KERUNTUHAN MORAL DI DKI JAKARTA | By @PartaiSocmed

Inilah yg disebut KERUNTUHAN MORAL. Dan terjadi dgn sangat cepat. Butuh bertahun2 utk menegakkannya tp hanya butuh 1 hari utk meruntuhkannya
dki moral jakarta sandi keruntuhan disaster pns Anies Baswedan
0
#99 @PartaiSocmed
Kita mulai kultwit ini dengan melihat perilaku ajaib warga Indonesia yg sedang liburan ke negara tetangga Singapore
#99 @PartaiSocmed
Begitu mendarat di Singapore maka disiplin kita mendadak jadi tinggi. Dari yg awalnya biasa buang sampah sembarangan mendadak berubah
#99 @PartaiSocmed
Demikian juga dgn yg di tanah air suka merokok sembarangan mendadak disiplin mencari tempat khusus untuk merokok
#99 @PartaiSocmed
Hal ajaib serupa jg tjd ketika kt balik ke Indonesia. Disiplin yg kt lakukan di Singapore mendadak berubah begitu mendarat di tanah air
#99 @PartaiSocmed
Bagaimana menjelaskan fenomena ini? Mengapa di Singapore kita bisa disiplin sementara di negeri sendiri kita tak bisa disiplin?
#99 @PartaiSocmed
Jawabannya adalah law enforcement dan ketegasan pemimpin
#99 @PartaiSocmed
Di Singapore kt tahu betul jk melanggar peraturan pasti akan mendapat sanksi dan karenanya kt tak berani coba2. Kt TERPAKSA patuh pd aturan
#99 @PartaiSocmed
Sementara di Indonesia kita tahu betul bahwa aturan tidak ditegakkan secara tegas maka kita cenderung mengabaikannya
#99 @PartaiSocmed
Hal ajaib serupa ternyata sedang tjd di DKI saat ini. Dan perubahannya begitu cepat, secepat perubahan disiplin dari Singapore ke Indonesia
#99 @PartaiSocmed
Ambil contoh saja disiplin di Tanah Abang yg sejak era Jokowi-Ahok perlahan2 sudah mulai ditegakkan megapolitan.kompas.com/read/2013/08/1…
#99 @PartaiSocmed
Namun baru beberapa hari Anies-Sandi memimpin disiplin tersebut seolah hilang tak berbekas google.co.id/amp/s/m.liputa…
#99 @PartaiSocmed
Inilah yg disebut KERUNTUHAN MORAL. Dan terjadi dgn sangat cepat. Butuh bertahun2 utk menegakkannya tp hanya butuh 1 hari utk meruntuhkannya
#99 @PartaiSocmed
Bagaimana hal ini bisa terjadi? Bisa dijelaskan dgn sikap murid terhadap gurunya di kelas.
#99 @PartaiSocmed
Jangankan murid SMP atau SMA, bahkan murid SD sekalipun mampu mengukur gurunya dengan mencoba2
#99 @PartaiSocmed
Jika si murid menemukan gurunya bisa dikerjain maka dikerjainlah gurunya itu, tapi jika dia tahu gurunya tegas maka si murid akan patuh
#99 @PartaiSocmed
Sehingga ada kejadian seperti gambar ini. Karena si murid tahu gurunya memang bisa dia kerjain pic.twitter.com/yBMaOYhazI
Expand pic
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Jika murid saja bisa mengukur gurunya, bagaimana dengan warga terhadap pemimpinnya? Jawabannya ya sama saja.
#99 @PartaiSocmed
Kesimpulannya, disiplin tidak pernah bisa ditegakkan dgn kesadaran warga tapi dengan paksaan. Itulah makanya namanya law enforcement
#99 @PartaiSocmed
Di era Ahok warga dan PNS DKI tahu betul akan mendapat sanksi atau setidaknya dimarahi Ahok jika melanggar aturan
#99 @PartaiSocmed
Oleh karenanya mereka tak berani coba2. Sebab tahu betul pemimpinnya tegas dan tidak bisa ditawar. Disinilah disiplin benar2 bisa ditegakkan
#99 @PartaiSocmed
Namun di era Anies-Sandi ini warga dan PNS juga tahu bahwa pemimpinnya kurang tegas maka mereka pun mulai berani coba2 melanggarnya pic.twitter.com/HLt3RBjd8O
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Jadi kuncinya disini adalah ketegasan pemimpin. Jika pemimpinnya tegas dan lurus maka disiplin bisa ditegakkan dgn baik
#99 @PartaiSocmed
Tapi jika pemimpinnya lemah dan butuh pengakuan dari warga dan anak buah yg harusnya dia atur maka mereka pun memanfaatkan kelemahannya
#99 @PartaiSocmed
Inilah awal mula keruntuhan moral di DKI Jakarta. Jangan salahkan PNS, Satpol PP, apalagi warga. Semua kembali pada ketegasan si pemimpin
Load Remaining (1)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.