"Sekilas Sejarah Terorisme di Indonesia, Ust Abubakar Baashir - Al Qaeda dan Osama Bin Laden" By @IreneViena

Pemahaman asing dari komunitas intelijen tentang terorisme islam di Indonesia. Pemahaman ini tidak diketahui dasar kebenarannya karena merupakan kesimpulan dari hasil kegiatan intelijen asing
hambali islam alqaeda abb terorisme mmi ji publicpolicy
5
Irene @IreneViena
1. Tadi ada teman tanya bagaimana pemahaman Barat tentang terorisme Islam di Indonesia. Saya bagi sedikit gambaran terorisme islam Indonesia dari bocoran wikileaks ya. Isu terorisme islam di Indonesia terbukti efektif digunakan pihak tertentu utk meraih kekuasaan di Indonesia
Irene @IreneViena
2. Melalui isu terorisme, pihak tertentu dapat mendompleng agenda politik global, mendapat dukungan politik, intelijen dan dana dari negara asing. Terbukti efektif utk menciptakan proxy dan menjadikan proxy sebagai penguasa tertinggi di Indonesia
Irene @IreneViena
3. Berikut ini sebagian dari pemahaman asing dari komunitas intelijen tentang terorisme islam di Indonesia. Pemahaman ini tidak diketahui dasar kebenarannya karena merupakan kesimpulan dari hasil kegiatan intelijen asing
Irene @IreneViena
4. Indonesia adalah negara berpenduduk Islam terbesar di dunia. Gerakan politik islam pertama kali muncul dari kelompok pedagang Jawa. Salah satu tokohnya Tirto Adhi Suryo. Gerakan ini muncul untuk mengimbangi dominasi bisnis etnis Cina
Irene @IreneViena
5. Tirto orang Jawa yang terdidik, bekerja dalam sistem kolonial Belanda. Pada dekade setelah pembentukannya, seorang pemimpin agama garis keras bernama Haji Agus Salim membawa Sarekat Islam dalam arah yang lebih keras, memulai serangkaian anti-Cina kerusuhan di Kudus dan Solo.
Irene @IreneViena
6. Kedua pendiri gerakan kemerdekaan Indonesia modern Sarekat Islam yaitu Sukarno dan Sekarmadji Maridjan Kartosuwirjo. Sukarno setelah meninggalkan kelompok ini aktif di Partai Nasional Indonesia, memimpin gerakan gerilya dan kemudian jadi proklamator Republik Indonesia
Irene @IreneViena
7. Sementara Soekarno mengusung nasionalisme radikal - sebuah filosofi yang ia sebut pancasila - Kartosuwirjo memilih Islam dan pertama kali mulai melakukan advokasi untuk sebuah negara Islam Indonesia pada tahun 1936
Irene @IreneViena
8. Setelah Jepang mengambil Indonesia dari Belanda pada tahun 1942, mereka mendukungnya dalam menciptakan sebuah kamp pelatihan untuk pejuang Islam di barat Jawa untuk membantu mengendalikan penduduk Belanda setempat
Irene @IreneViena
9. Di sana Kartosuwirjo akan mendirikan Hizbullah (yang berarti "Angkatan Darat Allah" dalam bahasa Arab dan Islam tidak terkait dengan kelompok Lebanon dengan nama yang sama) sebagai kelompok pemberontak untuk melawan Belanda
Irene @IreneViena
10. Meski Hizbullah Indonesia hanya sebuah peran kecil dalam sejarah Indonesia, ia melatih banyak dari mereka yang di kemudian hari menjadi pemimpin berbagai kelompok militan di seluruh negeri dan juga militer. Beberapa kader Hizbullah bahkan menjadi jenderal di tentara RI
Irene @IreneViena
11. Pada bulan Agustus 1948, saat kemerdekaan Indonesia baru 3 tahun diumumkan Soekarno, Kartosuwirjo mendeklarasikan Negara Islam Indonesia (NII), atau Negara Islam Indonesia
Irene @IreneViena
12. Sukarno dan Mohamad Hatta sendiri yang menuntut Kartosuwirjo untuk membatalkan Deklarasi Berdirinya NII tapi Kartosuwirjo tetap bertahan, dan dia memulai sebuah Pemberontakan baru berbasis di Jawa Barat dengan nama Darul Islam (DI)
