0

Ketua MUI Bidang Hubungan Internasional, KH Muhyiddin Junaidi berpendapat vaksin measles rubella (MR) perlu mendapat sertifikasi halal, karena belum ada kejelasan halal-haramnya selama ini

URL Republika Online 34352 Vaksin MR Belum Halal, MUI: Hindari yang Berbau Najis | Republika Online REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Hubungan Internasional, KH Muhyiddin Junaidi mengatakan bahwa secara konsisten MUI tetap mendorong agar Kementerian Kesehatan (Kemenkes) segera mengajukan sertifikasi halal...

Sesuai ajaran Islam, berobat dengan yang halal kecuali keadaan darurat.

"Jangan sampai kita mengasih obat untuk anak cucu kita dengan hal yang berbau dengan najis. Harus dengan yang halal," ujarnya saat dihubungi Republika.co.id, Ahad (20/8).

Sebelumnya MUI juga telah bekerja sama dengan pemerintah untuk menghalalkan vaksin polio dan miningitis. Dengan demikian memberikan ketenangan pada masyarakat

YULIANTO @yulianto_85
@HaloKBR @beritaKBR Dinkes shrusny sudah melakukn pengkajian&kerja sma sma MUI agar Vaksin MR memperolh serfikasi halal sblm diedarkn kemasyarakt luas #KBRPagi
Nurhidayat @Nurhidayat_1960
@HaloKBR @beritaKBR kepada MUI untuk menyosialisasikan vaksin MR ternyata vaksin itu belum halal. Jadi tidak boleh #KBRPagi
Lian S @LianMAniez
arabnews.com/saudi-arabia/n… 3 juta anak di Arab Saudi aja di vaksin MR ayoh Indonesia lbh donk
Erizal @Erizal_curup
@HaloKBR @beritaKBR Sebaiknya tegas, jika memang program pemberian vaksin MR tersebut dianggap darurat dan belum ada penggantinya, maka harus diberi batas waktu
🍁 @Kyusun0302
@HaloKBR @beritaKBR Sedikit paham, tp perlu ada sosialisasi lebih bxk lg agar masyarakat tahu dan tdk mengabaikan vaksin MR ini #KBRPagi
Faizal @Mu13Fa
@HaloKBR @beritaKBR kalau tak mendapatkan sertifikasi dari MUI bagaimana bisa digunakan, apalagi dalam kandungannya ada babi #KBRPagi
Agus Bg @Agusbg8
@HaloKBR @beritaKBR Pemerintah hrs menyelesaikan ini dg segera,jgn sampai Vaksin sampai pd masyarakat tp blm tersertifikasi halal #KBRPagi
Faizal @Mu13Fa
@HaloKBR @beritaKBR ini berbahaya bagi umat islam apabila digunakan, karena hal ini haram hukumnya sekalipun bermanfaat #KBRPagi
Agus Bg @Agusbg8
@HaloKBR @beritaKBR Jk tdk di tindak lanjuti, Vaksin ini bknnya bisa menyelesaikan maslah RUBELLA & CAMPAK, tp mlh menimbulkan masalah baru #KBRPagi
Faizal @Mu13Fa
@HaloKBR @beritaKBR lembaga Ikatan Dokter Indonesia terlebih dahulu mendaftarkan vaksin jenis ini ke MUI #KBRPagi
Jacky @JackySatria5
@HaloKBR @beritaKBR Sangat perlu di sosilisasi kepada masyarakat karena banyak orang yang tidak mengerti tentang vaksi MR #KBRPagi
Status Halal-Haram Vaksin MR

dr. Arifianto Afin, SP. A menanggapi pemberitaan tersebut di akun Facebook-nya. Dokter Afin adalah penulis buku "Pro Kontra Imunisasi: Agar Tak Salah Memilih Demi Kesehatan Buah Hati"

Komentar dari warganet di Facebook:

Fahmi Naraa Tergantung sudut pandang Dok
Pernyataan itu maksudnya mendorong pemerintah utk melakukan sertifikasi
Apa susahnya sih melakukan sertifikasi dulu sblm menggulirkan program?
Bila sudah ada sertifikasi Insya Alloh akan lebih sukses capaian imunisasinya
Tidak ada sertifikasi bukan berarti haram
Tidak ada sertifikasi juga berarti beluma ada jaminan halal
Karena produk farmasi sebagian besae masih berasal dari keilmuan barat yg masih bisa kita pertanyakan kepeduliannya thdp konsep halal haram

Maufiroh Nurhidayah Saya searching di gugel... cuma ada 3 vaksin yg berlogo & bersertifikat halal. saya searching alasan kenapa Biofarma & Pihak Kemenkes tidak segara mengurus sertifikat halal, belum nemu sampai sekarang...
Apakah berat di birokrasi? ruwet di Administrasi? atau harga mengurus sertifikasi halal MUI butuh dana besar ya, dok?

Nia Kurnia Proses sertifikasi ga bisa instan, apalagi terkait produk medis, runtutan dan dokumennya rumit. Apa susahnya? Complete all document for certification itu rumit, asli.
Sertifikasi bukan hanya sekedar kasih sampel.

Annisa Fathih Kurnia Bukan mau menyepelekan perkara haram atau halal.. Tapi bagi saya yg terpenting
Vaksin untuk SAAT INI. Lebih baik mencegah sebelum terlambat..
Insya Allah..kedepan lebih baik dan disempurnakan niat baiknya


Aditya Kurniawan
Nah ini. Ini juga yg mengganjal bagi saya setelah saya baca artikel republika tsb. Tapi memang hal yg disampaikan hanya melihat dari satu sudut pandang saja (status sertifikat halal) sehingga menurut saya memang kurang komprehensif.

Restiana Ayunita
Setuju dok. Semoga pemerintah lbh aware dg sertifikasi halal ini.
Logikanya klo vaksin meningitis sj bisa sertifikasi halal MUI, knp MR gak bisa?

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.