong klarifikasi ini juga tidak ya? Bisa disertakan tingkat keahlian editingnya mungkin di LinkedIn kami tunggu 🙄 twitter.com/agasatria/stat…
selly septiani @sellyseptiani
Dari bahasa surel klarifikasi si krimi di kumparan, krimi meminta maaf dengan tenang ya, sprti kasus "KHILAF" doi pas di FE dulu. Dan malah nyalahin bu @fauherklots , beneran sakit psikologi ini si krimi, ckck
sahabat Chiko&Pepi @dewapuci
@sellyseptiani Kasus dia di Malaysia sudah diselidiki sejak lama, keputusan di sana ga ada hubungannya dg twit saya. Twit saya tak menyebut nama. Terus ada yg merasa 😁
Prahesa Kusuma Setia @hesahesa
@sellyseptiani minta link dong sel, gw beberapa hari lalu sempet baca tweet tentang ini juga
Load Remaining (4)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.