1
Login and hide ads.
Apa Kata Netizen @wak_apul 18/10/2017 19:23:31 WIB
@AdellaWibawa @aniesbaswedan @sandiuno @Aryprasetyo85 @filbertstw @PartaiSocmed @Takviri @MasTBP_ silakan tunjukkan resistennya gimana wkwkwkwkw...ini Pribumi versus manusa yang ngaku ngaku pribumi
Hendr@72 @hendrachmana72 18/10/2017 20:02:01 WIB
@AdellaWibawa @Takviri @aniesbaswedan @sandiuno @Aryprasetyo85 @filbertstw @PartaiSocmed @MasTBP_ Skdr saran @aniesbaswedan & @sandiuno ga usah nunjukin resistensi atw gengsi mending bawa data duduk diskusi sm LBP & tim spy clean n clear
Karenina @wijaya_karenina 18/10/2017 22:05:01 WIB
@AdellaWibawa @aniesbaswedan @sandiuno @Aryprasetyo85 @filbertstw @PartaiSocmed @Takviri @MasTBP_ Yg wawancara di Metro tivi td sore lebih seru lagi soal reklamasi.. Ada yg bisa dpt rekamannya nggak ya..
Gub.JAGAKALI !! @yosproperty 18/10/2017 22:15:13 WIB
@AdellaWibawa @aniesbaswedan @sandiuno @Aryprasetyo85 @filbertstw @PartaiSocmed @Takviri @MasTBP_ jangn2 anies sandi gertak mnghentikn reklamasi mau renegosiasi dgn swasta yg kontribusi 15% nya itu... MCA manaaa komen kelas curut nya ???
Si Jek @SiMarbotPalsu 19/10/2017 06:02:25 WIB
@AdellaWibawa @Takviri @aniesbaswedan @sandiuno @Aryprasetyo85 @filbertstw @PartaiSocmed @MasTBP_ Siap2 diturunin oleh para nelayan, kalau janjimu palsu emang enak janji manis saat kampanye

Wacana reklamasi 17 pulau di Teluk Jakarta bergulir sejak zaman Orde Baru. Namun, sudah 10 tahun urung dilakukan. Berbagai pendapat mendukung dan menentang rencana reklamasi tersebut.

Nat Geo Indonesia @NGIndonesia 03/05/2016 23:40:06 WIB
Reklamasi di Teluk Jakarta masih mengundang perdebatan. Simak jalan panjang reklamasi di Teluk Jakarta berikut ini ngi.cc/n6Ku

1. 1980-an: PT Harapan Indah mereklamasi kawasan Pantai Pluit selebar 400 meter yang menjadi permukiman mewah Pantai Mutiara.

2. 1981: PT Pembangunan Jaya me reklamasi kawasan Ancol sisi utara untuk kawasan industri dan rekreasi.

3. 1991: Hutan bakau Kapuk direklamasi untuk permukiman mewah Pantai Indah Kapuk.

4. 1981: Reklamasi yang digunakan untuk industri menjadi Kawasan Berikat Marunda.

4 lokasi ini telah menimbulkan perdebatan. Reklamasi Pantai Pluit dianggap mengganggu sistem PLTU Muara Karang, karena adanya perubahan pola arus laut di areal reklamasi Pantai Mutiara yang berdampak terhadap mekanisme arus pendinginan PLTU. Sejumlah pulau di Kepulauan Seribu tenggelam diduga akibat pengambilan pasir laut untuk reklamasi Ancol.

5.1995: Gubernur DKI Wiyogo Atmodarminto memaparkan rencana reklamasi 2.700 hektar di hadapan Presiden Soeharto. Perluasan ibukota ke selatan dinilai tak memungkinkan, mengatasi kelangkaan lahan dan mengembangkan wilayah Jakarta Utara yang tertinggal. Lahir Kepres No. 52 Tahun 1995 tentang Reklamasi Pantai Utara Jakarta dan Perda Nomor 8 Tahun 1995.

Dua kebijakan ini "menabrak" Rencana Umum Tata Ruang (RUTR) Jakarta 1985-2005, karena tidak disebutkan mengenai rencana reklamasi.

6. 2003: Kementerian Lingkungan Hidup menyatakan, reklamasi tidak bisa dilakukan karena Pemprov DKI tidak mampu memenuhi kaidah penataan ruang dan ketersediaan teknologi pengendali dampak lingkungan (SK Menteri Lingkungan Hidup Nomor 14 Tahun 2003 tentang Ketidaklayakan Rencana Kegiatan Reklamasi dan Revitalisasi Pantai Utara).

