0
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Ada orang membandingkan nasib Ahmadiyah dengan Rohingya: Kayaknya orang itu di otaknya banyak ulat. #CekDeh
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Terbiasa menjelek2kan bangsa sendiri akhirnya tidak sensitif dengan kemanusiaan.
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Tidak ada orang tertindas di negeri ini. Ini negara merdeka dipimpin Presiden sipil. Serdadu tidak boleh bersenjata dalam kota.
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Di sini mayoritasnya ramah, orang beribadah saling jaga dan silaturahim telah terjalin dalam suasana kekeluargaan yg indah.
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Nikmat Tuhan yang manakah yang kita dustakan? Kenyataan ini terlalu terang untuk kita Ingkari. Berpikirlah dua tiga kali...
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Ada konflik pasti, Itulah yang kita sadari dalam demokrasi. Bahwa kita berbeda tapi kita tidak saling menghabisi.
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Konflik selalu bIsa kita hadapi dengan cara dialog dan mencari titik temu antara saudara sendiri.
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Itulah sebabnya kita menentang kewenangan sepihak Pemerintah untuk membubarkan ormas sebab itu bisa mematikan iklim dialog.
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Kita harus percaya diri bahwa bangsa kita bisa selesaikan masalahnya sendiri. Rakyat kita dewasa. Kita semua bersaudara.
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Kalau ada yang belum selesai dialog terus kita upayakan dan kesabaran terus harus kita pupuk tanpa kekerasan.
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Inilah kita, Bangsa Indoensia yang bersahaja, Jangan cela kedewasaan bangsa ini sebab kita semua sedang menuju sempurna.
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Berbeda dengan Orang2 #ROHINGYA yang jangankan berdialog tapi bahkan keberadaannya tidak diakui...
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Kata #ROHINGYA sendiri dilarang diucapkan...itu saya alami saat berkunjung ke NayPhiDaw, ibukota Myanmar.
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Diplomat kita di sana mengingatkan bahwa kata #ROHINGYA tidak bOleh dikatakan sebab Pemerintah tidak mengakui.
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Mereka memakai istilah Konflik di #RakhineState tapi itu terkait orang yang tidak diakui keberadaannya.
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Karena tidak diakui keberadaannya maka mereka #ROHINGYA dianggap sama dengan wabah yang kemudian harus musnah.
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Itulah yang terjadi. Sampai hari ini. Satu sisi, orang #ROHINGYA merasa Myanmar sudah menjadi tanah airnya karena lama.
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Di sisi lain, junta militer memiliki doktrin ultra nasionalis yg masih diterima bahwa #ROHINGYA adalah orang Bangladesh.
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Sementara Bangladesh merasa tidak sanggup menerima mereka. Akhirnya mereka #ROHINGYA Terbengkalai.
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Di tengah jepitan itu orang #ROHINGYA diburu dan lari tanpa arah. Ada yang ke hutan, laut dan sungai.
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Sebagian tenggelam, terbawa arus dan sebagian dibantai secara kejam oleh tentara dan kaum teroris fundamentalis.
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Ini tidak ada di Indonesia, Karena itu geram hati saya ada yang menyamakan Indonesia dengan Myanmar. Ahmadiyah seolah #ROHINGYA
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Orang itu suruh berkaca, Suruh membaca dan sadar diri bahwa ini Indonesia. Saya tidak terima dianggap Burma!
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Semoga kita makin dewasa! Semoga orang #ROHINGYA segera diselamatkan dari bencana. Bismillah...!

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.