0
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Makin hari saya temukan bahwa #OTTKPK adalah skandal menipu rakyat paling besar di Indonesia.
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Karena tidak boleh ada hukum yang berlaku tanpa ada definisi dan ketentuannya dalam UU dan Hukum Indonesia. #TerTipuOTT
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Atau tidak boleh ada hukum yang berlaku yang bertentangan dengan ketentuan dalam UU dalam makna sebenarnya.#TerTipuOTT
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Maka penasaran saya tertuju kepada kata OTT (Operasi Tangkap Tangan) yang menjadi kata paling populer sekarang. #TerTipuOTT
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Jika dalam masyarakat Jahiliah, sebuah konsep yg semakin populer justru di-mitos-Kan, maka OTT telah jadi mitos. #TerTipuOTT
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Kata itu disebut dan diulang2, tanpa berani melakukan kritik dan pencarian makna. Makin hari makin keramat. #TerTipuOTT
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Dalam masyarakat berpengetahuan, justru sebuah konsep yang menarik akan dibedah dan diteliti secara ilmiah. #TerTipuOTT
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Jadilah sebuah konsep atau peristiwa menjadi ilmiah dan rasional. Jelas dan dapat diterangkan. #TerTipuOTT
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Apalagi apabila konsep itu dalam negara. Maka tidak boleh ada mitos. Negara adalah organisasi rasional. #TerTipuOTT
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Berbeda dengan agama, karena percaya kepada yang Ghalib adalah bagian dari iman, biarkan ada misteri. #TerTipuOTT
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Semakin lama, mitos tentang #OTTKPK makin dibangun. Termasuk oleh para cendekiawan yang karakternya lemah. #TerTipuOTT
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Saya mohon maaf kepada mereka karena tidak bisa ikut menipu bangsa Indonesia. Kebohongan #OTTKPK harus diungkap. #TerTipuOTT
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Pagi ini, saya terus coba membaca pasal2 dan naskah dasar yang digunakan KPK untuk beraksi. #TerTipuOTT
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Buku2 ini saya coba baca untuk mencari ketentuan yang digunakan KPK untuk #OTTKPK yg terkenal itu. pic.twitter.com/LsNrNlKJ8m
Expand pic
Expand pic
Expand pic
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Dan ternyata istilah OTT atau Operasi Tangkap Tangan tidak ada sama sekali dalam semua domumen2 hukum yg ada. #TerTipuOTT
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Kata Operasi tidak ada, Tangkap Tangan juga tidak ada. Kata "tangkap" (tidak ada yg berdiri sendiri). #TerTipuOTT
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Tetapi kata Tertangkap Tangan jelas ada tapi hanya dalam KUHAP yaitu UU No. 8 tahun 1981. Coba kita simak; #TerTipuOTT
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Ini ada beberapa ketentuan dalam KUHAP, pasal 1 butir 18-21. pic.twitter.com/QN5NqnWzxs
Expand pic
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Coba kita fokus sekarang ke butir 19-20 kata "tangkap" semua pakai awalan tidak sendiri. Tentu makna berbeda. #TerTipuOTT pic.twitter.com/ESzFNm3zrq
Expand pic
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Sekarang, coba kita zoom lagi pasal 19 di mana ketentuan tentang OTT diambil menurut prof @mohmahfudmd . #TerTipuOTT pic.twitter.com/4mUQMib8Uw
Expand pic
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Ada baiknya pasal ini dicerna secara bahasa sebelum dibaca dan dipahami secara hukum. #TerTipuOTT
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Sebab suatu kata atau konsep dapat memiliki makna bahasa yang longgar tapi secara hukum dia harus presisi. #TerTipuOTT
Load Remaining (50)

Comment

Panji @panji_2012 26/09/2017 14:22:39 WIB
@fahrihamzah komentar anda juga bisa diangggap menipu rakyat...
Login and hide ads.