23/09/2017 20:44:38 WIB

Gambar-gambar Iklan Propaganda Politik PKI-Masjumi Era 1950an, Bukti Kedua Partai Adalah Rival Sejati

Rekam sejarah persaingan panas antara partai komunis PKI dengan partai Islam Masjumi di dunia perpolitikan Indonesia tahun 50-an.
Politik partai PKI Masjumi sejarah
duckmanducks 3220 View 0 comments
1
Login and hide ads.
  • Rumail Abbas @Stakof 09/04/2014 14:25:01 WIB
    Sebagai catatan, Bung, bentuk ketidak-akuran PKI dengan partai Islam seperti Masjumi telah terjadi setahun lalu (ceritanya lg di tahun 55).
  • Rumail Abbas @Stakof 09/04/2014 14:28:42 WIB
    Di bulan Maret 1954, PKI mengadakan rapat, dan didatangi para partisan dari Masjumi. Di muka podium: “KUTUK TEROR PERAMPOK MASJUMI-BKOI”
  • Rumail Abbas @Stakof 09/04/2014 14:31:27 WIB
    “Memilih Masjumi sama dengan mendoakan agar seluruh dunia masuk neraka. Masuk Masjumi itu HARAM. Masuk PKI itu HALAL.”
  • Rumail Abbas @Stakof 06/06/2014 16:51:39 WIB
    Ada 5 partai besar di Jepara di masa Orde Lama: PSII, Masjumi, Nahdlatul Ulama, PNI, dan PKI. Begitu pula di Dongos.
  • Rumail Abbas @Stakof 01/07/2014 13:20:53 WIB
    PKI mulai berkoalisi dengan Partai Sosialis dan Partai Buruh, dan kelompok sayap kiri ini diberikan nama FDR (Front Demokrasi Rakyat).
  • Rumail Abbas @Stakof 01/07/2014 13:22:07 WIB
    11 Agustus 1948 Musso tiba di Yogyakarta. Amir dan sebagian besar pemimpin FDR lanta mengakui kekuasannya Musso ini.
  • Rumail Abbas @Stakof 01/07/2014 13:23:59 WIB
    "Djalan Baroe" adalah provokasinya, berupa perubahan radikal dari sikap PKI; yaitu konfrontasi terhadap pemerintahan Soekarno-Hatta.
  • Rumail Abbas @Stakof 01/07/2014 13:25:03 WIB
    Akibatnya di Solo terjadi konflik antara politik dan militer. Kekalahan kelompok kiri di sini menimbulkan reaksi di Madiun.
  • Rumail Abbas @Stakof 01/07/2014 13:29:11 WIB
    Ada nalar besar dari peristiwa di Madiun. Yaitu ketika perang dingin Amerika dan Uni Soviet menjalar ke seluruh dunia, termasuk di sini.
  • Rumail Abbas @Stakof 01/07/2014 13:31:45 WIB
    Ada Masjumi yang, pernah "mengkhianati" Sjahrir, selalu menggoreng Perjanjian Renville sehingga Amir selalu dikritik semua orang.
  • Rumail Abbas @Stakof 01/07/2014 13:36:31 WIB
    Kesatuan-kesatuan yang tidak terkontrol inibentrok sendiri, akibat perebutan wilayah dan sumber daya, pun tidak efektif menghadapi Belanda.
  • Rumail Abbas @Stakof 01/07/2014 13:40:05 WIB
    Karena beberapa anggota militer tidak menyetujui Re-Ra, maka Hatta memberikan (setidaknya) tida solusi. Nasution jadi perancang utamanya.
  • Rumail Abbas @Stakof 01/07/2014 13:41:15 WIB
    PKI menuduh (Wakil Presiden) Hatta dan pemerintah mendukung Amerika yang ingin menyingkirkan Komunis di Indonesia.
  • Rumail Abbas @Stakof 01/07/2014 13:43:05 WIB
    Kata Sudjono: "Alasan Hatta kelihatannya logis, namun ini cuma dalih; sasaran tembak reorganisasi adalah kelompok Kiri."
  • Rumail Abbas @Stakof 01/07/2014 13:46:32 WIB
    Setidaknya antara tahun 1945-1950, konflik seperti tadi memecah kekuatan nasional menjadi tiga kekuatan. Seperti terjadi di Surakarta.
  • Rumail Abbas @Stakof 01/07/2014 13:50:02 WIB
    Selama Masjumi menjabat pemerintahan, maka akan dibikin kerusuhan dengan melibatkan preman-preman yang merusak dan merampok.
  • Rumail Abbas @Stakof 01/07/2014 13:50:38 WIB
    Preman ini akan dibagi dan disebar dengan pekerjaan random dan efisien, sehingga menyulitkan kepolisian untuk mengusut & menangkap.
  • Rumail Abbas @Stakof 01/07/2014 13:53:12 WIB
    Konflik ini tidak hanya kepada Masjumi. Namun kepada Tan Malaka yang Komunis Troskys selalu dibenci Musso yang Komunis Stalinis.
  • Majalah Historia @MajalahHistoria 23/08/2017 22:05:19 WIB
    Bagaimana persaingan partai Islam Masyumi dengan PKI pada Pemilu 1955? Ini kisahnya. historia.id/modern/bagaima…
  • "Bagaimana Persaingan Partai Islam dengan Komunis pada Pemilu 1955? Ini Kisahnya" — Majalahhistoria.com, 24 Agustus 2015


