"Aura Dua Kubu Yang Saling Serang Apakah Akibat 'Gegar' Budaya Medsos?" by @Mantriss

Chirpified By @M4ngU5il
0
sumantri suwarno @mantriss

Aura berhadap2an yg muncul di medsos ini -- apakah karena masyarakat kita masih gegar budaya medsos, ataukah ini kondisi riil di masyarakat?

07/09/2017 07:48:02 WIB
sumantri suwarno @mantriss

Saling serang dengan kampanye hitam, saling melaporkan, hingga persekusi kian marak. Ini gejala apa sesungguhnya?

07/09/2017 07:48:54 WIB
sumantri suwarno @mantriss

Apakah semata residu kontes politik dari Pilpres dan pilkada, atau ada faktor lain -- dalam hal ini eforia dan gegar budaya medsos?

07/09/2017 07:49:52 WIB
sumantri suwarno @mantriss

Yang tampak di medsos -- kelompok2 memunculkan pahlawan tapi saat bersamaan juga menjadi penjahat bagi kelompok lain. Sengit betul.

07/09/2017 07:51:04 WIB
sumantri suwarno @mantriss

Saya sendiri menduga ada 2 hal. Gegar budaya medsos dan 2 pengambilan posisi dan kebijakan pemerintah.

07/09/2017 07:52:27 WIB
sumantri suwarno @mantriss

Gegar budaya ini -- karena masyarakat tiba2 mendapat fasilitas komunikasi yg bisa mengenai dan menjangkau ke mana saja ke siapa saja.

07/09/2017 07:53:22 WIB
sumantri suwarno @mantriss

Pada level yg soft -- orang bisa sangat berbahagia karena difollow seseorang yg mungkin di dunia nyata -- terdapat sekat sosial yg tebal.

07/09/2017 07:54:21 WIB
sumantri suwarno @mantriss

Di sisi lain orang bisa puas mengumpat, memaki siapa saja, yang dalam kehidupan nyatanya, bahkan mendekati radius 10 meter pun susah.

07/09/2017 07:55:43 WIB
sumantri suwarno @mantriss

Hambatan2 komunikasi di dunia nyata ini roboh di media sosial. Di saat2 awal ini, seperti orang buka puasa, apa saja hendak dimakan.

07/09/2017 07:57:52 WIB
sumantri suwarno @mantriss

Akan butuh waktu -- sehingga publik terbiasa dengan medsos. Hasrat2 terpendam sudah tersalurkan, dan ada penyesuaian kadar komunikasi baru.

07/09/2017 07:59:31 WIB
sumantri suwarno @mantriss

Yg kedua adalah faktor pemerintah. Pemerintah adalah pemegang amanat publik. Boleh dr kekuatan manapun, tapi saat in place dia hrs netral.

07/09/2017 08:00:49 WIB
sumantri suwarno @mantriss

Moderasi atar radikalisasi dari sebuah situasi itu tergantung bagaimana pemegang infrastruktur kekuasaan menjalankan pendulumnya.

07/09/2017 08:02:34 WIB
sumantri suwarno @mantriss

Sejujurnya saya melihat : dlm beberapa hal, aparatur pemerintah juga masih terlihat terbawa suasana rivalitas pasca pilpres dan Pilkada DKI.

07/09/2017 08:03:50 WIB
sumantri suwarno @mantriss

Kalau urusan mengundang pendukung ke istana itu sih normal, di AS pun biasa. Tetapi perlakuan hukum yg sama ke masing2 pihak ini penting.

07/09/2017 08:06:40 WIB
sumantri suwarno @mantriss

Penegakan hukum adalah salah satu parameter penting dlm kinerja pemerintah, terutama dalam situasi publik yg terbelah.

07/09/2017 08:07:45 WIB
sumantri suwarno @mantriss

Sekarang ada kesan -- misalnya, aparat hanya sigap merespon lapiran dari kubu pemerintah. Dan tidak ke kubu sebaliknya. Ini catatan.

07/09/2017 08:08:46 WIB
sumantri suwarno @mantriss

Kesan bahwa pemerintah tidak netral - terutama dalam penegakan hukum ini, membuat kisruh yg hanya eforia menjadi mengeras dan terlembagakan.

07/09/2017 08:10:04 WIB
sumantri suwarno @mantriss

Sekarang mulai banyak muncul army2an di medsis. Dan tak boleh dilupakan, akun2 anonim. Ini gejala permukasn yg terlihat sepele tapi serius.

07/09/2017 08:12:03 WIB
sumantri suwarno @mantriss

Anonim itu bisa krn rendah diri, bisa karena ingin aman dari resiko hukum. Faktor yg kedua bs terhubung dengan persepsi posisi pemerintah.

07/09/2017 08:13:32 WIB
sumantri suwarno @mantriss

Misalnya tentang Saracen. Ini monster baru yg dimunculkan dan seolah2 pelakunya hanya dari kubu lawan pemerintah.

07/09/2017 08:16:45 WIB
sumantri suwarno @mantriss

Apa iya dalam pertarungan yang hampir diametral -- hanya kubu lawan pemerintah yg melakukan kampanye hitam? Saya sih tidak yakin.

07/09/2017 08:17:42 WIB
sumantri suwarno @mantriss

Saya pribadi kecewa dengan " nuansa psikologis" pendekatan pemerintah atas banyak hal yang sepertinya tidak mengarah menuju rekonsiliasi.

07/09/2017 08:19:09 WIB
sumantri suwarno @mantriss

Belum sempat kita salaman baik2, tahun depan hingga 2019 sudah kembali masuk tahun politik. Dan mungkin demam akan berlanjut hingga 2021.

07/09/2017 08:20:08 WIB

Comment

No comments yet. Write yours!