Bitcoin, Tulip Mania dan Algoritma by @VeritasArdentur

Chirpified
2663 View 0 comments
3
Login and hide ads.
Fortis Est Veritas @VeritasArdentur 05/08/2017 07:57:58 WIB
Kenapa banyak ekonom kecele dengan Cryptos?
Fortis Est Veritas @VeritasArdentur 05/08/2017 07:59:22 WIB
Banyak ekonom membandingkan Cryptos dg tulip mania, lalu meramalkan bubble akan burst ketika bitcoin di $6, $20, $60, $900, $1900, dst?
Fortis Est Veritas @VeritasArdentur 05/08/2017 08:06:55 WIB
Pada dasarnya mereka fail di asumsi dasar. Tulip ndak bisa dibandingkan dengan Cryptos, karena ada ekonomi di balik Cryptos. Ada utility.
Fortis Est Veritas @VeritasArdentur 05/08/2017 08:09:10 WIB
Mata uang sebuah negara memiliki Value, karena ada ekonomi yang berputar di baliknya. Pricenya sendiri ditentukan oleh 2 hal:
Fortis Est Veritas @VeritasArdentur 05/08/2017 08:09:48 WIB
1. secara natural oleh market forces. 2. secara artifisial oleh intervensi bank sentral.
Fortis Est Veritas @VeritasArdentur 05/08/2017 08:11:52 WIB
Cryptos jg memiliki Value dari transaksi2 yg terjadi dibaliknya. Ketika satoshi nakamoto mendesainnya, tujuannya utk transaksi2 sepele.
Fortis Est Veritas @VeritasArdentur 05/08/2017 08:12:56 WIB
Namun dia tak begitu visioner utk melihat bahwa harganya bs spt sekarang. Not really a good programmer, with a derivative idea.
Fortis Est Veritas @VeritasArdentur 05/08/2017 08:13:55 WIB
Bitcoin mungkin tak bisa lagi dipakai untuk transaksi kecil akibat harganya yg terlalu tinggi. Namun bs dan sering dipakai utk transfer.
Fortis Est Veritas @VeritasArdentur 05/08/2017 08:15:17 WIB
Karena tak memiliki Sentral, pricenya akan dikendalikan oleh market forces, DAN ALGORITMA
Fortis Est Veritas @VeritasArdentur 05/08/2017 08:17:19 WIB
Hal kedua inilah yg tak difahami sebagian ekonom, bahwa Cryptos umumnya memiliki mekanisme internal dalam meregulasi Suplai.
Fortis Est Veritas @VeritasArdentur 05/08/2017 08:18:34 WIB
Jika hanya suplai demand saja, mudah meramalkan kapan suatu Cryptos akan burst. Problemnya peramal2 ini mengabaikan algoritma.
Fortis Est Veritas @VeritasArdentur 05/08/2017 08:19:17 WIB
To make things more difficult, masing2 cryptos memiliki ide dan caranya masing2 utk melakukan kendali internal.
Fortis Est Veritas @VeritasArdentur 05/08/2017 08:21:29 WIB
For example, apa beda mendasar dari Bitcoin dan Ripple? apa beda Ethereum dengan EOS?
Fortis Est Veritas @VeritasArdentur 05/08/2017 08:23:03 WIB
Bitcoin, memiliki sistem diminishing rewards, dan karena reward adalah satu2nya cara creating money ex nihilo, artinya kelak ada max volume.
Fortis Est Veritas @VeritasArdentur 05/08/2017 08:24:06 WIB
Ripple, menempuh jalur sebaliknya: Dia diminishing volume. Utk transaksi yg terjadi, 1 ripple musnah. alhasil kelak takkan ada lagi ripple.
Fortis Est Veritas @VeritasArdentur 05/08/2017 08:24:56 WIB
Dari sudut pandang supply demand, keduanya didesain deflationary, namun dengan endgame yang berbeda2.
Fortis Est Veritas @VeritasArdentur 05/08/2017 08:26:37 WIB
Apa yg akan terjadi pada endgame kelak, probly memerlukan level doctorate utk menganalisisnya. Ini field yg samasekali baru memang.
Fortis Est Veritas @VeritasArdentur 05/08/2017 08:28:53 WIB
Ethereum menempuh jalur yang berbeda, tak ada limit. Jadi pencegah inflasi AKA oversupply hanyalah 1 instrumen: Difficulty.
Fortis Est Veritas @VeritasArdentur 05/08/2017 08:30:20 WIB
Difficulty adalah seberapa sulit Cryptochallenge masing2 blok transaksi utk bisa dipecahkan. Dan jika berhasil rewardnya fixed di 6.
Fortis Est Veritas @VeritasArdentur 05/08/2017 08:31:44 WIB
Difficulty eth secara algoritmis ditentukan oleh seberapa besar computing power yg mencoba mendapatkan reward.
Fortis Est Veritas @VeritasArdentur 05/08/2017 08:32:43 WIB
Semakin banyak miner, semakin sulit difficulty, dan semakin berharga reward. Ini menyebabkan push ke atas.
Fortis Est Veritas @VeritasArdentur 05/08/2017 08:33:56 WIB
Deflationary, sure. Tapi ada satu yg agak diabaikan: bagaimana jika justru miners berkurang?
Fortis Est Veritas @VeritasArdentur 05/08/2017 08:35:00 WIB
Karena asumsi dasar eth adalah: computing power akan selalu meningkat, berkurangnya power bukan dianggap sbg sesuatu yg amat probable.
Fortis Est Veritas @VeritasArdentur 05/08/2017 08:35:32 WIB
Kenaikan difficulty jadi lebih probable dibanding penurunan difficulty.
Fortis Est Veritas @VeritasArdentur 05/08/2017 08:36:38 WIB
Ketika algo ini diadapt ke Crypto lain seperti DBIX, baru terlihat kelemahannya. Computing power keluar masuk amat fluktuatif...
Load Remaining (13)

All Categories

Category related to Finance

Login and hide ads.