Chirpstory will close the service later this year. At the end of September, you will not be able to post stories or comments.

Sebuah Kritikan Pedas utk Pembimbing Resmi LPDP yg "Terlalu Fokus" Jadi Mak Comblang Promosikan Menikah Sesama Awardee

Good point!
1
BBC News Indonesia @BBCIndonesia

Seberapa jauh bias agama, moral, dan seksisme dalam seleksi beasiswa LPDP? bbc.in/2mDE1Dy pic.twitter.com/5P1PorCxCZ

18/11/2017 12:07:54 WIB
Expand pic
URL BBC Indonesia Seberapa jauh bias agama, moral, dan seksisme dalam seleksi beasiswa LPDP? Bayangkan saat wawacara untuk beasiswa program master atau doktoral, Anda justru dicecar pertanyaan seputar urusan pribadi, agama, moral, keluarga (bahkan bisa menyangkut ibu bapak kakek nenek) 7748

"Sudah menikah lama tak juga punya anak, kamu sudah berobat?", ini bukan pertanyaan dari mertua tradisional, melainkan dari seorang profesor terhadap seorang sarjana, dalam sebuah wawancara seleksi beasiswa.
Jadi bayangkan, Anda bermaksud untuk melanjutkan studi untuk program master atau doktoral di universitas ternama.

Dan saat menjalani wawancara untuk memperoleh beasiswa, pertanyaan-pertanyaan yang diajukan bukanlah prestasi akademik, visi tentang ilmu atau bidang studi, atau wawasan ilmiah Anda. Melainkan urusan-urusan seputar kehidupan pribadi, moral, akhlak, keluarga (bahkan bisa menyangkut ibu bapak kakek nenek). Jenis pertanyaan yang kita akan mati-matian mencari hubungannya dengan dunia ilmiah, dunia universitas, dunia akademik.

Itulah yang dialami oleh banyak calon penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), sebuah badan berdana triliunan rupiah, yang bernaung di bawah Kementerian Keuangan.

Tunggal Pawestri @tunggalp

Beasiswa LPDP: Seorang pembimbing resmi Pembekalan Keberangkatan, dalam presentasinya memperlihatkan slide pasangan awardee LPDP yang akhirnya menikah. Ia anjurkan para lajang untuk menikahi sesama penerima beasiswa LPDP. Bahkan ia menawarkan diri untuk menjadi mak comblangnya. twitter.com/BBCIndonesia/s…

18/11/2017 13:01:36 WIB
famandhia @famandhia

@tunggalp Jangankan wawancara LPDP, wawancara kerja aja gt kok kadang

18/11/2017 14:18:20 WIB
@Gitasayu

@tunggalp mulia sekali, apalagi kalo jodoh sampe nikah

18/11/2017 14:50:26 WIB
Muhammad Faiz Atorik @altefalken

@tunggalp @lurino Menikah sesama penerima lapd buat apa sih? Dapwt rumah gratis ga nih?

18/11/2017 14:02:42 WIB
Ogi Wicaksana @ogiwicaksana

@tunggalp Mbak, tweet mu boleh saya capture dan reshare di fb?

18/11/2017 14:10:55 WIB
𝐦𝐚𝐦𝐞𝐭 @yhellsbells

@tunggalp Awalnya nyomblangin sesama awardee, besok besok pembimbing nya yg ngajakin nikah.

18/11/2017 14:06:06 WIB
Tedy Harnawan @mastedybear

@tunggalp kata teman yg juga awardee, bahkan ada tawaran taaruf sesama awardee bagi yg berminat. Skrg beasiswa juga jd ajang cari jodoh. 🙊🙊🙊

18/11/2017 13:12:42 WIB
🎩 @rezaTL

@tunggalp How is this sexist or wrong according to your view? To put it in context, it’s more of a light joke after a tense session. No one’s forcing anything, neither did the speaker. Should some people take it more lightly, I think it’s not really offending anyone.

18/11/2017 16:55:58 WIB
liarmachotapiloyo @markkezhoot

@tunggalp Salahnya dmn? Pinter dijodohne karo sing pinter.. yg tank top-an dijodohkan sama pemabok, perokok,, Adil kan?

18/11/2017 14:02:54 WIB
Tokugawa Ieyasu @dayatia

Apa yg salah ya? Menikah itu halal dan baik. Ada yg menawarkan membantu. Di kampung2 juga banyak mak comblang twitter.com/tunggalp/statu…

18/11/2017 16:59:10 WIB
Tokugawa Ieyasu @dayatia

Gua pernah dipanggil pulang ke medan. Krena ada konsulen bedah di medan datang ke rumah krena ingin menjodohkan anaknya sama saya.

18/11/2017 17:01:05 WIB
Tokugawa Ieyasu @dayatia

Perantaranya om saya. Pdhal tuh konsulen bedah gak pernah lihat gua. Sampai ibu gua nanya Gak salah? Anak sy yg itu jelek lho hahahaha

18/11/2017 17:02:02 WIB

Comment

No comments yet. Write yours!