Irene @IreneViena
13. Antara tahun 1949 dan 1953, DI memperoleh sekutu di Jawa Tengah, Kalimantan, Aceh dan yang sekutu terpenting, di Sulawesi Selatan, dengan sebuah kelompok disebut Tentara Islam Indonesia, di bawah komando Kahar Muzakkar
Irene @IreneViena
14. Kahar sebelumnya adalah komandan brigade dan pengawal Sukarno tapi kemudian bersekutu dengan DI pada tahun 1952. Pada tahun 1958, Muzakkar juga menjadi bagian dari Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) yang meliputi Sumatra dan Sulawesi.
Irene @IreneViena
15. Pemberontakan, meski sebagian besar dikalahkan pada awal 1950-an, terus berlanjut sampai pertengahan 1960-an, setelah Kartosuwirjo ditangkap dan dieksekusi pada tahun 1962 dan Muzakkar terbunuh pada tahun 1965
Irene @IreneViena
16. Faktanya bahwa baik Sukarno maupun Kartosuwirjo berasal dari gerakan Islam yang sama adalah menunjukkan betapa pentingnya eksistensi gerakan Islam di negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia ini
Irene @IreneViena
17. Pemerintah Indonesia harus melawan Islamis dengan kekerasan sambil berhati-hati. Bukan untuk membuat marah populasi Muslim di negara ini, dan ini menyebabkan kadang-kadang pemerintah bahkan bekerja sama dengan kelompok Islam seperti Darul Islam dan Front Pembela Islam
Irene @IreneViena
18. Tindakan keras terhadap Darul Islam memang berhasil dan menempatkan kelompok tersebut tersisihkan. Namun pada akhir 1960-an DI mulai bangun kembali dan Daud Beureaueh dinominasikan untuk memimpin DI pada tahun 1967
Irene @IreneViena
19. Daud Beureueh tokoh Aceh adalah satu dari sedikit pemberontak pemimpin Islam yang belum berjanji setia kepada Republik Indonesia dengan imbalan amnesti setelah penangkapan Kartosuwirjo
Irene @IreneViena
20. Militan lain terlibat dalam kelahiran kembali DI adalah Aceng Kurnia, Adah Djaelani dan Danu Muhammad Hasan dan juga putra Kartosuwirjo. Danu Kepala Operasi Militer DI Jawa Barat, tapi dia sebenarnya juga sebagai informan Jenderal Ali Moertopo Kepala Opsus
Irene @IreneViena
21. Moertopo adalah salah satu dari orang kepercayaan Suharto sejak tahun 1950an Sebagai kepala Opsus dan kemudian menjadi tokoh besar di Bakin/ Badan Koordinasi Intelijen Negara Moertopo bertanggung jawab atas operasi yang paling kontroversial dan rahasia di bawah Soeharto
Irene @IreneViena
22. Ali Moertopo memulai karir militernya di Hizbullah, di mana dia pertama kali kali mengenal Danu Ironisnya, Murtopo adalah perwira dari Banteng Raiders, kesatuan militer yang memperjuangkan Darul Islam di awal 1950an
Irene @IreneViena
23. Bagaimana peran Moertopo dalam kebangkitan Darul Islam masih diperdebatkan, tapi begitu DI kembali muncul, Opsus Moertopo berhasil menkooptasinya
Irene @IreneViena
24. Opsus mengubah Darul Islam menjadi sebuah kelompok untuk memerangi Partai Komunis Indonesia (PKI) dan untuk memberikan suara untuk Golkar, mesin politik Soeharto pada era Orde Baru
Irene @IreneViena
25. Transformasi DI yang difasilitasi pemerintah Suharto tidak berhasil memadamkan gerakan pendirian negara islam di Indonesia. Beberapa pemimpin DI membangun kembali jaringannya di seluruh Indonesia Intinya, pemerintah percaya bahwa DI dapat berkembang lagi sesuai situasi
Load Remaining (87)

Comment

Login and hide ads.