0
Eliya @eliya_mkom
Siang tuips, mau kultuitkan politik pecah belah internal partai dalam menyongsong Pilkada, pemilu Legislatif dan Pilpres. Nyimak yuk.
Eliya @eliya_mkom
Dalam arena apa saja selalu saja ada persaingan, termasuk dalam kontestasi politik macam pilkada pemilu legislatif dan pilpres.
Eliya @eliya_mkom
Persaingan itu bukan saja melawan kandidat lain yang diusung oleh partai atau kelompok partai lain, diinternal partai ada persaingan juga.
Eliya @eliya_mkom
Persaingan internal ini merupakan suatu keniscayaan yang tak bisa dihindarkan dalam mencari kader terbaik yang paling layak dimajukan.
Eliya @eliya_mkom
Seperti adanya usaha membenturkan TGB dan AHY, padahal keduanya berada dalam satu partai yaitu partai @PDemokrat diposisi tinggi pula.
Eliya @eliya_mkom
Persaingan ini hanyalah fenomena gunung es, yang sebenarnya juga terjadi disemua lini kontestasi politik. Yang penting ada mekanisme bakunya
Eliya @eliya_mkom
Walaupun sebenarnya konsep persaingan kurang cocok dilekatkan pada AHY dan TGB, karena keduanya belum ada tanda tanda ingin maju di 2019.
Eliya @eliya_mkom
Baik secara personal, maupun kepartaian tak ada konfirmasi bahwa keduanya akan mencalonkan diri dalam pilpres 2019 nanti.
Eliya @eliya_mkom
Hanya pengamat dan pendukung masing masing saja yang juga bukan anggota @PDemokrat pula yang riuh memberikan dukungan di media dan sosmed.
Eliya @eliya_mkom
Partai @PDemokrat tentu memiliki mekanisme dalam memutuskan siapa yang akan diusung. Sejarah membuktikan partai ini gunakan cara demokratis.
Eliya @eliya_mkom
Kongres @PDemokrat yang dimenanglan oleh anas, berupakan pelajaran sejarah bahwa SBY adalah pemimpin yang demokratis, tak paksakan kehendak.
Eliya @eliya_mkom
Jadi kalau ada orang luar @PDemokrat yang menyatakan SBY suka memaksakan kehendak, silahkan belajar sejarah kembali, banyak lo faktanya.
Eliya @eliya_mkom
Proses penentuan siapa yang akan diusung tentu berdasarkan hitungan politik, partai ingin menang dalam konstestasi, bukan sekedar maju.
Eliya @eliya_mkom
Terlalu naif kalau ada yg berpikir partai akan majukan seorang kandidat dalam kontestasi kalau dalam hitungannya kontestasi akan kalah.
Eliya @eliya_mkom
Untuk apa hanya sekedar maju, jadi calon dan kemudian kalah. Semua berhitung, berjuang untuk menang. Kata kuncinya adalah kemenangan.
Eliya @eliya_mkom
Partai yang ingin berjaya haruslah menerapkan penyaringan kandidat secara ketat, dikampanyekan jangan dibenturkan, disurvei dan diputuskan.
Eliya @eliya_mkom
Mekanisme ini tak hanya utk pilpres, dalam pilkada 2018 nanti akan banyak terjadi hal seperti ini. Beberapa kader se partai akan bersaing.
Eliya @eliya_mkom
Pegang posisi kepengurusan ataupun dekat dengan DPP bukanlah menjadi patokan bagi seorang kandidat akan diusung oleh sebuah partai.
Eliya @eliya_mkom
Mekanisme penyaringan kandidat akan menjadi kunci kemenangan. Ingat dikampanyekan jangan dibenturkan, disurvei secara baik dan diputuskan.
Eliya @eliya_mkom
Banyak daerah yg akan melaksanakan Pilkada di 2018, internal partai harus semakin solid, agar dapat memenangkan pertarungan menuju 2019.
Eliya @eliya_mkom
Mudah mengatakannya, sangat sulit melaksanakannya. Internal partai yang demokratis dalam penyaringan kandidat yang akan diusung.
Eliya @eliya_mkom
Demokratis, dikampanyekan, disurvei dan diputuskan. Tetap solid menjadi kunci kemenangan. Yang mau menang silahkan dipraktekan.
Eliya @eliya_mkom
Sekian. Langkah demokratis usung kandidat. Kampanyekan jangan dibenturkan, disurvei dan diputuskan. @M4ngU5il sila di chirps dan disebarkan

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.