    SEBUAH perhelatan besar tandingan digelar Masyumi untuk menandingi rapat umum PKI di Malang. Massa Masyumi yang datang dari Surabaya dan Malang membaur bersama ribuan anggota PKI yang menunggu kehadiran Ketua PKI DN Aidit dan Eric Aarons, wakil Partai Komunis Australia yang juga didaulat berpidato.

    Pertemuan yang dihelat di Alun-alun Malang 28 April 1954 itu sudah panas sejak mula. Selembar spanduk membentang tak jauh dari podium: “Kutuk teror perampok Masjumi-BKOI”. Spanduk itu merespons demonstrasi Masyumi-BKOI di Jakarta 28 Februari 1954 yang berakhir rusuh dan mengakibatkan tewasnya perwira TNI Kapten Supartha Widjaja. Bagi PKI demonstrasi itu teror, buat Masyumi spanduk itu fitnah. BKOI adalah Badan Koordinasi Organisasi Islam.

    Emosi massa Masyumi makin terbakar ketika kritik meluncur dari mulut Aidit: “Nabi Muhammad Saw bukanlah milik Masjumi sendiri, iman Islamnya jauh lebih baik daripada Masjumi. Memilih Masjumi sama dengan mendoakan agar seluruh dunia masuk neraka. Masuk Masjumi itu haram sedangkan masuk PKI itu halal,” kata Aidit langsung disambut teriakan, “dusta.... tidak benar.. ingat Madiun,” ujar para pemuda Masyumi seperti dikutip dari Abadi, 17 Mei 1954.

    Mereka merangsek maju ke depan, mengerubungi podium tempat Aidit berdiri. Menuntut Aidit mencabut kata-katanya. “Saya minta maaf. Saya hanya ingin mengatakan bahwa PKI tidak anti-agama,” ujar Aidit mengoreksi. Abadi, koran yang dekat dengan Masyumi menulis para kader Masjumi yang dipimpin oleh Ketua Masyumi Cabang Surabaya Hasan Aidid itu justru berupaya melindungi Aidit dari kemarahan massa.

    Pertemuan berakhir ricuh. Massa Masyumi merampas semua atribut kampanye PKI. Harian Rakjat, 31 Maret 1954 melaporkan kejadian itu sebagai ancaman pembunuhan terhadap Aidit. “Duaratus ribu Rakjat Malang mendjadi saksi bahwa Hasan Aidid dan komplotannja mengepalai pertjobaan teror terhadap D.N. Aidit itu dan samasekali bukan “melindungi djiwa Aidit”,” tulis Harian Rakjat mengomentari pemberitaan Abadi sehari sebelumnya.

    Menurut Remy Madinier, penulis buku Partai Masjumi: Antara Godaan Demokrasi dan Islam Integral insiden di Malang itu merupakan bentrok terbesar antara Masyumi dengan PKI sepanjang tahun 1954. Pemilu pertama bakal diselenggarakan setahun lagi, tapi iklim politik sudah mendidih.


  • Madangkara2020 @madangkara2020 14/08/2017 11:59:09 WIB
    Sejarah pertikaian partai Masyumi dan PKI kembali diangkat ke permukaan.. Sbg catatan, Partai berbasis Islam Masyumi dan PKI tahun 1954.
  • Madangkara2020 @madangkara2020 14/08/2017 12:02:16 WIB
    Panasnya hubungan mrk waktu itu bahkan dikaitkan dg konfrontasi perang dingin AS dan Uni Sovyet. Masyumi menuding PKI sebagai antek Sovyet.
  • Madangkara2020 @madangkara2020 14/08/2017 12:03:13 WIB
    sedangkan PKI menuding lawannya sebagai tangan Amerika. kedua belah pihak saling menuduh ada peran dua negara besar di belakangnya..
  • Madangkara2020 @madangkara2020 14/08/2017 12:06:22 WIB
    Selain bentrok besar yang terjadi di Malang dan Jakarta, mereka juga melakukan perang media. Masyumi dengan majalah Hikmah dan koran Abadi.

Comment

All Categories

Category related to Awesomes