1
tirto.id @TirtoID
Abdul Haris Nasution dijuluki sebagai jenderal tanpa pasukan & politisi tanpa partai. Mengapa? tirto.id/cv3x pic.twitter.com/lw1cU9HLmL
Expand pic
URL tirto.id 21 Abdul Haris Nasution Satu batalion kavaleri lapis baja mengarahkan moncong meriam ke Istana Negara pada 17 Oktober 1952. Di depan Istana, massa bersama sejumlah perwira Tentara

Hubungan Soekarno-Nasution "tidak terlalu baik". Pencetus dwi fungsi ABRI ini pasang surut. Oleh Soekarno pernah dijadikan militer nonaktif (1952). Diangkat menjadi Kepala Staf TNI AD 3 tahun kemudian diangkat kembali. Jabatan yang tak berarti banyak, karena tak bisa memimpin pasukan.

Selamat dari G30S/PKI, Nasution tetap tak bisa melakukan manuver apapun. Komando pasukan Angkatan Darat kemudian beralih kepada Soeharto, perwira yang batal ia pecat karena dugaan korupsi di Divisi Panglima Diponegoro. Penyebabnya jabatan KSAD vakum setelah Letnan Jenderal Ahmad Yani mangkat dan Soeharto saat itu menjadi Panglima Komando Strategis Cadangan Angkatan Darat.

Sampai dengan masa pemerintahan transisi kekuasaan dari Soekarno ke Soeharto, Nasution tetap tidak bisa memanfaatkan momentum. Kendali kekuasan dan politik militer tetap di tangannya. Bahkan di tangan Soeharto pula, Nasution “ditempatkan” sebagai Ketua MPRS. Dan dari penempatan itulah Soeharto bisa menjadi pejabat presiden menggantikan Soekarno.

Sama seperti Soekarno, Soeharto juga berhati-hati pada Nasution. Untuk meredam gerakan Nasution, Soeharto melarang Nasution berbicara di Seskoad dan Akademi Militer. Bahkan pada tahun 1971, Nasution diberhentikan dari dinas militer di usia 53, dua tahun lebih cepat dari batas usia pensiun 55 tahun.

Manuver politik terakhir yang dilakukan Nasution terjadi pada 1978. Saat itu ia bersama mantan wakil presiden Hatta, Nasution mendirikan Yayasan Lembaga Kesadaran Berkonstitusi (YLKB). Yayasan ini bertujuan untuk memberikan penyadaran berkonsitusi kepada masyarakat, sekaligus sebagai kritikan kepada pemerintahan Orde Baru yang dianggap salah menafsirkan Pancasila dan UUD 1945 untuk kepentingan segelintir kelompok. Ia bahkan membuat sebuah gerakan protes yang ditandatangani sejumlah tokoh politik dari sipil dan militer. Belakangan gerakan tersebut disebut Petisi 50 karena ditandatangai oleh 50 orang.

  • Soeharto yang tidak menyukai petisi ini, melakukan cekal (cegah dan tangkal). Sejumlah tokoh yang ikut menandatangani Petisi ini dilarang melakukan perjalanan ke luar negeri dan membuat transaksi bisnis. Pendek kata, Nasution, dimiskinkan dari politik dan ekonomi sampai meninggal pada 6 September 2000. *
arin @REALLVBADBOY
anw dulu gegara baca sejarahnya bapak abdul haris nasution terus jadi ngefans

Jenderal Nasution di zaman Orde Baru.

URL merdeka.com 50 A. H. Nasution - Profil | merdeka.com Detail profil A. H. Nasution Portal berita Indonesia terlengkap: Politik, Ekonomi, Hukum, Kriminal, Olahraga, Otomotif, Hiburan dari nasional hingga mancanegara

Usai tugas memimpin MPRS tahun 1972, jenderal besar yang pernah 13 tahun duduk di posisi kunci TNI ini, menepi dari panggung kekuasaan. Pak Nas lalu menyibukkan diri menulis memoar. Sampai pertengahan 1986, lima dari tujuh jilid memoar perjuangan beliau telah beredar. Kelima memoarnya, Kenangan Masa Muda, Kenangan Masa Gerilya, Memenuhi Panggilan Tugas, Masa Pancaroba, dan Masa Orla. Selain itu beliau juga menulis buku dan memoar berjudul Masa Kebangkitan Orba dan Masa Purnawirawan, Pokok-Pokok Gerilya, TNI (dua jilid), dan Sekitar Perang Kemerdekaan (11 jilid). Jenderal Besar Nasution menghembuskan nafas terakhir di RS Gatot Subroto, pukul 07.30 WIB (9/9-2000), pada bulan yang sama ia masuk daftar PKI untuk dibunuh.

