Rekam Jejak Brigjen Aris Budiman yang Pimpin Penangkapan Setya Novanto: Pernah Tolak Penetapan Status Tersangkanya

Bridjen Aris Budiman pimpin penangkapan Setya Novanto
kpk tersangka Aris Budiman National setnov Setya Novanto
3

Brigadir Jenderal Polisi Aris Budiman memimpin operasi penangkapan Setya Novanto tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP.

URL Kabarpolisi.com 2536 Brigjen Aris Budiman Pimpin Penangkapan Setya Novanto - Kabarpolisi.com Aris Budiman JAKARTA, kabarpolisi.com – Brigadir Jenderal Polisi Aris Budiman memimpin operasi penangkapan Setya Novanto tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP. Saat ini Aris yang juga Direktur Penyidikan KPK itu masih berada kediaman Novanto di Jalan Wijay
noonarauza @SaviraRoza
JAKARTA, kabarpolisi.com – Brigadir Jenderal Polisi Aris Budiman memimpin operasi penangkapan Setya Novanto tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP. ••• link selengkapnya kabarpolisi.com/berita-utama/b… pic.twitter.com/sQiQiYqdyi
Expand pic
Sutardi @ztw868992
@ndorokakung @emerson_yuntho "Yang bener nih,Bukannya sudah dibalikin ke kesatuan polri?"
-0- @_birds_eye
@ndorokakung @emerson_yuntho Terimakasih pimpinan KPK skrng kami dpt memastikan dia siapa...
Deddy || edot @d_ddys
@ulinyusron Aris budiman itu yg laporin novel baswedan ke polisi kan ya?
JAKARTA makin SURAM @delli52188640
@ulinyusron maka nya si SETNOV tidak ketangkap, bisa jadi informasi nya bocccooooor
#Jabarjuaranews @jabarjuaranews
kabarpolisi.com/berita-utama/b… >>>> akankah ada serial drama baru yg tersembunyi dibalik peristiwa ini...?! Kita tunggu episode2 berikutnya, biarlah sejarah menulis sesuai selera zaman

Brigadir Jenderal Polisi Aris Budiman ternyata pernah menolak rencana penetapan status Ketua DPR RI Setya Novanto sebagai tersangka di kasus e-KTP.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo menjelaskan Aris Budiman tidak setuju dengan rencana itu karena menganggap belum ada bukti keras tentang aliran dana korupsi e-KTP ke kantong Novanto. Agus menambahkan sejumlah penyidik lain juga sependapat dengan Aris.

URL tirto.id Direktur Penyidikan KPK Pernah Tolak Status Tersangka Setnov Ketua KPK Agus Rahardjo mengakui bahwa Direktur Penyidikan lembaganya dan sejumlah penyidik pernah menolak rencana penetapan Setya Novanto sebagai tersangka

Nama Aris Budiman sendiri pernah disebut-sebut oleh Miryam S Handayani.

Dalam kasus Miryam disebut ada upaya melakukan ‘pengamanan kasus’ antara oknum di KPK dan DPR. Beredar kabar ada oknum KPK yang meminta Rp 2 miliar untuk menangani kasus Miryam.

Hal itu muncul dalam video pemeriksaan Miryam. Miryam mengatakan adanya pertemuan antara tujuh orang yang terdiri dari penyidik dan pegawai selevel direktur di KPK dengan Komisi III DPR.

Dalam video itu, penyidik KPK Novel Baswedan sempat bertanya ke Miryam siapa penyidik yang dimaksud. Tapi, Miryam tidak mengenalnya. Namun, eks anggota DPR itu menyodorkan secarik kertas.

Kemudian muncul satu nama dalam perbincangan Novel dan Miryam itu. "Hmm Pak Direktur," ujar Novel saat melihat kertas yang diberikan Miryam.

URL Tribunnews.com 1 Soal Penyidik Minta Uang Pengamanan Rp 2 Miliar, Novel dan Miryam Bakal Diperiksa - Tribunnews.com Novel Baswedan sempat bertanya kepada Miryam S Haryani siapa penyidik yang dimaksud. Kemudian Miryam memberikan kertas kepada Novel Baswedan.
Rurin Rulianti @RurinRulianti
Miryam menyatakan saat di BAP penyidik KPK. Ia pernah ditemui oleh beberapa penyidik dan pegawai KPK hingga dimintai uang Rp 2 Miliar #AIMAN pic.twitter.com/slcvdhoxAy
Expand pic
Rurin Rulianti @RurinRulianti
Elza Syarief pun pernah mendengar bhw Miryam pernah dimintai uang sebanyak Rp 2 Miliar oleh penyidik KPK. Namun bkn dari mulut Miryam #AIMAN pic.twitter.com/EgmlTdyvb0
Expand pic
Rurin Rulianti @RurinRulianti
Uang sebanyak 2 Miliar yg diduga diminta penyidik KPK disebut Miryam utk melepaskannya dari kasus yg menjeratnya di proyek ektp #AIMAN pic.twitter.com/v8z25WJWXl
Expand pic

Namun, Miryam S Haryani mengaku dirinya tidak pernah menyebutkan nama Direktur Penyidikan KPK, Brigjen Pol Aris Budiman sebagai penerima dana sebesar Rp2 miliar.

URL tirto.id 141 Miryam Haryani dan Dana Rp2 Miliar untuk Aris Budiman Miryam S Haryani mengaku dirinya tidak pernah menyebutkan nama Direktur Penyidikan KPK, Brigjen Pol Aris Budiman sebagai penerima dana sebesar Rp2 miliar.

Direktur Penyidikan KPK, Aris Budiman sendiri membantah jika dirinya meminta uang pengamanan kasus korupsi e-KTP senilai Rp2 miliar. Ia juga membantah pernah menemui sejumlah anggota DPR terkait kasus tersebut.

URL Tribunnews.com 19 Direktur Penyidikan KPK Brigjen Aris Budiman Bantah Terima Rp 2 Miliar dan Bertemu Anggota DPR - Tribunnews.com Direktur Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi Brigadir Jenderal Polisi Aris Budiman membantah menerima uang Rp 2 miliar.

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.