Duh, Berpesan Allah Murka Seperti Tsunami Aceh, Begini Foto2 Hancurnya Situs Sejarah Calonarang oleh Pelaku Vandalisme

Ada tulisan vandalisme menyebut tempat kemusyrikan
0
nama @akuluthfi

Situs Calonarang dirusak karena dianggap musyrik. Bawa-bawa Aceh, bawa-bawa tsunami segala pic.twitter.com/NHLOxepgyV

24/07/2017 10:15:25 WIB
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Expand pic
wgusabi @saygusbay

@akuluthfi Situs situs peninggalan emg jd sasaran kelompok beginian

24/07/2017 10:25:59 WIB
nama @akuluthfi

@saygusbay Serem emang asli, tinggal nunggu waktu borobudur sama prambanan

24/07/2017 13:28:13 WIB
chuck mzher @mz_heroe

@akuluthfi @saygusbay Borobudur udah pernah diledakin bom kan, tinggal tunggu kejadian lagi aja...

24/07/2017 17:39:49 WIB
junimood @rahamnita

@akuluthfi @kyozuki10 Otak kosongan kok dijual. Gak ada yang mau kali. Hahaha

24/07/2017 15:21:11 WIB
Yacob Nainggolan @yacobnainggolan

@akuluthfi @doggudoggu Di saat negara lain sibuk memperkuat perekonomian, teknologi, dan informasi. Kita msih stuck sma agama & kerasisan. Surga belm tntu nerima!

24/07/2017 17:12:36 WIB
nama @akuluthfi

@laodeimam Coba cari deh beritanya udah banyak yg muat kok, kalo kata gmaps pic.twitter.com/z9BEBTMULp

24/07/2017 20:05:58 WIB
Expand pic
wisnu @wisnukunt

@akuluthfi tapi fi, aceh kan..kok allah murka..hmmm

25/07/2017 00:21:49 WIB
nama @akuluthfi

@wisnukunt Aneh, kan 😏 Mungkin maksud mereka karena waktu itu katanya banyak zina di Aceh etapi ya ga nyambung juga ya, surem 😒

25/07/2017 00:36:13 WIB
cut @nazlyanaa

@akuluthfi tiadalah yang patut di sembah selain Allah. itu bkan cuma dianggap musyrik tapi emang udah musyrik mas. saling mengingatkan :)

25/07/2017 05:18:51 WIB
Hidayati @srhida1

@nazlyanaa @akuluthfi Ini vandalisme. Ada caranya mengingatkan, ada caranya berdakwah, yang jelas bukan dengan vandalisme. Memalukan.

25/07/2017 07:43:12 WIB
Koran Tempo @korantempo

Cerita Juru Kunci Soal Perusakan Situs Calon Arang goo.gl/nxooyv

24/07/2017 17:48:16 WIB

Juru kunci situs Calon Arang, Suyono, mengatakan perusakan situs tersebut diketahui pada pukul 20.00 WIB, Sabtu, 22 Juli 2017. Saat itu dia tengah mengantarkan dua tamunya ke lokasi situs yang berada di tengah area perkebunan tebu. “Saat masuk ke dalam pagar, sudah seperti ini,” kata Suyono, Senin, 24 Juli 2017.
Suyono memperkirakan pelaku masuk ke dalam lokasi situs Calon Arang dengan memanjat pagar bambu yang mengeliingi area situs seluas 280 meter persegi.
...
Sejak ditemukan beberapa tahun silam, situs Calon Arang ini kerap dikunjung peziarah dari berbagai daerah seperti Bali, Jember, Banyuwangi. Tidak hanya dari dalam negeri, peziarah juga datang dari luar negeri seperti Nigeria dan Belanda.
Saat ini, Polsek Gurah sedang menyelidiki perusakan terhadap situs Calon Arang di Dusun Butuh, Desa Krekep, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri. Pagi tadi polisi dipimpin Wakil Kapolsek Gurah Inspektur Satu Budi Lartono terjun ke lokasi memeriksa situs yang dirusak.
Dari pantauan Tempo di lokasi, kerusakan situs Calon Arang ini cukup parah. Dua buah artefak di samping situs utama Calon Arang yang disebut sebagai Retno Manggali dan abdi kinasihnya hancur berantakan. Serpihan kedua benda itu ditumpuk di belakang situs utama Calon Arang. Demikian pula dengan tiga payung bermotif Bali juga teronggok jauh dip agar situs. Sebelumnya payung itu berdiri di samping situs Calon Arang.
Tak hanya menghancurkan artefak situs Calon Arang, pelaku juga meninggalkan coretan menggunakan arang kayu di altar yang kerap menjadi lokasi beribadah pengunjung. Tulisan tersebut berbunyi “Ingat ini bukan tempat dipuja, Allah murka seperti Aceh Sunami”

christianto wibisono @christwibisono

@korantempo @tempodotco mrasa agamanya paling benar,negara cptlah beri pengakuan pd penganut kepercayaan spy mata para otak onta lbh terbuka

24/07/2017 18:33:55 WIB

Comment

No comments yet. Write yours!