0
Wicaksono 🇮🇩 @ndorokakung
Pengemudi ojek online mengalami relasi eksploitatif. Mereka diperlakukan seperti buruh informal? theconversation.com/cerita-pengemu…

Sebuah artikel membeberkan cerita lain dari bisnis ojek online.

Selama enam bulan, dari November 2016 hingga April 2017, penulis menganalisis narasi dan testimoni pengemudi dalam berbagai forum di Facebook dan Google+ yang diikuti lebih dari 80.000 anggota. Penulis juga berbincang dengan sepuluh pengemudi di Jakarta, Semarang, Yogyakarta, dan Makassar pada pertengahan 2017.

Penulis menemukan bahwa, alih-alih menjalani hubungan kemitraan, pengemudi mengalami relasi eksploitatif. Mereka diperlakukan seperti buruh informal dengan perlindungan kerja yang minim atau bahkan tak ada sama sekali.

Menggunakan teknologi dan retorika, perusahaan transportasi daring berhasil mendikte pengemudi dan dalam waktu yang sama menciptakan ilusi hubungan yang setara. Sistem tersebut menciptakan ketimpangan akses dan kuasa yang membuat perusahaan mampu memaksa pengemudi terus memeras keringat. Di saat yang sama, perusahaan mengeliminasi hak-hak pengemudi sebagai pekerja dan membebankan biaya dan risiko kepada mereka.

Baca lengkapnya di sini

URL The Conversation 35447 Cerita pengemudi menguak eksploitasi di Gojek, Grab, dan Uber Menggunakan teknologi dan retorika, perusahaan transportasi online berhasil mendikte pengemudi dan dalam waktu yang sama menciptakan ilusi hubungan yang setara.
The Conversation Indonesia @ConversationIDN
Dengan teknologi dan retorika, Gojek, Grab, dan Uber sukses mendikte pengemudi. Hubungan kerja seolah-olah setara. theconversation.com/cerita-pengemu…
Mas Pur #MiFan Bobotoh Jebred @rasjawa
Sisi lain dari permasalahan Ojeg Online. Eksploitasi. Menarik untuk disimak theconversation.com/cerita-pengemu…
IG @rahmadeeyanti @sintingbuku
@ndorokakung Tulisan bagus. Dalam bbrp hal sering mikir soal ini, sumber daya misalnya. Hampir semua harus disediakan pengemudi.
Ade Widjaya @widjaya_ade
That's right dan sangat betul !! Dilema transportasi online theconversation.com/cerita-pengemu…
fikri hakim @fikrihakim
Dari pertama muncul, sampai sekarang, saya tidak menyukai cara perusahaan transportasi online memperbudak... fb.me/xqMw0WuO
Eric Sasono @ericsasono
Perusahaan transportasi online memakai alibi disrupsi teknologi utk menghindar kewajiban industrial mereka theconversation.com/cerita-pengemu…
tc @pradewitch
@ericsasono Saya dulu ngumpulin cerita2 driver, dan seringkali ke luar keluhan soal ketenagakerjaan mereka.
tc @pradewitch
@ericsasono Sistemnya timpang karena mereka dicantumkan sbg mitra, perusahaan nggak punya kewajiban memenuhi kewajiban perburuhan
tc @pradewitch
@ericsasono Tapi kan prakteknya mereka buruh ~
Lakcy @laksitamochtar
@ndorokakung Posisi tawarnya rendah sekali ya, mesakke -_-
Koboi Insap @stressmetal
@vehandojo @ConversationIDN @GrabID @gojekindonesia @Uber_IDN coba deh petingginya baca ini, apakah pengemudi beneran mitra? Atau "mitra" yang dieksploitasi?
Isnaini Amirna @eisgladies
Yuk.. Kita buat kompetitornya..yg lebih mensejahterakan driver.. fb.me/1iySW3eJo
Fery Widiamoko @TheFeds24
@vehandojo @ConversationIDN Insight yg bagus...transportation platform yg disebut disini seharusnya membaca..dan kmdn mengevaluasi sistem mrk
Yasir Jabry @yasirjabry
@ndorokakung Ini tulisan yang bener-bener mengutarakan isi hati driver seperti saya ini, Ndoro. Terima kasih buat penulisnya. Bener banget isinya.
Pengumpul Gopeii @GojekJekarda
@ndorokakung Thanks mas sudah merepresentasikan perasaan kami sbg driver ojol.🙏🏼🙏🏼🙏🏼🙏🏼
feri razali @masfei
@ndorokakung Sungguh sebuah sudut pandang yg tak biasa..
Iswatin Abdella @iswatinabdie
@ndorokakung Sedih baca ini, selalu kasih 5 ⭐️ & tambahan tip trnyata ga banyak bantu mereka hikz
IG @rahmadeeyanti @sintingbuku
Pengemudi juga hampir tanpa "perlindungan". Makanya hampir gak pernah tega kasi bintang 4 misalnya. Gak tega juga kalo gak kasi tip.

Di sisi sebelahnya mengatakan

Load Remaining (14)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.