'Dalih' @jokowi Soal Daya Beli Masyarakat Yang Menurun.

Itu semua adalah fakta yang tak mungkin bisa berbohong. Jadi jangan sedikit-sedikit ada masalah jawabnya “Isu yang dibuat lawan politik"
menurun daya Jokowi Indonesia beli heri ekonomi gunawan dprri publicpolicy
0
Partai Gerindra @Gerindra
1. Selamat siang tweeps, kali ini kita akan menanggapi ‘dalih' @jokowi perihal kondisi daya beli masyarakat yang saat ini menurun. pic.twitter.com/F7nNyucrMD
Expand pic
Partai Gerindra @Gerindra
2. Pak @HeriGunawan88 menyatakan bahwa masalah daya beli masyarakat adalah soal politik-ekonomi.
Partai Gerindra @Gerindra
3. Kalau kebijakan politik-ekonominya keliru, maka sudah pasti kebijakan daya beli ikut keliru. @jokowi
Partai Gerindra @Gerindra
4. Dari data BPS 2017 tercatat bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II tahun ini tercatat 5,01 persen.
Partai Gerindra @Gerindra
5. Angka itu lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 5,18 persen.
Partai Gerindra @Gerindra
6. Penurunan itu ditandai oleh penurunan konsumsi rumah tangga yang menjadi indikator untuk mengukur daya beli.
Partai Gerindra @Gerindra
7. Konsumsi rumah tangga kuartal II-2017 hanya 4,95 % atau hanya naik tipis dibandingkan kuartal sebelumnya yang pertumbuhannya 4,94 %.
Partai Gerindra @Gerindra
8. Perlambatan juga terlihat dari konsumsi rumah tangga pada kuartal II tahun lalu yang mencapai 5,07 persen.
Partai Gerindra @Gerindra
9. Jadi memang fakta bahwa saat ini sedang terjadi distorsi pada daya beli masyarakat. Itu tak bisa dibantah. @jokowi
Partai Gerindra @Gerindra
10. Jangan tiba-tiba @jokowi menjawabnya dengan enteng bahwa hal tersebut adalah politisasi. Pemerintah mustinya peka dan tidak anti kritik
Partai Gerindra @Gerindra
11. Daya beli masyarakat bkn hal sepele & nyeleneh. Jangan sampai publik melihat lesunya daya beli saat ini karena pemerintah suka nyeleneh.
Partai Gerindra @Gerindra
12. Angka sudah berbicara. Faktanya, konsumsi rumah tangga sedang terjadi perlambatan. @jokowi
Partai Gerindra @Gerindra
13. Kuartal II-2016 sebesar 5,07 persen turun ke angka 4,95 persen di kuartal II Tahun 2017. Artinya, daya beli kita memang terdistorsi.
Partai Gerindra @Gerindra
14. Soal shifting dari offline ke online tak bisa jadi pegangan. @jokowi
Partai Gerindra @Gerindra
15. Sementara itu, survei keyakinan masyarakat terhadap ekonomi menunjukkan pelemahan sejak Mei 2017.
Partai Gerindra @Gerindra
16. Terakhir, September 2017 menurun 0,3 poin dari angka Agustus 2017. Pelemahan itu disebabkan oleh penurunan indeks penghasilan.
Partai Gerindra @Gerindra
17. Lesunya transaksi jual beli pun dirasakan oleh warung-warung kopi dengan segmen pasar anak-anak muda.
Partai Gerindra @Gerindra
18. Kalangan remaja dan pemuda kelas menengah bawah memiliki batas kemampuan beli yang merosot, bahkan hanya untuk menikmati kopi.
Partai Gerindra @Gerindra
19. Bukti penjualan yang menurun juga terjadi di masa jelang hari raya lalu di pusat perbelanjaan tekstil Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Partai Gerindra @Gerindra
20. Penjualan rata-rata pedagang Tanah Abang diprediksi melorot sampai 30% dibanding tahun lalu.
Partai Gerindra @Gerindra
21. Kemerosotan 50-70% dikabarkan terjadi merata di Blok A, B dan F.
Partai Gerindra @Gerindra
22. Itu semua adalah fakta yang tak mungkin bisa berbohong. Jadi jangan sedikit-sedikit ada masalah jawabnya “Isu yang dibuat lawan politik"
Partai Gerindra @Gerindra
23. Melemahnya daya beli tidak tertutup kemungkinan karena arah kebijakan ekonomi @jokowi yang belum mampu menciptakan trikcle down effect.
Partai Gerindra @Gerindra
24. Semua masih didominasi oleh sektor finansial tak langsung. Sektor-sektor produktif masih loyo. @jokowi
Partai Gerindra @Gerindra
25. Jadi sekali lagi kami tekankan! Penurunan daya beli jangan dianggap sebagai hal sepele dan seolah-olah digoreng partai oposisi. @jokowi

Comment

#KeongSawah @SugiKawuloAlit 12/10/2017 23:04:55 WIB
@Jokowi: salah sendiri rakyat ndak mampu membeli, soal daya beli gitu sih #BukanUrusanSaya mas @Gerindra, yang saya mau tuh #Meroket ajah tauk Mas... 😂
Login and hide ads.