1
Dr. BGunanto @Dr_BGunanto
Eng ing eeeeeng ... Kita bahas tentang siapa sesungguhnya Johannes Marliem yang berita kematiannya direkayasa dan statusnya sbg saksi EKTP
Dr. BGunanto @Dr_BGunanto
1. Siapakah Johannes Marliem? Fakta dia dan istrinya Mai Chie Thor tinggal di Amerika sejak 2005. Mereka tidak pernah tinggal di Indonesia
Dr. BGunanto @Dr_BGunanto
2. Popularitas Marliem berawal dari terbongkarnya status Johannes Marliem dan istrinya sebagai donatur terbesar Obama dan P Demokrat AS
Dr. BGunanto @Dr_BGunanto
3. Jati diri Johannes Marliem sebagai donatur Obama dan Demokrat AS awalnya tidak terbongkar. Pada 2009 Marliem masih donatur misterius
Dr. BGunanto @Dr_BGunanto
4. Pada 2009 Marliem sumbang Obama dan PD US$ 125,000 utk acara pelantikan Presiden Obama. Pada 2013 dia sumbang US$ 250,000 utk Obama
Dr. BGunanto @Dr_BGunanto
5. Di luar kepentingan Pelantikan Obama, Marliem diketahui menyumbang US$ 25,000 dan US$ 70,000 utk biaya kampanye Obama th 2008 dan 2012
Dr. BGunanto @Dr_BGunanto
6. Donasi Marliem untuk Obama dan Partai Demokrat berpotensi menjadi skandal politik seperti Lippogate (James Riady dkk) pada thn 1992 -1996
Dr. BGunanto @Dr_BGunanto
7. Donasi Marliem sekarang sdg proses peyelidikan FBI krn dugaan pelanggaran UU dan spionase. Publik AS tuntut Obama kembalikan uang Marliem
Dr. BGunanto @Dr_BGunanto
8. Donasi Marliem diduga melanggar UU (seperti Lippogate). Meski perusahaan milik Marliem berentitas AS, tp banyak keganjilan ditemukan FBI
Dr. BGunanto @Dr_BGunanto
9. Johannes Marliem mendirikan Perusahaan Biometrik Technology Ltd di Minneapolis AS dan Jakarta, Indonesia pada tahun 2006
Dr. BGunanto @Dr_BGunanto
10. Marliem memperkenalkan perusahaannya sbg: "Akses Pasar bagi usaha kecil dan portal AS untuk menjual barang dan jasa di Indonesia"
Dr. BGunanto @Dr_BGunanto
11. Marliem selalu mengklaim bhwa dia memiliki kontrak Proyek Biometric EKTP senilai $ 600 juta dari pemerintah Indonesia. Aneh bin nyata
Dr. BGunanto @Dr_BGunanto
12. Sejak Thn 2007-2009 saat Proyek EKTP belum ada, Johannes Marliem sudah perkenalkan diri dan perusahaannya sbg Kontraktor EKTP - RI
Dr. BGunanto @Dr_BGunanto
13. Jika @KPK_RI benar tidak agen asing, tidak punya agenda politik tertentu, KPK pasti sudah tahu dan sidik tuntas peran Marliem di EKTP
Dr. BGunanto @Dr_BGunanto
14. Wajar rakyat Indonesia curiga pada @KPK_RI yg tidak tetapkan Marliem sbg tersangka korupsi EKTP. Kok KPK malah ngotot melindungi Marliem
Dr. BGunanto @Dr_BGunanto
15. Kepada banyak pihak di AS, Johannes Marliem mengatakan kontrak proyek EKTP RI US$ 600 juta sudah pasti dimenangkan perusahaannya.
Dr. BGunanto @Dr_BGunanto
16. Marliem mengaku dia sudah menyuap semua pejabat tinggi Indonesia untuk memenangkan perusahaannya sbg penyedia Sistem Biometric EKTP
Dr. BGunanto @Dr_BGunanto
17. Pihak Otoritas AS menegaskan Johannes Marliem dan istrinya Mai Chie Thor bukan WN AS. Disebut keduanya adalah WN Indonesia
Dr. BGunanto @Dr_BGunanto
18. Anehnya, meski disebut WNI, Marliem-Mai Chie Thor tdk tinggal di Indonesia. Jarang kembali ke RI Pernahkan @KPK_RI usut asal usulnya?
Dr. BGunanto @Dr_BGunanto
19. Sosok Johannes Marliem sebelum terbongkar skandal donasinya untuk Obama, adalah sangat misterius. Tertutup dan no info. Aneh
Dr. BGunanto @Dr_BGunanto
20. Aneh karena Johannes Marliem mengaku sbg pengusaha. Lazimnya pengusaha itu dikenal luas di kalangan bisnis atau di masyarakat.
Dr. BGunanto @Dr_BGunanto
21. Ketika diberitakan banyak media nasional bhw Johannes Marliem tewas bunuh diri atau ditembak di Los Angeles AS, sumber infonya tdk jelas
Dr. BGunanto @Dr_BGunanto
22. Sampai twit ini ditulis, otoritas AS (LAPD - FBI) tidak pernah sebut nama korban tewas di kawasan super elit itu adalah Johannes Marliem
Dr. BGunanto @Dr_BGunanto
23. Sdh 2 hari sejak insiden terjadi, LAPD hny mengatakan kepastian identitas korban tewas msh menunggu konfirmasi pihak keluarga korban.
Dr. BGunanto @Dr_BGunanto
24. Jika korban tewas benar Johannes Marliem seperti diberitakan byk media di Indonesia dan diakui @KPK_RI, maka penjelasan LAPD jadi aneh
Load Remaining (16)
Login and hide ads.