0
Ryu Hasan @ryuhasan
Dulu pas Iramayasopa jadi sinderela, saya nanya apa hebatnya sinderella? orang dia nggak ngapa2in, cumak awalnya dihina terus hidup enak...
Ryu Hasan @ryuhasan
Waah, separo lebih penghuni rumah tersinggung idolanya saya pertanyakan kehebatannya. Lha mosok modal dibuli menjadikan seseorang sukses?
Ryu Hasan @ryuhasan
Eh tapi kalo Charles Perrault nggak typo waktu dia menyalin kisah Cinderella. Sampe skrg Si Ella nggak make sepatu kaca, tetep sepatu bulu.
Ryu Hasan @ryuhasan
Typo yg diikuti modifikasi, sofistikasi , sakralisasi, glorifikasi dan mbuletisasi cerita Cinderella. Menghasilkan penyembah fanatik :)
Ryu Hasan @ryuhasan
Di versi cerita originalnya, Cinderella ini nggak pernah punya atau apa lagi makek sepatu kaca, cerita soal sepatu kaca ini bener2 krn typo.
Ryu Hasan @ryuhasan
Urusan sepatu kaca ini muncul thn 1697, ketika Charles Perrault yg orang Perancis, menyalin kisah Cinderella ke bahasanya sendiri (Perancis)
Ryu Hasan @ryuhasan
Dalam kisah yg orisinilnya, sepatu Cinderella tidak terbuat dari beling tadi terbuat dari bulu tupai berwarna putih dan abu2.
Ryu Hasan @ryuhasan
Bahasa Perancis "bulu" adalah "vair", Charles salah nulis sepatu Cinderella terbuat dari "verre", ya meskipun bunyinya sama tapi kan beda.
Ryu Hasan @ryuhasan
Bunyinya sama artinya jauh berbeda, "vere" berarti "kaca". Sejak saat itu anak2 dunia tahunya ya sepatu kaca Cinderella, bukan sepatu bulu.

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.