Jendral yang merupakan salah satu dari tiga jendral yang berpangkat bintang lima di Indonesia ini sedari kecil hidup sederhana, dan beliau tak mewariskan harta pada keluarganya, kecuali kekayaan pengalaman dalam perjuangan dan idealisme. Rumahnya di Jalan Teuku Umar, Jakarta, tetap tampak kusam, hingga kini tak pernah direnovasi.

Masterpiece Pak Nasution adalah buku mengenai dasar-dasar perang gerilya melawan Belanda "Strategy of Guerrilla Warfare". Diterjemahkan ke berbagai bahasa asing dan menjadi buku wajib akademi militer, termasuk di West Point Amerika Serikat.

AdiFerhad @FerhadAdi
Buku Abdul Haris Nasution 'Strategy of Guerilla Warfare' diterjemahkan dalam puluhan bahasa,dan diajarkan sekolah2 militer seluruh dunia.
Rezim TRG @The_RedGeneral
Yani sudah mati dibunuh PKI, Nasution dalam perawatan karena terluka, hanya Soeharto perwira paling senior yg bisa memegang komando AD .
Suro Sentiko @SuroSentiko3
@Revmen2000 Knp pak harto tidal ikut dibunuh juga? Begitu mulianya aidit,untung dll berkorban demi ????? Itu maksudmu ???? Aa....hhh
Masati Ziliwu G. @masatizg
@PartaiSocmed Masih hidup Jenderal A.H. Nasution, tapi koq Mayjen Soeharto yg "ambil alih" situasi nasional saat itu? Cc: @MajalahHistoria @TolakBigotRI

Curhat Putri Nasution...

Juni Winarni @Juniwinarni91
Jejak G 30SPKI Penuturan Putri Jenderal A H Nasution Hendrianti Saha... youtu.be/oCIOuwHV9Ds via @YouTube
Expand pic
Do_Ra_Dong @Ronin1948
Suara pidato Jenderal A.H Nasution ketika pemakaman para pahlawan revolusi korban kebiadaban G30SPKI Dihinakan pengkhianatan pic.twitter.com/jJFcCxb1t7
Tri @Tri54255315
@Ronin1948 Alfatahah buat pahlawan revolusi, pejuang kemerdekaan, bpk penbagunan
nisaruhullutfah @NiezManiez25
@Ronin1948 Subhanallah merinding dengar suara beliau,haru ..bgtu tegar,semga pengorbanan para pahlawan revolusi ini tdk sia"....
she sil @SisilVia14
@Ronin1948 Suaranya sedih sgt trpukul, trbata² menahan tangis,...ikut sedih pas denger pidato pk Nas 😰😥
MUFTI @Mufti_Lfc
@Ronin1948 Yaa Allah Yaa Karim , perjuangan para pendahulu begitu besar untuk bangsa 😭😭😭
#BulKibalKibul #DilarangGantiPresiden ? @Alexemeru
@Ronin1948 Ada pidato Presiden Soekarno ga mengenai terbunuhnya para jenderal ? *seriusnanya
@ Matsakli. @Matsakli3
@Ronin1948 @T___Az itu Suara Pak H SOEHARTO , SOBAT BUKAN SUARA NASUTION.
Devi Oktaviani @K3rindu4n
@Ronin1948 @ssirah Alfathihah utk smwa Pahlawan Revolusi dan smwa Korban Kebiadaban PKI laknatullah, In Shaa Allah Khusnul Khatimah 😇😭😭😭
Load Remaining (7)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.