Cara Dian Sastro dan Anggun C Sasmi Lindungi Anak dari Incaran Pedofil di Media Sosial

Hati-hati dalam posting foto anak-anak (entah itu adik, keponakan, sepupu, adik ipar, cucu, dll) di media sosial.
0

Saya bukan korban Pedofil.

Saya malah cukup sering menerima curhatan teman-teman saya yang menjadi korban Pedofil, apalagi setelah mereka tahu bahwa saya lulusan Psikologi.

Dan saya hanya bisa mendengar dan menguatkan bahwa bagaimanapun masa lalu kita, senantiasa ada pengharapan di masa depan.

Postingan saya ini lebih kepada bahwa saya ingin "bersuara" betapa jenis para predator ini sedang berkeliaran di media sosial, maka kita sebagai orang dewasa, mari saling mengingatkan dan menjaga anak-anak kecil di lingkungan dimana kita tinggal.

Salah satunya, hati-hati dalam posting foto anak-anak (entah itu adik, keponakan, sepupu, adik ipar, cucu, dll) di media sosial.

Karena, bagi sebagian pengguna media sosial yaitu kaum Pedofil, ada yang secara mesum menjadikan foto anak-anak itu sebagai fantasi seksual mereka (Anda paham ya maksud saya).

Dikutip dari status milik Nukman Luthfie, media sosial adalah tempat orang tua secara sembrono memamerkan foto-foto anak-anak mereka yang masih di bawah umur, tanpa menyadari bahayanya.

Dikutip dari status milik Nukman Luthfie, media sosial adalah tempat orang tua secara sembrono memamerkan foto-foto anak-anak mereka yang masih di bawah umur, tanpa menyadari bahayanya.

Terbongkarnya kelompok pedofil Indonesia di Facebook dengan tujuh ribu anggota yang memangsa anak-anak di bawah umur membuka mata, bahwa media sosial menjadi surga untuk mencari sasaran sekaligus membangun komunitas pedofil.

Lalu bagaimana supaya anak-anak tak menjadi incaran pedofil di media sosial?

Trik-nya memang agar foto anak-anak tidak menjadi fantasi seksual kaum pedofil, samarkanlah bagian matanya seperti yang dicontohkan Anggun dan Dian Sastro.

Itu sebab mengapa beberapa seleb seperti Anggun dan Dian Sastro, yang ngerti bahayanya kaum Pedofilia ini, jarang menampilkan foto wajah anak-anaknya di akun media sosial mereka khususnya Instagram.

Apalagi menampilkan foto anak-anak mereka yang setengah telanjang atau pakaian mini.

Lantaran, di luar sana ada sebagian orang dewasa yang justru (maaf) hanya terangsang ketika melihat foto wajah anak-anak, apalagi yang auratnya (baik anak laki-laki maupun perempuan) tersingkap.

Ya, itulah Pedofilia....

Comment

No comments yet. Write yours!