Add to Favorite
0
Login and hide ads.
  • detikcom @detikcom 17/10/2017 13:57:34 WIB
    Anies Jelaskan Pidato Soal Pribumi: Konteksnya Era Penjajahan detik.id/VI36tR pic.twitter.com/MW9QPBXelw
     Expand pic
  • Hal yang menjadi heboh di media sosial adalah bagian pernyataan Anies yang berbunyi "Dulu kita semua pribumi ditindas dan dikalahkan. Kini telah merdeka, kini saatnya menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Jangan sampai Jakarta ini seperti yang dituliskan pepatah Madura. Itik telor, ayam singerimi. Itik yang bertelor, ayam yang mengerami".

    Itu bunyi teks pidato yang dipegang Anies. Yang disampaikan langsung Anies agak berbeda, ada sedikit penambahan kata-kata menjadi berbunyi "Dan Jakarta ini satu dari sedikit kota di Indonesia yang merasakan kolonialisme dari dekat. Selama ratusan tahun,, di tempat lain penjajahan mungkin terasa jauh. Tapi di Jakarta, bagi orang Jakarta kolonialisme itu di depan mata. Dirasakan sehari-hari. Karena itu, bila kita merdeka, janji-janji harus dilunaskan. Dulu kita semua, pribumi ditindas dan dikalahkan. Kini telah merdeka, kini saatnya kita jadi tuan rumah di negeri sendiri. Jangan sampai Jakarta ini seperti yang dituliskan dalam pepatah madura"

    Terkait pidato tersebut, Anies pun meluruskan konteks dalam pernyataan tersebut. "Itu pada konteks pada era penjajahan. Karena saya menulisnya juga pada zaman penjajahan dulu karena Jakarta itu kota yang paling merasakan," kata Anies kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (17/10/2017).

  • URL beritasatu.com 3757 Anies Klarifikasi Kata Pribumi Anies menyatakan dalam pidatonya kata
  • 🇮🇩NKRI🇮🇩 @davitttts 17/10/2017 13:59:31 WIB
    @detikcom ngelezzz... ngapain pidato konteks era penjajahan.. mau bermain dengan SARA ya... bukanya terkenal. dgn tenun kebangsaan??
  • Oppie Hartono @SopiyaniYopi 17/10/2017 14:01:27 WIB
    @detikcom Kan udh Merdeka 72th yg lalu, ngapain msih bw2 penjajahan. Lebayy loe ahh....
  • Q PRIBUMI CAK🙈🙈 @PutraRi14172350 17/10/2017 14:02:14 WIB
    @detikcom Ya berarti sekarang di jajah ya.siapa yg jajah bung .keturunan orang luar mungkin yg jajah😀😀
  • Eim'beer @Eimbeer 17/10/2017 14:02:14 WIB
    @detikcom Kl gitu lo salah jama Nies.... Balik aja lo ke masa lalu
  • orindo sinaga @orindosinaga 17/10/2017 14:02:56 WIB
    @detikcom 😄g perlu pak,kt dah phm yg sy ga paham program anda byk trik sulapnya pa lg DP 0%🤣🙏maaf blm bs mov on atut 😭
  • Andre Tjahjadi @andre_tjahjadi 17/10/2017 14:03:43 WIB
    @detikcom Meski dlm konteks penjajahan tlng jgn dipake lg istilah pribumi non pri, istilah itu sudah dilarang sejak pak habibie terbitkan inpres th 98
  • The Watakata @TWatakata 17/10/2017 14:04:04 WIB
    @detikcom Ceritanya mau memberi pelajaran sejarah.mgkin warga jkt blom paham sejarah. Xixixiixxi
  • Benarkah Jakarta paling merasakan penjajahan Belanda dari dekat, sehari-hari?

  • Sejarawan Universitas Indonesia (UI), Prof Taufik Abdullah, mengatakan, Indonesia tidak pernah dijajah oleh pemerintah kolonial Belanda selama 350 tahun, hanya mitos. Yang terjadi justru Belanda memerlukan lebih dari 300 tahun untuk menaklukkan beberapa daerah di Hindia Belanda.

    Taufik mengatakan, orang-orang Belanda pertama kali masuk ke Indonesia pada tahun 1552 di bawah pimpinan Cornelius de Houtman yang mendarat di salah satu pelabuhan dan pusat kekuasaan di Nusantara saat itu, yakni Banten. Sementara kolonialisme Belanda berakhir tahun 1942, sehinggga tak logis jika Belanda langsung berkuasa ketika mereka baru saja datang di Banten.

  • Perang terpanjang, Aceh pernah dibumihanguskan Belanda

  • Koran Sindo @MNCkoranSINDO 15/03/2017 06:24:07 WIB
    Daftar Perang Paling Lama di Dunia, Aceh vs Belanda Nomor 4 dlvr.it/NdC9Qn pic.twitter.com/3rk5ppqxvt
     Expand pic
  • Dengan durasi 31 tahun (1873-1904), jumlah korban diperkirakan 90.000 orang. Meski pada 1874, Belanda berhasil menguasai ibu kota Aceh, Kutaraja, namun perang gerilya menyeret Belanda dalam perang panjang. Pada akhir 1890-an, Belanda yang frustrasi menggelar kampanye bumi hangus yang berujung pada kehancuran ratusan desa dan kematian ribuan warga Aceh. Pada 1903, Belanda sudah di ambang kemenangan tetapi sejumlah pertempuran masih terus berlangsung secara sporadis hingga 1914.

  • Perang-perang paling gigih di Indonesia

  • URL Sejarah RI 82 5 Perang Terdahsyat yang Pernah Terjadi di Indonesia 0 Shares Share on Facebook Share on Twitter
  • Selain Perang Batavia (1628-1629), perang paling dramatis dan besar adalah Perang Jawa (1741-1743), Perang Diponegoro (1825-1830) dan serangan 10 November 1945 (1945) serta Serangan Umum 1 Maret 1949 (Yogyakarta).

  • Paradoks pidato Anies Baswedan

  • URL Tribunnews.com 641 Hendardi Kritik Pidato Anies Soal 'Pribumi': Penuh Paradoks - Tribunnews.com Pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal 'Pribumi' memantik reaksi banyak pihak. Ada yang pro, ada pula yang kontra.
  • Ketua SETARA Institute, Hendard menduga politik identitas hendak digunakan Anies sebagai landasan memimpin dan membangun Jakarta.

    "Pidato yang penuh paradoks: satu sisi mengutip pernyataan Bung Karno tentang negara semua untuk semua, tapi di sisi lain menggelorakan supremasi etnisitas dengan berkali-kali menegaskan pribumi dan non pribumi sebagai diksi untuk membedakan sang pemenang dengan yang lainnya," kritik Hendardi.

    Hal ini bisa dianggap melanggar instruksi presiden no. 26/1998 yang melarang penggunaan istilah pri dan non pri untuk menyebut warga negara. Selain mengabaikan semangat etis UU 40/2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.

  • mas Bowo @bowo88281143 17/10/2017 12:13:33 WIB
    @tribunnews Sebelum mengkritik pidato Anies ... ngaca dulu ya.. ternyata Dirimu bukan Diriku..

Comment

All Categories

Category related to Breaking news