1
#99 @PartaiSocmed
MENJAWAB FITNAH WASEKJEN PARTAI DEMOKRAT, RACHLAND NASHIDIK pic.twitter.com/JY0Aci0QLt
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Rupanya ketika orang2 nyenyak tertidur @ranabaja malah kesurupan di TL. Dia ngomyang panjang lebar tentang akun kami dgn emosi meluap2
#99 @PartaiSocmed
@ranabaja Uniknya, butuh waktu yg lumayan lama bagi wasekjen PD utk kultwit begitu. Dimulai jam 12 malam dan berakhir jam 8 pagi. Mungkin emosi banget pic.twitter.com/fiXTdN0JiZ
Expand pic
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Tapi krn isi kultwit @ranabaja sepenuhnya tak betul dan hanya berisi fitnah orang putus asa, maka kami akan beri jawaban dgn disertai bukti2
#99 @PartaiSocmed
Berikut satu persatu jawaban kami atas poin2 kultwit kalap Wasekjen Partai Demokrat @ranabaja :
#99 @PartaiSocmed
Ini tidak benar dan fitnah. Sebab dulu kami sering juga apresiasi Partai Demokrat kok. Bahkan bukti2nya masih ada twitter.com/ranabaja/statu…
#99 @PartaiSocmed
Sebagai akun kami senantiasa berusaha bersikap obyektif. Bahkan baru tgl 17 Agustus kmrn kami apresiasi pak SBY. Mungkin @ranabaja blm baca pic.twitter.com/7xpRMzPRmo
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Selain itu dulu kami sering apresiasi PD karena dikenal tidak pernah membela kadernya yg tersangkut korupsi
#99 @PartaiSocmed
Bahkan dulu PD bikin apa yg disebut "Pakta Integritas", dimana kader PD yg jadi tersangka harus mundur atau dipecat pic.twitter.com/99hU572gPD
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Namun sejak kemasukan avonturir2 pencari kerja macam @ranabaja dkk itu PD memang berubah dan mengalami pembusukan yg luar biasa
#99 @PartaiSocmed
Jika dulu PD bersikap tegas pada kadernya yg terlibat korupsi maka kini jika ada kadernya yg tertangkap justru akan dibela habis2an pic.twitter.com/lOE3vbu72S
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Mau bukti? Nih, bukti ketika @ranabaja menyalah2kan KPK utk membela kader PD yg ketangkap dlm kasus korupsi. Dan kelak terbukti dia salah. pic.twitter.com/a6vOEGKXwn
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Baru satu bukti itu saja sudah terlihat ada pembusukan di tubuh PD kan? Dulu tegas memintar kader korup mundur, sekarang dibela habis2an.
#99 @PartaiSocmed
Jika dulu kami apresiasi sikap PD yg tdk membela kadernya yg korup, sekarang boleh kan kami jijik pd PD yg bela mati2an kadernya yg korup?
#99 @PartaiSocmed
Akun anonim tak selamanya dipandang rendah publik, terutama akun anonim yg obyektif dan terukur. Banyak kok akun2 anonim yg keren2.
#99 @PartaiSocmed
Mungkin tuduhan @ranabaja yg miring terhadap anonim itu mencerminkan pihaknya sendiri. Berikut bukti kader2 PD aktif RT akun2 anonim fitnah pic.twitter.com/8BQo227Cdb
Expand pic
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Jd kita bs saksikan amoralnya PD ini. Di satu sisi @ranabaja mengecam akun anonim tp di sisi lain kader PD langganan RT akun2 anonim fitnah
#99 @PartaiSocmed
Yg kita tidak tahu akun2 anonim fitnah itu bikinan mereka sendiri atau bukan? Tapi kita bukan suka menuduh sembarangan spt @ranabaja dkk
#99 @PartaiSocmed
Tanpa bermaksud sombong akun kami meski anonim justru difollow byk petinggi negeri bahkan petinggi PD sendiri. Mungkin @ranabaja belum tahu
#99 @PartaiSocmed
Jadi jika @ranabaja bilang publik memandang rendah akun anonim, eksistensi kami adalah antitesanya.
#99 @PartaiSocmed
@ranabaja Justru yg dipandang rendah publik adalah kader2 partai yg memanfaatkan akun2 anonim yg kontennya fitnah dgn rajin meretweetnya
#99 @PartaiSocmed
@ranabaja Sekali lagi kami tidak menuduh akun ini bikinan kader2 PD sendiri. Tp mrk aktif retuit akun2 anonim fitnah tsb. Monggo disimpulkan sendiri pic.twitter.com/BuiE3mBQYs
Expand pic
Expand pic
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Jadi jika pandangan @ranabaja sangat negatif terhadap akun anonim, itu wajar. Sebab mrk sendiri menyalahgunakan akun2 anonim secara negatif
#99 @PartaiSocmed
Lalu lihatlah, sekarang @ranabaja bisa mengukur moral pihak lain hanya karena jadi anonim twitter.com/ranabaja/statu…
Load Remaining (42)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.