0
Poetri Soehendro @poetrisoehendro
Suatu hari pada musim panas, rusa berdebat dgn tikus tanah. Tikus tanah menginginkan musim panas lebih lama 2x lipat. #dongenganak #dongeng
Poetri Soehendro @poetrisoehendro
Sedangkan rusa tdk setuju dgn pemikiran tikus tanah. Tp tikus tanah tdk mau kalah debat. Rusa marah hendak menangkap tikus tanah. #dongeng
Poetri Soehendro @poetrisoehendro
Rusa pun melompat mengejar tikus tanah. Tapi tikus tanah berhasil meloloskan diri dgn masuk kedlm lubang. #pendongenganakindonesia #dongeng
Poetri Soehendro @poetrisoehendro
Rusa memonyongkan mulutnya bersiap mengigit tikus tanah saat ia keluar. Tapi tikus tanah tdk pernah keluar. #dongengpoetrisoehendro #dongeng
Poetri Soehendro @poetrisoehendro
Musim panas berlalu, berganti mjd musim gugur. Rusa tetap setia diam sambil memonyongkan mulutnya menunggu tikus tanah keluar. #dongenganak
Poetri Soehendro @poetrisoehendro
Kemudian musim gugur berakhir & musim dingin menjelang. Rusa tetap memonyongkan mulutnya & menunggu tikus tanah yg tak kunjung keluar.
Poetri Soehendro @poetrisoehendro
Musim dingin berganti, musim semi pun tiba, lalu berganti musim panas kembali. Dan rusa tetap memonyongkan mulutnya. #tukangdongeng #dongeng
Poetri Soehendro @poetrisoehendro
Setahun telah berlalu, akhirnya rusa menyerah. Ia tdk mau lagi menunggu tikus tanah. #pendongenganakindonesia #dongengpoetrisoehendro
Poetri Soehendro @poetrisoehendro
Namun mulut rusa tdk lagi kembali ke bentuk aslinya. Mulutnya mjd panjang & disebut moncong. #pendongenganakprofesional #tukangdongeng pic.twitter.com/cdRKQB0jL1
Expand pic

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.