2
Login and hide ads.
  • Sama dengan Tempo, Majalah Intisari menulis Aidit yang merokok

  • adinda soraya @adindasoraya10 20/09/2017 00:18:36 WIB
    AIDIT MEROKOK @ILC_tvonenews @karniilyas Selama wawancara 2 jam DGN @IntisariOnline itu, Aidit banyak minum, ROKOK, dan secangkir kopi pic.twitter.com/icrQXTj4wj
     Expand pic
  • Elang @Elang__jowo 20/09/2017 21:50:02 WIB
    @NetizenTofa @karniilyas Data kongkrit lagi, artikel th 64 setahun sebelum kudeta oleh PKI th 65, bercerita aidit merokok 😄 intisari.grid.id/Unique/Fokus/A… pic.twitter.com/eCy94rrhSo
     Expand pic
  • Ika Mawar inheart @ik4mawar 21/09/2017 06:35:25 WIB
    @maspiyuuu Namanya film mmg rekayasa, krena mmg dibuat mirip peristiwa. TAPI peristiwa G30SPKI itu nyata n sdh byk korban. Masak mau ngeles???
  • Ada yang menyebutkan justru Aidit tidak merokok

  • Majalah Historia @MajalahHistoria 16/09/2017 12:10:54 WIB
    Di film Pengkhianatan G30S/PKI, DN Aidit merokok padahal dia tidak merokok dan mengajak kawan2nya berhenti merokok. historia.id/modern/asalusu…
  • DN AIDIT bukanlah perokok –tidak sebagaimana digambarkan dalam film Pengkhianatan G 30 S PKI. Dan demi terselenggaranya Kongres ke-6 PKI, dia mengajak kawan-kawannya di Dewan Harian Politbiro CC PKI agar berhenti merokok.

    Ajakan itu tak bertepuk sebelah tangan. Anggota Dewan Harian memutuskan berhenti merokok, “sedangkan kepada semua pemimpin dan anggota PKI dianjurkan juga untuk menghentikan merokok atau sekurang-kurangnya mengurangi rokok, dan menyerahkan uang yang biasanya untuk membeli rokok buat dana kongres,” demikian isi Resolusi Dewan Harian Politbiro CC PKI tanggal 5 Januari 1959.

  • 🏻‍wawa‍ @bdg1411 17/09/2017 01:01:55 WIB
    @zetya1 @MajalahHistoria hal itu dimunculkan agar menimbulkan stigma bahwa PKI itu kejam. -wawa
  • Artikel Sindonewscom yang disadur dari buku Bakri AG Tianlean, "Bung Karno antara Mitos dan Realita, Dana Revolusi, Komite Penegak Keadilan dan Kebenaran," Jakarta 2002 dan "Tertangkapnya DN Aidit, Lampiran Bung Karno antara Mitos dan Realita, Dana Revolusi, Komite Penegak Keadilan dan Kebenaran," Jakarta 2002

  • URL SINDOnews.com 32 Hari Terbunuhnya DN Aidit DIPA NUSANTARA (DN) AIDIT merupakan salah seorang menteri dalam Kabinet Dwikora, sekaligus Ketua Central... | Halaman 2
  • Penangkapan Aidit 22 November 1965, pukul 23.00 WIB. Aidit diciduk dari tempat persembunyiannya, di dalam rumah Kasim alias Harjomartono, di Kampung Sambeng, Solo, Jawa Tengah.

    Saat berada di rumah Kasim, sebenarnya Aidit memiliki peluang untuk melarikan diri. Sebab, saat penggerebekan pertama dilakukan di rumah itu, tentara tidak berhasil menemukan tempat persembunyiannya.

    Bahkan, setelah rumah itu diobrak abrik, hasilnya tetap nihil. Tentara sempat berpikir Aidit telah berhasil melarikan diri. Namun, pihak intelijen bersikeras dia masih berada dan sembunyi di dalam rumah Kasim.

    Anginterogasinya. Diduga tidak tahan dengan siksaan dan takut dengan ancaman tentara, Kasim buka mulut dan menunjukkan lokasi Aidit bersembunyi.*

    Dari markas, tentara kembali membawa Kasim ke rumahnya. Di sana, sebagian tentara masih melakukan pengepungan. Di hadapan moncong senapan, Kasim lalu menggeser lemari di salah satu ruangan rumahnya.

    Dari balik lemari itu, terdapat pintu rahasia. Di dalamnya Aidit berada dan bersembunyi dari tentara. Pemimpin penangkapan saat itu, Letnan Ming Priyatno pun bersiap-siap mengacungkan senjatanya ke pintu.

    "Keluar dari tempat persembunyian! Atau rumah ini saya bakar," katanya menggertak, seperti dikutip dalam buku Bakri AG Tianlean, Bung Karno Antara Mitos dan Realita, Dana Revolusi, halaman 153.

