1

Soekarno dan harta yang tertinggal usai 'terusir' dari Istana Merdeka.

Iman Brotoseno @imanbr
Lagi baca berkas harta Sukarno -28 lembar- yg diserahkan ke negara, setelah dia keluar dari Istana. Ia tak mau ambil pic.twitter.com/v28KgnR1Qr
 Expand pic
Iman Brotoseno @imanbr
Nulis blog ah ttg berkas harta Sukarno yg ia serahkan ke negara. Ada emas, uang, berlian yang tak mau ia ambil, karena merasa bukan haknya
Moh.Sonny Al-Ansory @Sonnyalansory
@imanbr kira2 Presiden yg sekarang. mau ga seperti Bung Karno Bung?

Sisi lain Soekarno seperti diceritakan beberapa tokoh sejarah dikutip dari blog: http://blog.imanbrotoseno.com/harta-soekarno/

TD Pardede , tokoh pengusaha asal Medan jaman dulu jika masih hidup tentu akan tercengang membaca berita majalah Tempo minggu ini :

“ Dari luar ruangan, sejumlah tokoh melihat pertemuan itu berlangsung dingin. Teh dalam cangkir berlogo Istana Presiden yang diangkut dari rumah Soeharto, tak disentuh. Hendarman – Jaksa Agung – kata sumber itu, lalu mengajukan konsep penyelesaian di luar pengadilan. Diantaranya, keluarga Soeharto harus membayar 4 trilyun kepada negara. Ini sepertiga dari tuntutan Pemerintah, yakni US $ 420 juta dan Rp 185 milyar plus ganti rugi immaterial Rp 10 trilyun atas Yayasan Supersemar .

  • Mbak Tutut dan adik adiknya hanya terdiam mendengar angka yang diajukan Pemerintah “.*

Si ompung yang dekat dengan Bung Karno pasti teringat saat suatu hari dia dipanggil mendadak ke Jakarta. Mengetahui betapa miskinnya sang Presidennya. Setelah ngobrol ngobrol bersama menteri lainnya, Presiden Republik Indonesia itu mengajak TD Pardede ke pojok ruangan.

“ Pardede, bisa kau pinjamkan aku uang ? “
Gelagapan karena langsung ditodong oleh penguasa negeri. TD Pardede merogoh saku saku jasnya dan memberikan seribu dollar dari kantongnya. Namun Bung Karno hanya mengambil secukupnya dan mengembalikan sisanya kepada Pardede.

Lain cerita salah satu ajudan terakhir, Putu Sugianitri seorang bekas Polisi wanita yang juga harus pensiun tanpa kejelasan. Suatu saat setelah tidak menjadi presiden, Bung Karno jalan jalan keliling kota dan tiba tiba ingin buah rambutan. ” Tri , beli rambutan “.

” Uangnya mana ? ” tanya si polwan asal Bali itu.
” sing ngelah pis ” kata Bung Karno dalam bahasa Bali yang artinya ” saya tak punya uang “.
Jadilah sang ajudan memakai uang pribadinya untuk mantan presiden yang tidak memiliki uang.

Ada juga cerita dari Bang Ali Sadikin.
Saat ia menjabat Menko Maritim. Ia ditanya oleh Bung karno apakah ia bisa membantu bisnis mertua Bung Karno yang berkaitan dengan perijinan pelabuhan. Setelah dipelajari Ali Sadikin mengatakan tidak bisa. Peraturan mengatakan demikian.
“ Ya sudah , kalau tidak bisa “ kata Bung Karno.
Bang Ali berpikir. Luar biasa ini manusia. Padahal sebagai Presiden ia bisa memaksakan memberi perintah. Yang mengagumkan Bung Karno selanjutnya tidak pernah dendam, bahkan kelak mengangkat May.Jend KKO Ali Sadikin sebagai Gubernur Jakarta.

