Editor's Choice

Mengaku sebagai nominator nobel prize, ilmuwan Indonesia ini akhirnya tercyduq, bukti lengkap kejanggalan Dr. Taruna Ikrar

Mengaku sebagai nominator nobel prize, ilmuwan Indonesia ini akhirnya tercyduq, bukti lengkap kejanggalan Dr. Taruna Ikrar
1
Aminuddin 👍Lockdown @Aminuddin001

Mencari Kebenaran Academic Credentials Dokter Taruna Ikrar: Fraud Detected! aminuddin01.wordpress.com/2017/11/18/men… pic.twitter.com/GWQa9RPEy3

18/11/2017 19:36:43 WIB
Expand pic
Fatwa Adikusuma PhD @Fatwa_Adikusuma

Pak @dedenrukmana apakah betul dokter ini nominator nobel prize? Atau ini adalah Dwi Hartanto versi Amerika? m.viva.co.id/tvone/feature/…

19/11/2017 08:38:41 WIB
Fatwa Adikusuma PhD @Fatwa_Adikusuma

Ini saya cc ke banyak media karena banyak media yg pernah memuat berita mengenai kehebatan Taruna Ikrar hanya berdasarkan klaim dari Taruna sendiri tanpa investigasi yg mendalam. Shame on media2 yg kayak gitu twitter.com/Fatwa_Adikusum…

20/11/2017 08:59:17 WIB
Fatwa Adikusuma PhD @Fatwa_Adikusuma

Katanya Taruna Ikrar punya 56 publikasi internasional. Nyatanya cuma 22, itu pun cuma 5 yg Taruna Ikrar berkontribusi signifikan (sebagai first atau lead author). Selebihnya hanya sebagai co-author karena kontribusinya sebagai technician Dr. Xiangmin Xu m.suara.com/wawancara/2017… pic.twitter.com/3R0f1eAAeC

20/11/2017 09:12:02 WIB
Expand pic
Fatwa Adikusuma PhD @Fatwa_Adikusuma

@fauherklots @TarunaIkrar Kebetulan sekali saya juga mendapatkan konfirmasi yg sama dari UCI setelah sebulan yg lalu email mantan mentornya pic.twitter.com/kI6mCxufeS

20/11/2017 17:13:04 WIB
Expand pic
Fatwa Adikusuma PhD @Fatwa_Adikusuma

Wah wartawan @kompascom ga ngerti science nih. Itu publikasi Taruna Ikrar di Nature dll dilihat dong peran dia apa. Peran dia disitu bukan sbg peneliti utama, tetapi sebagai teknisi. Coba di setiap publikasi nya dibaca baik2 bagian "author contributions" amp.kompas.com/sains/read/201…

20/11/2017 17:33:36 WIB
Fatwa Adikusuma PhD @Fatwa_Adikusuma

Duh si TI ini bukannya ngaku n minta maaf malah ngeles. Hati2 jangan pernah mengundang pembohong menjadi pembicara di seminar2 di institusi anda makassar.tribunnews.com/2017/11/20/dir…

21/11/2017 06:33:44 WIB
Fatwa Adikusuma PhD @Fatwa_Adikusuma

@amirzuhdi Ini lebih ke ngeles, bukan klarifikasi.. Sudah jelas bgt kalo TI ngaku sebagai nobel nominee, liat video ini m.viva.co.id/tvone/feature/… eh ngeles ngakunya misunderstanding. Enak ya punya alasan itu, bisa ngaku apa aja trus ketahuan bilang aja salah paham

21/11/2017 10:33:51 WIB
Fatwa Adikusuma PhD @Fatwa_Adikusuma

@amirzuhdi Beliau bilang "namun saya tidak berhasil, yg berhasil adalah prof dari tokyo".. Sebagai tambahan video td itu 2017, sebelumnya 2016 beliau klaim yg sama. Dia sadar 2016 orang2 misguided sama infonya, tapi bukannya mengklarifikasi malah diulanginya lg di 2017

21/11/2017 12:36:32 WIB
Fatwa Adikusuma PhD @Fatwa_Adikusuma

@amirzuhdi Iya ini ngeles pak amir, bukan klarifikasi. Masih banyak kebohongan beliau. Contoh beliau ngaku punya ~60 international publications. Faktanya based on pubmed or scopus cuma ~22, itu pun cuma 5 yg first author. Peran dia di paper lainnya adalah sbg teknisi

21/11/2017 12:43:27 WIB
Fatwa Adikusuma PhD @Fatwa_Adikusuma

Salah satu paper andalan Taruna Ikrar (TI) adalah ini yg publish di Nature. Peneliti utama/project leader disini adalah Joshua (JTT). Coba lihat kontribusi TI, hanya sbg teknisi, dan itu dikonfirmasi oleh email JTT kpd @Aminuddin001 @amirzuhdi pic.twitter.com/azkdEjewNP

