"Qiyadah 'Berisi' Vs Qiyadah 'Kopong'" by @Hasmi_Bakhtiar

Chirpified By @M4ngU5il
religion islam qiyadah
1181 View 0 comments
1
Login and hide ads.
Hasmi Bakhtiar @hasmi_bakhtiar
Qiyadah "berisi" dengan qiyadah "kopong".
Hasmi Bakhtiar @hasmi_bakhtiar
Qiyadah atau pemimpin tetaplah manusia. Baik itu di tingkat partai, negara bahkan di tingkat desa. Dari mereka ada yg "sholih" dan "thalih".
Hasmi Bakhtiar @hasmi_bakhtiar
Dari mereka ada yang "berisi" dan ada yang "kopong". Berisi dari sisi pemikiran dan kepemimpinan, begitu juga sebaliknya.
Hasmi Bakhtiar @hasmi_bakhtiar
Qiyadah "berisi" biasanya mendengarkan nasehat yg ditujukan kepadanya. Dia jg tidak marah menerima kritikan jk keputusannya dianggap keliru.
Hasmi Bakhtiar @hasmi_bakhtiar
Apalagi jika nasehat tersebut demi kebaikan institusi yang sedang dipimpinnya. Bahkan pemimpin "berisi" meminta nasehat tersebut.
Hasmi Bakhtiar @hasmi_bakhtiar
Dari Sirah para pemimpin besar yang pernah ada, kita melihat mereka adalah orang2 yang senang dinasehati dan bukan anti kritik.
Hasmi Bakhtiar @hasmi_bakhtiar
Kita sebut saja Umar bin Khattab atau Ali bin Abi Thalib. Mrk adalah figur2 terbaik pada zamannya dan mrk adalah penerima nasehat yg baik.
Hasmi Bakhtiar @hasmi_bakhtiar
Adapun Qiyadah "kopong" biasanya akan menganggap kritikan atau masukan sebagai celaan terhadap dirinya pribadi.
Hasmi Bakhtiar @hasmi_bakhtiar
Menganggap si pemberi nasehat atau kritik telah melihatnya dengan penuh kekurangan.
Hasmi Bakhtiar @hasmi_bakhtiar
Biasanya yang model begini begini paling takut jika di sekitarnya muncul figur "berisi". Dia akan melihat itu sebagai ancaman.
Hasmi Bakhtiar @hasmi_bakhtiar
Qiyadah "berisi" akan menganggap kepemimpinannya sebagai konsekuensi berjamaah. Kepemimpinan yang dipergilirkan keadaan dan situasi.
Hasmi Bakhtiar @hasmi_bakhtiar
Adapun Qiyadah "kopong" melihat jamaah akan roboh jika dirinya sudah tidak lagi menjadi pemimpin.
Hasmi Bakhtiar @hasmi_bakhtiar
Baginya tidak ada lagi regenerasi. Di kepalanya hanya ada bagaimana cara kekuasaannya berumur panjang walau dg akal yg singkat.
Hasmi Bakhtiar @hasmi_bakhtiar
Qiyadah macam begini hampir berpikir bahwa kekuasaan yang dipegangnya akan meringankan hisabnya nanti di akhirat.
Hasmi Bakhtiar @hasmi_bakhtiar
Dia juga hampir berpikir bahwa kekuasaan seperti emas warisan yang boleh berpindah tangan ketika dirinya sudah tiada.
Hasmi Bakhtiar @hasmi_bakhtiar
Qiyadah "berisi" akan senang jika dikelilingi oleh kawan2 yang berpikiran luas dan memiliki narasi yang kuat.
Hasmi Bakhtiar @hasmi_bakhtiar
Bagi dirinya, kawan2 seperti itu ibarat cahaya di kegelapan jalan perjuangan.
Hasmi Bakhtiar @hasmi_bakhtiar
Adapun qiyadah "kopong" akan sangat bahagia jika dikelilingi oleh para penjilat yang sama2 pendek akal dan miskin narasi.
Hasmi Bakhtiar @hasmi_bakhtiar
Jika diperintah akan menjawab "siap" tanpa berpikir. Bahkan dia akan berkata "siap" sebelum perintah tsb diterimanya.
Hasmi Bakhtiar @hasmi_bakhtiar
Mereka bekerja dengan prinsip: "shummun", "bukmun", "umyun". Dibelakangnya tentu ada "fahum la yarji'un".
Hasmi Bakhtiar @hasmi_bakhtiar
Pemimpin "berisi" memiliki keberanian menghadapi kawan sebelum menghadapi musuh.
Hasmi Bakhtiar @hasmi_bakhtiar
Dia berani menjelaskan setiap keputusan yang diambil. Dia berani mengakui kesalahan jika itu memang dilakukannya.
Hasmi Bakhtiar @hasmi_bakhtiar
Qiyadah "kopong" akan menganggap dirinya kebal dari kesalahan dan terhindar dari semua aib.
Hasmi Bakhtiar @hasmi_bakhtiar
Dia berkeyakinan ketika sudah menerima jabatan maka dia akan terus pertahankan walau dia sedang memimpin kepada kehancuran.
Load Remaining (11)
Login and hide ads.