7. 2007: 6 pengembang reklamasi menang menggugat Menteri Lingkungan Hidup ke PTUN, beralasan sudah melengkapi semua persyaratan untuk reklamasi (amdal regional dan izin lain. Kementerian Lingkungan Hidup mengajukan banding tetapi tetap kalah.

8. 2009: Kasasi Kementerian Lingkungan Hidup mengajukan dimenangkan MA. 28 Juli 2009 diputuskan reklamasi menyalahi amdal.

9. 2011: MA justru mengeluarkan putusan baru (No 12/PK/TUN/2011) yang menyatakan, reklamasi di Pantai Jakarta legal. Namun, harus membuat kajian amdal baru dokumen Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) yang melibatkan pemda di sekitar teluk Jakarta.

10. 2012: Presiden SBY menerbitkan Perpres No. 122 Tahun 2012 mengenai reklamasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil tersebut dan menyetujui praktik pengaplingan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil di Teluk Jakarta.

11. 2014, Pemprov DKI (Gubernur Fauzi Bowo) mengukuhkan rencana reklamasi lewat SK Gub. DKI Nomor 2238 Tahun 2013 yang keluar pada Desember 2014. Izin reklamasi Pulau G diberikan pada PT Muara Wisesa Samudra.

Kementerian Kelautan dan Perikanan menilai, kebijakan tersebut melanggar karena kewenangan memberikan izin di area laut strategis berada di tangan kementeriannya meski lokasinya ada di wilayah DKI Jakarta. Pengembang dan Pemprov DKI Jakarta diminta membuat kajian ilmiah rencana reklamasi Pulau G di Jakarta Utara.

12. 2015: Kementerian Kelautan dan Perikanan mengkaji penghentian sementara (moratorium), karena reklamasi diusulkan hanya untuk pelabuhan, bandara, dan listrik. Di luar itu tidak boleh ada reklamasi untuk hotel, apartemen, mal, dan sebagainya.

Meski demikian, Oktober 2015, Pemprov DKI menyatakan mulai mempersiapkan tahap awal pengembangan Pulau O, P, dan Q yang akan diintegrasikan dengan Pulau N untuk pembangunan Port of Jakarta.

13. 2017: Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut B Panjaitan melalui Surat Menko Maritim Nomor S-78-001/02/Menko/Maritim/X/2017 pada 5 Oktober 2017 mencabut moratorium pembangunan proyek reklamasi Teluk Jakarta.

URL Tempo 6 Ini Sejarah Reklamasi di Teluk Jakarta ย  Menurut PT Muara Wisesa Samudra, sejarah perencanaan reklamasi Teluk Jakarta sudah dilakukan sejak 1990.

Direktur Utama PT Muara Wisesa Samudra (MWS) Halim Kumala menjelaskan, ide pembuatan reklamasi Teluk Jakarta sebetulnya sudah ada sejak 1990. Saat itu konsep reklamasi masih menempel dengan daratan. Namun akhirnya konsep itu diperbaiki karena menilai 13 sungai yang hendak bermuara ke Teluk Jakarta akan terhambat. Pada 1995-2012, kajian dari ahli teknik kelautan Institut Teknologi Bandung, almarhum Profesor Hang Tuah, dan timnya menghasilkan 17 pulau reklamasi. "Khusus Pulau G sudah ditinjau dari segi PLTU Muara Karang, nelayan, dan hidrodinamika," ucapnya.

Video Pantai Mutiara

Video Pantai Indah Kapuk (PIK)

Gubernur Anies Baswedan tetap berencana menghentikan reklamasi sesuai dengan janji kampanye pada Pilgub 2017.

Romanus @mbororomanus 18/10/2017 13:03:29 WIB
@mediaindonesia Kalau tidak yakin dan punya alasan yg kuat mengapa anda janji dan buat program?
METRO TV @Metro_TV 13/10/2017 17:01:02 WIB
[Popular] Anies Baswedan Berkukuh Setop Reklamasi metrotvn.ws/ybJMXZnN pic.twitter.com/HFlWAtl93s
 Expand pic
Load Remaining (19)

Bookmarked tags

No tags
Login and hide ads.