    Merasa terdesak, Aidit pun bersuara dari balik persembunyiannya, lalu membuka pintu, dan keluar dari balik lemari. Aidit bertubuh pendek, dan kulitnya bersih. Dia pun balik menggertak Letnan Ming Priyatno.

    "Saya Menteri Koordinator (Menko), utusan Paduka yang Mulia Presiden Soekarno. Saudara mau apa?" balasnya menggertak. Mendapat gertakan Aidit, Letnan Ming Prayitno sempat kecut dan menjawab pelan.


    "Saya hanya menjalankan tugas untuk menangkap," katanya. Aidit lalu menjawab, "Baik. Tetapi saya diperlakukan sebagai Menko," katanya tegas. Demikian drama penangkapan Aidit di Solo, Jawa Tengah.

  • Rokok juga yang membuat aidit ketahuan
  • Yon Tukang Becak @karunia_hidayah 21/09/2017 06:58:35 WIB
    @maspiyuuu Rokok pula yang menjerumuskan Aidit, dia tertangkap di persembunyiannya gara-gara secangkir kopi dan sebatang rokok di asbak
  • URL Tempo News 1249 EKSKLUSIF G30S: Sebelum Didor Aidit Minta Rokok ke Eksekutor Ketua CC Partai Komunis Indonesia Dipa Nusantara Aidit ditangkap di Solo pada 22 November 1965 oleh Tentara Nasional Indonesia.
  • Kolonel TNI Ms yang menyergap dan mengakui mengeksekusi Aidit becerita kepada sahabatnya ihwal drama penangkapan tersebut. Sang sahabat itu, menuturkan pengakuan itu kepada Tempo yang menemuinya di rumahnya di Yogyakarta, Sabtu 26 September 2015 lalu.

    Setelah ditangkap di balik lemari di rumah milik simpatisan PKI di Solo, Aidit diajak ke ruang depan tempat meja yang masih ada sisa kopi dan puntung rokok. Saat hari nahas itu Aidit sempat menikmati kopi dan rokok di ruang depan, ruangan terbuka seperti umumnya rumah orang Jawa. “Intelijen meyakini posisi Aidit di rumah itu akibat Aidit ceroboh minum kopi di ruang terbuka,” kata Ms, seperti ditirukan sahabatnya.

    Menurut Ms, di ruang depan itu juga Aidit sempat diinterogasi, dan menyatakan menyerah pada TNI Angkatan Darat. Aidit menandatangani sejumlah dokumen pernyataan. Kepada sahabatnya, Ms memperlihatkan setidaknya lima foto ketika Aidit baru ditangkap dan diinterogasi. “Rambut Aidit agak panjang dan menutupi dahi di foto itu,” kata sahabat Ms.

    Ms juga bercerita, ketika menginterogasi Aidit, Ms merokok merek Bentoel yang berbungkus kertas warna merah. Setelah Aidit menandatangani surat pernyataan menyerah, Aidit dibawa ke luar dari rumah itu. Saat hendak meninggalkan rumah itu, Aidit menyaksikan masih ada rokok dalam bungkus, yang isinya tinggal separuh.

    Aidit berujar ke Ms, “Boleh ya rokok ini saya bawa.” Ms menjawab, “Bawa saja rokok itu, nanti buat rokokan bersama Gatot Subroto.” Tahun 1962, Jenderal TNI Angkatan Darat Gatot Subroto meninggal. “Pernyataan Ms mengisyaratkan Aidit segera dihabisi,” kata kawan Ms.

  • Pidato menggantikan pesan-pesan terakhir sebelum eksekusi

  • Iman Brotoseno @imanbr 22/09/2017 10:57:38 WIB
    Kisah Yasir Hadibroto yang mengeksekusi Aidit hingga membuat Soeharto tersenyum #SeriBukuTempo pic.twitter.com/cpRcNE4S7Z
     Expand pic
     Expand pic
     Expand pic
     Expand pic
  • Irfan @Irfantiga 22/09/2017 11:17:54 WIB
    @imanbr Nembak aidit tanpa Pengadilan itu dibenarkan Kitab Undang2 Hukum Pidana gak?
  • Adiwinata @Ad1winat4 22/09/2017 12:06:36 WIB
    @Irfantiga @imanbr Jaman itu yang jadi Undang2 langsung Pak Harto.
  • Tukang Pulas @tukangpulas 22/09/2017 11:47:43 WIB
    @imanbr Ga ada foto yg kayak di gambar ke 3 ya bang? 😀
  • aegidius @tondy__ 22/09/2017 12:26:46 WIB
    @makIqal pelaku yg harusnya bisa jadi saksi di pengadilan, dihabisin seblm bersuara. Ya keknya skenario si "sutradara" hrs gitu, kali! 😊
  • aegidius @tondy__ 22/09/2017 12:10:15 WIB
    @makIqal @imanbr "kampung sambeng" (sekarang). Lumayan deket dr rumah, msh satu kecamatan (Banjarsari). 😊

Comment

All Categories

Category related to Public Policy