0
Partai Gerindra @Gerindra
1. Fraksi Partai Gerindra di @DPR_RI menegaskan menolak Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2018. pic.twitter.com/h9LAJ9IXgu
Expand pic
Partai Gerindra @Gerindra
2. Partai Gerindra menolak karena Pemerintah akan mengalami kegagalan dalam meningkatkan rasio pajak yg ditargetkan sekitar Rp 1600 triliun.
Partai Gerindra @Gerindra
3. Untuk kita ketahui Pemerintah saat ini baru mendapatkan pajak Rp 1.472 triliun.
Partai Gerindra @Gerindra
4. Kami merasa khawatir karena pajak merupakan sumber utama penerimaan Pemerintah saat ini.
Partai Gerindra @Gerindra
5. Jika itu terjadi maka Pemerintah akan mengeluarkan surat utang negara sehingga menjadi beban keuangan.
Partai Gerindra @Gerindra
6. Utang akan ditempuh untuk menutupi celah defisit anggaran dan membiayai pembangunan. pic.twitter.com/hvtx0wbLUD
Expand pic
Partai Gerindra @Gerindra
7. Rakyat Indonesia harus mengetahui bahwa hingga Agustus 2017 ini saja utang negara sudah mencapai hampir Rp 3825 triliun. pic.twitter.com/dZL0aFnMYw
Expand pic
Partai Gerindra @Gerindra
8. Sampai akhir tahun diperkirakan Rp 4000 triliun. Tahun ini saja, untuk membayar pokok utang & bunga Rp 514 triliun, atau 33% dari APBN.
Partai Gerindra @Gerindra
9. Mirisnya untuk mengatasi kekurangan anggaran di APBN, Pemerintah juga mengurangi dana di pos yg bisa membuat kualitas hidup masyarakat..
Partai Gerindra @Gerindra
9a. di bidang kesehatan dan pertanian.
Partai Gerindra @Gerindra
10. pada sektor pertanian kemampuan Pemerintah membayar utang baru sekitar Rp 2,5 triliun.
Partai Gerindra @Gerindra
11. Hal ini akan membuat kemampuan pertanian mengalami kemerosotan. Kemampuan produksi pertanian, pangan, menurun.
Partai Gerindra @Gerindra
11a. Stok pangan akan berkurang sehingga akan terjadi impor. pic.twitter.com/vcPzsBz2CL
Expand pic
Partai Gerindra @Gerindra
12. Birahi Pemerintah untuk berutang sangat tinggi. Tapi, kemauan membayar utang masih rendah.
Partai Gerindra @Gerindra
13. Pemerintah juga melakukan pola baru pencabutan subsidi listrik 900 watt. pic.twitter.com/LbZARQhQgb
Expand pic
Partai Gerindra @Gerindra
14. Pola baru ini telah menyebabkan beban rakyat semakin berat. Karena itu, kami meminta Pemerintah meninjau ulang.
Partai Gerindra @Gerindra
15. Dan kami juga ingin menyampaikan Gerindra tidak setuju dengan privatisasi 800 anak usaha BUMN.
Partai Gerindra @Gerindra
16. Kami tidak setuju, karena BUMN merupakan benteng terakhir dari pertahanan ekonomi. Ini sudah kami suarakan di Komisi VI @DPR_RI.
Partai Gerindra @Gerindra
17. Jadi sekali lagi kami tegaskan Partai Gerindra menolak RAPBN 2018. pic.twitter.com/txyjojC1Gr
Expand pic

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.