1

24 Oktober 2017 Rapat Paripurna DPR mengambil keputusan atas Perppu Ormas. Hadir juga di sana perwakilan HTI. 3 Fraksi menentang (Gerindra & PKS termasuk di dalamnya), 7 menyetujui.

Bedebøti @XradaxruduX
Ketum HTI siapa ya? Yang sering nongol di tv itu " si mail " hanya jubir. Kehebatan HTI, kemampuannya nyembunyiin kpd publik siapa ketumnya
social-conflict @Qideo
DPP Hizbut Tahrir Indonesia: KH. Hafidz Abdurrahman,MA, twitter.com/XradaxruduX/st…
social-conflict @Qideo
@XradaxruduX kepemimpinannya dibuat kompleks, belajar dr pengalaman pembrangusan HT di tanah kelahirannya sana petinggi HTI lainnya: KH Rokhmat S Labib
NEVERMIND! @yunantyo2
Kok yg ngomong Sekjen HTI mulu ya. Ketua umumnya siapa dan di mana?
Widiarta Wirawan @WidiartaWirawan
@yunantyo2 Ini bukan? Ketua Umum DPP Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Rokhmat S. Labib pic.twitter.com/xrBk5XIe2H
Expand pic
Cat Whisperer 🐈 @monadeby
Ini nih yg bikin semua anggota dewan RI yg sedang ada di penjuru dunia manapun dipanggil pulang ke Jakarta kemarin, khawatir voting 😂 twitter.com/detikcom/statu…

Pemerintah Indonesia secara resmi telah membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia pada tanggal 19 Juli 2017 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor AHU-30.AH.01.08 tahun 2017 yang didasarkan pada Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan.[17][18] Pembubaran HTI dilandasi atas ideologi yang mereka bawa, pendirian negara syariah, dinilai tidak sesuai dengan amanat Pancasila dan UUD 1945[19]. Organisasi radikal HTI dianggap mengancam eksistensi demokrasi yang telah dinikmati bangst Indonesia sejak runtuhnya orde baru[20]. Atas dasar itulah, pemerintah membubarkan HTI.

Untuk memberikan gambaran yang komprehensif mengenai pertaruangan "demokrasi" dan radikalisme di Indonesia, Sosiologi mengenal dua kerangka berpikir, yaitu dikotomi-negasi dan dynamos-dialektis[21]. Perspektif dikotomi-negasi menganggap demokrasi dan radikalisme saling mengancam dan membunuh satu-sama lain. Radikalisme dianggap akan menggerus nilai demokrasi, sedangkan demokrasi dinilai akan mengancam posisi radikalisme. Contoh dari kerangka berpikir tersebut adalah munculnya upaya negara untuk melindungi demokrasi dengan cara membubarkan ormas-ormas radikal[22]. Sedangkan perspektif dinamis-dialektis melihat radikalisme dan demokrasi dalam hubungan yang sebab-akibat. Kelompok radikal muncul karena adanya sistem demokrasi yang telah disepakati. Dalam konteks sosio-historis pun, radikalisme dinilai telah saling berdialektika secara dinamis untuk bersama-sama membangun atau menghancurkan dan membunuh atau menghidupkan struktur sosial dan politik di Indonesia. [23]

https://id.wikipedia.org/wiki/Hizbut_Tahrir

Matt_too_Mad @tjamat
Masih menyangkal mau makar? tanyalah Rokhman S Labib ketua DPPnya pic.twitter.com/O8LnGkWRfC
Expand pic
BiLL RaY @BiLLRaY_san
Cara HTI menyusupkan ideologi ke sekolah/kampus2 adakah diantara mereka ini keluarga anda? pic.twitter.com/vn90lfG6mv
arif b santoso @arifbsantoso
@rubeen_malik @JhonMiduk @BiLLRaY_san @NyiMasRuminah Ada yang terus menutup diri. Rumahnya dipagar tinggi dan selalu tertutup. Tetangga gue tuh.
Heisenberg @DimasRamdhan_
@BiLLRaY_san @nyopus Dulu deket2 ipb daerah bogor, berbekal niat utk investigasi, gua pernah belaga beloon ikutan pengajian HTI yg berujung perekrutan anggota
Heisenberg @DimasRamdhan_
@BiLLRaY_san @nyopus Akar dari akarnya adalah, mereka bidik target anak SMA yg bentar lagi mau masuk kampus, gimana caranya biar gather ya pake pengajian awalnya
Heisenberg @DimasRamdhan_
@BiLLRaY_san @nyopus Dan... abis ngaji disuruh ngumpul gitu, mulai deh tuh agen2 mrk beraksi, dibikin perkelompok, melingkar duduk spt liqo, mrk mulai intro dll
Heisenberg @DimasRamdhan_
@BiLLRaY_san Ah jadi inget, btw mmg biasanya mentor2nya tuh org parte sapi, gak semua sih. Tp bbrp ada, trs ya gitulah ideologi politiknya dibawa dikit2
JktHasFallen @rubeen_malik
@JhonMiduk @arifbsantoso @BiLLRaY_san @NyiMasRuminah Sepupu gua gila gara2 ngikut ginian, beneran gila suka ngoceh sendiri 😢
Load Remaining (27)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.