1
Suara Lawu @SuaraLawu
1. ORANG Belanda memerintah Nusantara dengan 64 orang Gubernur Jenderal dalam dua periode,
Suara Lawu @SuaraLawu
2. yaitu masa VOC (1609-1816) dan masa Hindia Belanda (1816-1946).
Suara Lawu @SuaraLawu
3. Dalam masa VOC terdapat Daendels (1808-1811) utusan Napoleon waktu Belanda dikuasai Perancis, --dan Raffles (1811-1816),
Suara Lawu @SuaraLawu
4. administratur terkemuka yang orang Inggris, yang berperan sebagai utusan perusahaan Inggris untuk Hindia Timur.
Suara Lawu @SuaraLawu
5. Jadi, Nusantara total pernah diperintah oleh 66 orang Gubernur Jenderal. Sehingga karena saking lama dijajah,
Suara Lawu @SuaraLawu
6. seorang budayawan pernah berolok-olok bahwa katanya itulah yang menyebabkan orang Indonesia umumnya
Suara Lawu @SuaraLawu
7. suka berjalan membungkuk-bungkuk terutama kalau berdiri dihadapan pembesar.
Suara Lawu @SuaraLawu
8. Memang tidak semua wilayah Nusantara dijajah Belanda secara serempak. Bali baru ditaklukkan pada 1910. Ternate 1923, Ruteng 1928,
Suara Lawu @SuaraLawu
9. Toraja 1910, dan Sulawesi Selatan baru pada tahun 1905. Tentang ini ahli hukum berkebangsaan Belanda, Profesor G.J Resink,
Suara Lawu @SuaraLawu
10. menuliskannya dalam ‘’Raja dan Kerajaan yang Merdeka di Indonesia 1850-1910’’.
Suara Lawu @SuaraLawu
11. VOC bangkrut karena korupsi. Sehingga diplesetkan Vergaan Onder Corruptie alias runtuh gara-gara korupsi.
Suara Lawu @SuaraLawu
12. Menurut Onghokham, hampir semua hak, wilayah, dan kekuasaan VOC di Nusantara didapat berdasarkan kontrak,
Suara Lawu @SuaraLawu
13. bukan hasil dari kemenangan militer. Kekuatan ekonomilah yang digunakan VOC dan Hindia Belanda untuk mendominasi penguasa pribumi.
Suara Lawu @SuaraLawu
14. Termasuk dengan cara menyuap dan menghadiahi para penguasa pribumi dengan barang-barang mewah…
Suara Lawu @SuaraLawu
15. Elit Indonesia hari ini pun umumnya seperti itu, Menkeu Sri Mulyani dan Menko Ekonomi Darmin,
Suara Lawu @SuaraLawu
16. masih menjadikan Indonesia ikut dalam pakem World Bank dan IMF.
Suara Lawu @SuaraLawu
17. Kalau dianalogikan dengan VOC Indonesia bisa bangkrut bukan hanya karena korupsinya yang makin spektakuler dan semakin tidak tau malu,
Suara Lawu @SuaraLawu
18. tetapi juga bisa runtuh akibat salah urus ekonomi di bawah Sri Mulyani & Darmin yang berorientasi kepada
Suara Lawu @SuaraLawu
19. kepentingan asing dan kepentingan pasar ketimbang pro rakyat sendiri.
Suara Lawu @SuaraLawu
20. Jalan ekonomi Soeharto juga berorientasi asing. Repelita I konsepnya disusun oleh think thank asing, ialah Tim Harvard, Amerika.
Suara Lawu @SuaraLawu
21. Di Belakang Ali Wardana dan Widjojo Nitisastro yang dulu pernah dipuja-puja setinggi menara Sutet itu ternyata berdiri Tim Harvard.
Suara Lawu @SuaraLawu
22. Sejak sehabis Pemilu ’55 Mafia Barkeley sudah disiapkan termasuk dalam rangka persiapan menjatuhkan Sukarno.
Suara Lawu @SuaraLawu
23. Sejumlah mahasiswa direkrut untuk disekolahkan di sana.
Suara Lawu @SuaraLawu
24. Bisa dibilang mereka adalah Mafia Barkeley gelombang pertama, sedangkan generasi berikutnya yang merupakan penerus
Load Remaining (20)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.