Iman Brotoseno @imanbr
Kasihan Bung Karno ya. Mau mengawinkan Guntur tidak punya biaya. Sampai cari pinjaman 2 juta untuk biaya perkawinan anaknya
achmad marendes @achmad_marendes
@imanbr @aafit kalo soekarno sering nikah lagi duit dari mana ya?
Oztyn Ovileo @Masquenoire
@imanbr itu baru namanya bapak dan pemimpin yang baik mas :')
sutawijaya @jay_Zachary
@imanbr agak kontradiktif dgn sabagian anaknya
lady @ladyaaana
@imanbr mungkin emas balokannya kayak emas di The Italian Job ya bang, ada Balinese dancernya juga ga yah?
Iman Brotoseno @imanbr
Pak Sidarto Danusubroto lagi bercerita kisah di Wisma Yaso. Bagaimana dia menyelundupkan Khong Guan berisi uang bantuan untuk Bung Karno

Untuk membeli lukisan yang menjadi koleksinya, Bung Karno juga mendapatkannya secara kredit.

URL tirto.id 5 'Soekarno Itu Suka Mengkredit Lukisan' Setiap istana, di negara mana pun, pastilah dihiasi karya seni. Mulai dari lukisan, patung, diorama dan masih banyak lagi. Semua benda seni pajangan di istana,

Ada cerita juga, pelukis Affandi yang menagih pelunasan lukisan ke Soekarno ke ke istana di Yogyakarta. Soekarno bingung karena tak punya uang. Affandi lalu diberi pulpen presiden yang ditolaknya karena takut dikira mencuri pulpen presiden. Akhirnya Soekarno membayarnya dengan baju bekas miliknya dan Fatmawati, sekarung beras dan dokter kepresidenan untuk memeriksa istri Affandi yang sakit.

Tinggal di Wisma Yaso yang memprihatinkan.

URL KOMPAS.com 378 Diusir dari Istana, Soekarno Kehilangan Harta dan Hidup dari Bantuan Orang Lain - Kompas.com Kehidupan Soekarno pasca diusir dari Istana Presiden terlunta-lunta. Tak ada pemasukan yang diterimanya sehingga harus meminta uang kepada salah seorang pejabat rumah tangga Istana untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Buku Memoar Sidarto Danusubroto Ajudan Bung Karno yang ditulis Asvi Warman Adam, disebutkan pasca-Supersemar, Soekarno semakin tidak berdaya.
Beliau tak mendapat kejelasan mengenai pembayaran gaji serta uang pensiun seorang Presiden.

Saat kehabisan uang untuk hidup sebagai tahanan kota di Wisma Yaso, Sidarto dimintanya mencarikan uang. Tidak mudah, karena saat itu semua takit berhubungan dengan Bung Karno. Namun dari mantan pejabat rumah tangga Istana Merdeka, Tukimin, didapat uang 10.000 USD yang diserahkan melalui kaleng biskuit melalui Megawati.

Iman Brotoseno @imanbr
@novintt belajar sejarah dimana ya? Sukarno ( pemerintah RI ) merampas harta kerajaan Nusantara ? Swapraja Deli, Siak dll karena revolusi
Kresna Astraatmadja @KresnaAstra
@imanbr harusnya Soekarno titipkan hartanya ke negara orang lain saja, yang bisa rawat. khawatir hilang, dicuri, atau rusak terlantar...
Iman Brotoseno @imanbr
@KresnaAstra mungkin Sukarno tidak perduli harta. Dia lebih peduli membawa bendera proklamasi yg dibungkus koran dalam kepitan tangannya

Konon, harta kekayaan Soekarno yang ditinggal di Istana didata oleh pihak penguasa lengkap dengan berita acara. Mulai dari emas batangan, lukisan, buku, pakaian, minyak wangi, bolpen, uang dollar yang semuanya bernilai tidak sedikit. Semuanya tidak diserahkan ke Soekarno atau keluarga. Tak jelas muaranya.

Load Remaining (14)
Login and hide ads.