21/11/2017 12:53:30 WIB
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Fatwa Adikusuma PhD @Fatwa_Adikusuma

Akan tetapi Taruna Ikrar ngomong ke media macam dialah peneliti utamanya. Kalo di LN sudah kena pecat kalo ada teknisi klaim kayak gini twitter.com/Fatwa_Adikusum…

21/11/2017 12:56:29 WIB
Fatwa Adikusuma PhD @Fatwa_Adikusuma

Karya lain andalan Taruna Ikrar utk disebut ke media yaitu yg di Nature Neuroscience. Lihat peran TI: "T.I. and X.X. contributed to the slice ChR2 mapping data in Figure 3". Peran yg minim ini tidak layak disebut2 sbg "karya kita" oleh TI.. @Aminuddin001 @amirzuhdi @dedenrukmana pic.twitter.com/X7XDeytLRh

21/11/2017 13:03:08 WIB
Expand pic
Expand pic
Fatwa Adikusuma PhD @Fatwa_Adikusuma

@amirzuhdi Saya juga meyakini bahwa TI adalah aset bangsa. Tp tidak menerima kebohongan2 beliau, apalagi TI tidak mengakui n meminta maaf. Beliau dapat banyak keuntungan lho dari klaim2 beliau, bahkan membuat klinik kabarnya.

21/11/2017 13:37:45 WIB
Fatwa Adikusuma PhD @Fatwa_Adikusuma

Buat wartawan @kompascom yg gagal paham tentang publikasi dan prestasi Taruna Ikrar, mohon dipelajari bgmn menilai kontribusi seseorang dalam sebuah karya ilmiah sains.kompas.com/read/2017/11/2… twitter.com/Fatwa_Adikusum…

21/11/2017 13:49:02 WIB
Fatwa Adikusuma PhD @Fatwa_Adikusuma

Saya pun pernah menjadi co-author paper krn peran saya yg kecil yaitu bantuin scr teknis membuat genetically modified mouse. Tp ga tega saya meng-klaim bahwa paper tsb adalah karya saya. Bagi saya paper tsb adalah karya Michael Beard dan anggota lab nya pic.twitter.com/zuuDq7RCJT

21/11/2017 14:07:23 WIB
Expand pic
Expand pic
Fatwa Adikusuma PhD @Fatwa_Adikusuma

Ini ada 2 surat untuk Taruna Ikrar yg katanya dari University president PHSU, yg satu pengangkatan sbg dekan, satu lg sbg profesor. Anehnya si Masoud John Azizi ini tanda tangannya berbeda di kedua surat tsb. pic.twitter.com/svPMdrYYiC

21/11/2017 14:26:40 WIB
Expand pic
Expand pic
Fatwa Adikusuma PhD @Fatwa_Adikusuma

Coba cek di google Masoud John Azizi. Wah susah betul cuy cari individunya. Padahal kelasnya university president. Coba google namaku deh "Fatwa Adikusuma", keluar deh info2 n paper2 gw. Padahal gw bukan sapa2 twitter.com/Fatwa_Adikusum…

21/11/2017 14:30:52 WIB
Fatwa Adikusuma PhD @Fatwa_Adikusuma

Kejanggalan lainnya yaitu bahwa 2 bulan yg lalu Taruna Ikrar ini afiliasinya dia tulis di NHU, dan PHSU ini baru saja dia pakai setelah website NHU tidak aktif. Lha ini kok tiba2 PHSU sudah ada sejak Januari?? Aneh bin ajaib.. twitter.com/Fatwa_Adikusum…

21/11/2017 14:42:13 WIB
Fatwa Adikusuma PhD @Fatwa_Adikusuma

Ada yang bisa ngecek kapan sebuah website dibuat. Tolong dong cekin tuh kapan website PHSU dibuat. Kalau januari 2017 belum dibikin websitenya, sah itu adalah surat2 PHSU palsu pacifichealthu.org

21/11/2017 14:55:45 WIB
al. @8kosong9

@Fatwa_Adikusuma Done! Dibuat (diregister) bulan 10 tahun 2107. pic.twitter.com/w0o3CSvd1y

21/11/2017 15:07:38 WIB
Expand pic
Expand pic
Fatwa Adikusuma PhD @Fatwa_Adikusuma

Saya google bgmn cara menentukan kapan website created, dan terungkaplah website PHSU ternyata baru dibuat pd tanggal 18 oct 2017 pic.twitter.com/377fev98Nt

21/11/2017 15:11:58 WIB
Expand pic
Load Remaining (98)

Comment